Ali bin Abdurrahman al-Hudzaifi

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Ali
Bismillahirahmanirahim
Ali bin Abdurrahman al-Hudzaifi
Syekh
Ali
al-Hudzaifi
الشيخ علي بن عبد الرحمن بن علي بن أحمد الحذيفي
Nama dan Gelar
Semua Gelar
Gelar
(Islam/Sosial)
Syekh
Nama
NamaAli
Nama (arabic)الشيخ علي بن عبد الرحمن بن علي بن أحمد الحذيفي
Nisbahal-Hudzaifi
Kelahirannya
Tanggal lahir (H)1
Tanggal lahir (M)22
Bulan lahir (H)Rajab
Bulan lahir (M)Mei
Tahun lahir (H)1366
Tahun lahir (M)1947
Tempat lahirMakkah
Negara lahir
(penguasa wilayah)
Qarn Mustaqim, al-'Urdiah al-shamalia, Mekkah,  Arab Saudi
Agama, Identitas, Kebangsaan
Agama Islam
Etnis (Suku bangsa)
KebangsaanArab
Kewarganegaraan
Kewarganegaraan Arab Saudi
Bantuan kotak info

Asy-Syaikh Ali bin Abdurrahman bin Ali bin Ahmad al-Hudzaifi (Arab: الشيخ علي بن عبد الرحمن بن علي بن أحمد الحذيفي‎) (lahir di Qarn Mustaqim, al-'Urdiah al-shamalia, Mekkah pada 1 Rajab 1366 H/22 Mei 1947) adalah Qari' Arab Saudi dan Imam Masjid Nabawi, nasabnya kembali ke keluarga Alu Hudzaifah.

Masa Kecil[sunting | sunting sumber]

Syaikh Ali al-Hudzaifi hidup di keluarga yang religus, ayahnya adalah seorang imam dan khatib bagi tentara Arab Saudi. Pertama kali ia belajar dengan guru-guru yang berada di kampungnya, kemudian ia mengkhatamkan bacaan al-Qur'an di bawah asuhan Syaikh Ali bin Ibrahim al-Hudzaifi, dan menghafalkan beberapa juz, sebagaimana ia menghafal dan mempelajari mutun-mutun dalam berbagai ilmu syari'ah.

  • Pada tahun 1381 H, ia masuk Madrasah Swasta as-Salafiyah, di daerah Baljarsy, dan lulus setingkat dengan SMP.
  • Pada tahun 1383 H, ia masuk Ma'had 'Ilmi di Baljarsy kemudian ia lulus pada tahun 1388 H, menyelesaikan studi tingkat SMA.
  • Pada tahun 1388 H, ia masuk Fakultas Syari'ah, Universitas Islam Imam Muhammad bin Saud, Riyadh dan lulus pada tahun 1392 H
  • Setelah ia lulus, ia menjadi pengajar di Ma'had 'Ilmi di Baljarsyi, adapun pelajaran yang ia ajarkan adalah tafsir, tajwid, nahwu, sharaf dan khat, ia juga menjadi Imam di Masjid Baljarsy
  • Pada tahun 1395 H, ia menyelesaikan studi magisternya di Universitas Al-Azhar
  • Ia menyelesaikan studi doktoral di Universitas Al-Azhar, Jurusan Fikih Program Studi Siyasah Syar'iyyah, dengan judul disertasi Metode hukum yang berbeda dalam syari'at Islam, Studi Perbandingan antar mazhab-mazhab islam

Kehidupan ilmiah[sunting | sunting sumber]

Mulai mengajar di Universitas Islam Madinah sejak tahun 1397 H, ia mengajar mata kuliah tauhid dan fikih di Fakultas Syari'ah, ia juga mengajar di Fakultas Hadis dan Fakultas Dakwah & Ushuluddin. Ia mengajar perbandingan mazhab di kelas pascasarjana, dan mengajar qira'at di Fakultas al-Qur'an, Jurusan Qira'at. Syaikh Ali al-Hudzaifi merupakan salah satu qari' terbaik di Arab Saudi dan Dunia Islam, ia rekaman al-Qur'annya digunakan diberbagai radio di dalam dan di luar Arab Saudi. Ia mendapatkan sanad qira'at dari beberapa qari' besar, mereka adalah:

  • Syaikh Ahmad Abdul Aziz az-Zayyat (yang memberikan sanad dalam qira'at sepuluh)
  • Syaikh Amir as-Sayyid Utsman (sanad dalam riwayat hafs dan qira'at tujuh namun ia belum menyelesaikan surat al-Baqarah karena Syaikh Amir wafat)
  • Syaikh Abdul Fattah al-Qadhi (sanad dalam riwayat hafs)
  • Syaikh Hammad al-Anshar (memberikan sanad hadis)

Jabatan[sunting | sunting sumber]

  • Pengajar di Universitas Islam Madinah
  • Imam dan Khatib di Masjid Quba
  • Imam dan Khatib Masjidil Haram selama 6 tahun, 1399-1401 H
  • Imam dan Khatib Masjid Nabawi, sejak tahun 1402 H
  • Ketua Komite Ilmiah untuk peninjauan Mushaf Madinah
  • Anggota Komite Pembina Perekaman Video al-Qur'an Komplek Percetakan Al-Qur'an Raja Fahd
  • Anggota Badan Tinggi Komplek Percetakan Al-Qur'an Raja Fahd
  • Imam di Masjid Quba' sejak tahun 1398 H
  • Imam di Masjid Nabawi sejak 6 Jumadil akhir 1399 H hingga Sya'ban 1401 H
  • Imam di Masjidil Haram sejak 1 Syawal 1401 H, hanya menjadi imam salat 5 waktu hingga sebelum Ramadhan 1402 kemudian kembali ke Masjid Nabawi sebagai Imam dan Khatib.
  • Imam salat tarawih di Masjidil Haram pada tahun 1405, 1406, 1408, 1409, 1410, 1411 dan 1412 H
  • Tidak menjadi imam salat tarawih pada tahun 1419, 1420 dan 1433 H

Murid-muridnya[sunting | sunting sumber]

Syaikh Ali al-Hudzaifi memiliki banyak murid, di antaranya:

  • Syaikh Abdul Mushin al-Qasim, Imam dan Khatib Masjid Nabawi
  • Syaikh Abdullah al-Juhani, Imam Masjidil Haram
  • syaikh murtadho habibi, imam dan khatib mahad abu ad darda pekanbaru, Riau

Pranala luar[sunting | sunting sumber]

Referensi[sunting | sunting sumber]