Julius Darmaatmadja

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari
Yang Mulia Julius Darmaatmadja, S.J.
Kardinal-Uskup Agung Emeritus Jakarta
Darmaatmadja.jpg
Gereja Gereja Santa Perawan Maria Diangkat ke Surga, Jakarta
Keuskupan Agung Jakarta
Provinsi Jakarta
Ditunjuk 11 Januari 1996
Kekuasaan berakhir 28 Juni 2010
Pendahulu Leo Soekoto
Penerus Ignatius Suharyo
Lain-lain Kardinal-Imam Santa Cuore di Maria
Penugasan
Penahbisan 18 Desember 1969
oleh Justinus Darmojuwono
Konsekrasi 29 Juni 1983
oleh Justinus Darmojuwono
Menjadi Kardinal 26 November 1994
Peringkat Kardinal-Imam
Data diri
Nama lahir Julius Riyadi Darmaatmadja
Lahir 20 Desember 1934 (umur 80)
Muntilan, Magelang
Kewarganegaraan Indonesia
Denominasi Katolik Roma
Kediaman Wisma Emmaus Girisonta, Semarang
Posisi sebelumnya
Lambang {{{coat_of_arms_alt}}}

Kardinal Mgr. Julius Riyadi Darmaatmadja, S.J. (lahir di Muntilan, Magelang, Jawa Tengah, 20 Desember 1934; umur 80 tahun) adalah seorang kardinal Gereja Katolik Roma dari Indonesia sejak tahun 1994. Ia menjabat sebagai Uskup Agung Jakarta dari 11 Januari 1996 sampai dengan 28 Juni 2010.

Sebagai kardinal, ia juga turut serta dalam pemilihan Paus baru pada tahun 2005, yang akhirnya memilih Paus Benediktus XVI.

Biografi[sunting | sunting sumber]

Ayahnya, Joachim Djasman Darmaatmadja, Dan ibunya, Maria Siti Sarpinah, adalah keluarga yang sederhana.

Darmaatmadja masuk Seminari Menengah Yogyakarta dan Seminari Mertoyudan, lalu masuk Novisiat Serikat Yesus Girisonta tahun 1957.

Ia ditahbiskan sebagai imam pada tanggal 18 Desember 1969 oleh Yustinus Darmojuwono dan bertugas di Yogyakarta. Kemudian tahun 1978-1981 menjabat Rektor Seminari Menengah Mertoyudan.

Ditahbiskan sebagai Uskup Agung Semarang juga oleh Kardinal Yustinus Darmoyuwono pada tanggal 29 Juni 1983.

Pada 28 April 1984 Julius Darmaatmaja juga diangkat oleh Vatikan Roma sebagai Uskup bagi ABRI menggantikan Kardinal Yustinus Darmojuwono. Sebagai Uskup ABRI, ia tidak memperoleh pangkat dan jabatan di organisasi ABRI karena ia bukan militer dan jabatan uskup tidak ada dalam ABRI tetapi jabatan yang diberikan oleh Tahta Suci Vatikan.

Setelah wafatnya Kardinal Yustinus Darmojuwono, ia diangkat sebagai kardinal pada tanggal 26 November 1994.

Setelah wafatnya Leo Soekoto, ia diangkat sebagai Uskup Agung Jakarta pada tanggal 11 Januari 1996.

25 Mei 1990 diangkat menjadi anggota Dewan Kepausan untuk Dialog Antaragama.

Kardinal Julius Riyadi Darmaatmadja adalah Uskup Agung kedua dari Indonesia, setelah Uskup Agung Semarang, Kardinal Yustinus Darmoyuwono pada 1978, yang masuk dalam daftar conclave, pemilihan Paus.

Darmaatmadja mundur dari jabatannya sebagai Uskup ABRI pada 2 Januari 2006 dan digantikan oleh Uskup Semarang, Ignatius Suharyo.

Pada tanggal 28 Juni 2010, pukul 12.00 (waktu Vatikan), Bapa Suci Paus Benediktus XVI secara resmi mengumumkan penerimaannya atas surat pengunduran diri yang diajukan oleh Kardinal Mgr. Julius Riyadi Darmaatmadja, S.J., karena faktor usia yang telah mencapai 75 tahun (aturan mengenai batasan umur ini terdapat di dalam di Kitab Hukum Kanonik). Sejak saat itu, Kardinal Darmaatmadja menjadi Uskup Emeritus (uskup yang pensiun) Keuskupan Agung Jakarta dan saat ini berdomisili di Wisma Emaus Girisonta, yang terletak di Ungaran, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah.[1][2]

Pada Konklaf Kepausan 2013, Kardinal Darmaatmadja memutuskan untuk tidak mengikuti Konklaf tersebut, hal ini dikarenakan kondisi fisiknya yang tidak memungkinkan untuk bepergian jauh, terutama dipengaruhi oleh keadaan kesehatan matanya.

Referensi[sunting | sunting sumber]

Pranala luar[sunting | sunting sumber]

Jabatan Gereja Katolik Roma
Didahului oleh:
Yustinus Darmojuwono
Uskup Agung Semarang
19831996
Diteruskan oleh:
Ignatius Suharyo
Didahului oleh:
Leo Soekoto
Uskup Agung Jakarta
19962010
Diteruskan oleh:
Ignatius Suharyo