Abdurrahman as-Sudais

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Syeikh Abdurrahman As-Sudais
Syeikh Abdurrahman As-Sudais
As-Sudais
الشيخ عبد الرحمن بن عبد العزيز بن عبد الله بن محمد السديس
Sudais.jpg
as-Sudais di saat sesi ke sembilan Penghargaan al-Qur'an Internasional Dubai
Nama dan Gelar
Nama
NamaSyeikh Abdurrahman As-Sudais
Nama (arabic)الشيخ عبد الرحمن بن عبد العزيز بن عبد الله بن محمد السديس
NisbahAs-Sudais
Nama lainnya
As-Sudais
Kelahirannya
Tanggal lahir (H)7
Tanggal lahir (M)10
Bulan lahir (H)Sya'ban
Bulan lahir (M)Februari
Tahun lahir (H)1379
Tahun lahir (M)1960
Tempat lahirRiyadh
Negara lahir
(penguasa wilayah)
 Arab Saudi
Hari lahirAhad
Usia (Tahun hijriyah)
± 63 Tahun
Usia (Tahun masehi)
± 61 Tahun
Agama, Identitas, Kebangsaan
Agama Islam
Etnis (Suku bangsa)
Etnis
(Suku bangsa)
Arab
Kebangsaan Arab Saudi
Bantuan kotak info

Prof. Dr. Asy-Syaikh Abdurrahman bin Abdul Aziz bin Muhammad as-Sudais (bahasa Arab: الشيخ عبد الرحمن بن عبد العزيز بن عبد الله بن محمد السديس‎) atau lebih dikenal dengan Abdurrahman as-Sudais (Lahir di Riyadh, Arab Saudi pada 10 Februari 1960)[1] adalah Imam dan Khatib Masjidil Haram yang juga menjabat sebagai Ketua Umum Pengurus Masjidil Haram dan Masjid Nabawi.

Tempat lahirnya lebih tepat di kota al-Bukairiyah, yang saat ini berada di Provinsi Qasim.[2] Ia menjadi Imam dan Khatib Masjidil Haram sejak tahun 1404 H, pertama kali menjadi Imam salat ashar pada tanggal 22 Sya'ban 1404 H dan pertama kali menyampaikan khutbah pada tanggal 15 Ramadhan 1404 H

Kehidupan dan Pendidikan[sunting | sunting sumber]

Ia menghabiskan masa kecilnya di Riyadh, kemudian ia menyelesaikan pendidikan dasar di Sekolah Dasar al-Mutsanna bin Haritsah, kemudian ia masuk ke Ma'had 'Ilmi (Sekolah Menengah Kejuruan) Riyadh, ia telah menghafal al-Qur'an pada usia 12 tahun,[1] dan menghafal al-Qur'an dari banyak guru di Riyadh atas bimbingan Syaikh Abdurrahman bin Abdullah Alu Faryan, kedua orang tuanya berterima kasih kepada guru-guru yang telah mengajarkan as-Sudais. Ia juga belajar dari Syaikh al-Muqri Muhammad Abdul Majid Dzakir dan Syaikh Muhammad Ali Hasan. Dan lulus dari sekolah tersebut dengan membaca al-Qur'an menggunakan qira'at Hafs dari Ashim pada tahun 1979/1399 H dengan predikat sangat baik,[1] kemudian ia melanjutkan studinya ke jenjang yang lebih tinggi.

Pada tahun 1408 H ia menyelesaikan studi magisternya dengan predikat Cum Laude dari Universitas Islam Imam Muhammad bin Saud, Fakultas Syari'ah Jurusan Ushul Fiqih. Kemudian ia menyelesaikan studi doktoralnya di Universitas Umm Al-Qura dengan predikat Cum Laude, kemudian disertasinya yang berjudul Studi dan Penelitian Kitab al-Wadhih fi Ushulul Fiqh karya Abu al-Wafa bin 'Aqil al-Hanbali dicetak pada tahun 1416 H. Dalam menulis disertasinya ia dibimbing oleh Prof. Ahmad Fahmi Abu Sanah, dan sidang disertasinya dipimpin oleh Dr. Abdullah bin Abdul Muhsin at-Turki, Sekretaris Jenderal Rabithah al-'Alam al-Islami dan Dr. Ali bin Abbas al-Hakami, Direktur Pascasarjana Fakultas Syari'ah Universitas Umm Al-Qura. Ia mendapatkan gelar Profesor bidang Ushul Fiqih atas penelitiannya dengan judul Permasalahan-permasalahan Ushul Fiqih yang terkait dengan dalil-dalil syar'i yang dipertentangkan Ibnu Qudamah al-'Azali.

Penghargaan[sunting | sunting sumber]

Pada tahun 2005, Ia mendapatkan penghargaan sebagai Tokoh Muslim tahun 2005 dari Penghargaan al-Qur'an Internasional Dubai sesi kesembilan atas jasanya dalam bidang al-Qur'an dan Islam.[1]

Lihat pula[sunting | sunting sumber]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ a b c d "Sesi Kesembilan Penghargaan al-Qur'an Internasional Dubai". Diarsipkan dari versi asli tanggal 2007-07-11. Diakses tanggal 2007-07-11. 
  2. ^ "Para Ulama dan Syaikh dari Kota al-Bukairiyah". Diarsipkan dari versi asli tanggal 2017-06-29. Diakses tanggal 2014-07-13. 

Pranala luar[sunting | sunting sumber]