Adenosina
| Data klinis | |
|---|---|
| Nama dagang | Adenocard |
| AHFS/Drugs.com | monograph |
| Kategori kehamilan |
|
| Rute pemberian | intravena, injeksi |
| Kode ATC | |
| Status hukum | |
| Status hukum | |
| Data farmakokinetika | |
| Bioavailabilitas | Rapidly cleared from circulation via cellular uptake |
| Pengikatan protein | No |
| Metabolisme | cepat diubah menjadi inosina dan adenosina monofosfat |
| Waktu paruh eliminasi | cleared plasma <30 seconds – half-life <10 seconds |
| Ekskresi | can leave cell intact or can be degraded to hypoxanthine, xanthine, and ultimately uric acid |
| Pengenal | |
| |
| Nomor CAS | |
| PubChem CID | |
| IUPHAR/BPS | |
| DrugBank | |
| ChemSpider | |
| UNII | |
| KEGG | |
| ChEBI | |
| ChEMBL | |
| CompTox Dashboard (EPA) | |
| ECHA InfoCard | 100.000.354 |
| Data sifat kimia dan fisik | |
| Rumus | C10H13N5O4 |
| Massa molar | 267.241 g/mol |
| Model 3D (JSmol) | |
| |
| |
| | |
Adenosina merupakan nukleosida purin yang tersusun dari adenina dan D-ribosa.[1] Adenosina dapat terbentuk dari pemecahan adenosina trifosfat (ATP).[2] ATP merupakan sumber energi utama dari sel untuk sistem transpor dan banyak enzim.[2] Kebanyakan ATP diubah menjadi ADP, yang akan dihidrolisis lebih jauh menjadi AMP.[2] Banyak ADP dan AMP di refosforilasi dalam mitokondria dengan menggunakan enzim dengan bantuan oksigen.[2] Jika banyak ATP yang dihidrolisis dan tidak terlalu banyak oksigen, maka beberapa AMP akan diubah menjadi adenosin menggunakan enzim.[2]
Aplikasi
[sunting | sunting sumber]Adenosina digunakan untuk mengobati takikardia supraventrikular, sebuah tipe tertentu dari detak jantung yang tidak teratur.[3] Adenosin merupakan sebuah antiaritmik.[3] Hal ini bekerja dengan memperlambat konduksi sinyal elektrik di jantung, menurunkan detak jantung, atau menormalkan detak jantung.[3] Berbagai cara dalam penggunaan adenosin:
- Menggunakan adenosin yang telah diresepkan dokter: adenosin biasanya diberikan sebagai suntikan yang dapat digunakan di kantor dokter, rumah sakit ataupun klinik, dan ikuti prosedur yang sudah diberikan.[3]
- Jangan menggunakan adenosin bila mengandung partikel seperti berkabut atau warnanya sudah berubah.[3]
- Jaga produk ini, begitu juga suntikan dan jarumnya dari anak-anak dan hewan peliharaan. Jangan menggunakan ulang jarum dan suntikan. Juga perhatikan cara membuangnya.[3]
Referensi
[sunting | sunting sumber]- ↑ Parker, Sybil, P. (1984). McGraw-Hill Dictionary of Biology. McGraw-Hill Company. Pemeliharaan CS1: Banyak nama: authors list (link) Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
- 1 2 3 4 5 (Inggris) Klabunde RE. Adenosine [terhubung berkala]. http://www.cvpharmacology.com/antiarrhy/adenosine.htm [13 Jun 2014].
- 1 2 3 4 5 6 (Inggris) Drugs.com. Adenosine [terhubung berkala]. http://www.drugs.com/cdi/adenosine.html [13 Jun 2014].
- ECHA InfoCard ID dari Wikidata
- Infobox-drug molecular-weight unexpected-character
- Pages using infobox drug with unknown parameters
- Drugboxes which contain changes to verified fields
- Drugboxes which contain changes to watched fields
- Agonis reseptor ghrelin
- Purina
- Nukleosida
- Vasodilator
- Senyawa hidroksimetil
- Antiaritmia
- Obat yang bekerja pada sistem peredaran darah
- Agonis reseptor adenosin
- Bahan kimia untuk darurat medis