Justinus Darmojuwono

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari
Yang Mulia Justinus Darmojuwono Pr.
Kardinal-Uskup Agung Emeritus Semarang
Yustinus Darmojuwono.jpg
Gereja Katedral Santa Perawan Maria Ratu Rosario Suci Randusari
Keuskupan Agung Semarang
Provinsi Semarang
Metropolis Semarang
Ditunjuk 10 Desember 1963
Kekuasaan berakhir 3 Juli 1981
Pendahulu Mgr. Albertus Soegijapranata, SJ
Penerus Mgr. Julius Darmaatmadja, SJ
Lain-lain Kardinal-Imam Santissimi Nome di Gesù e Maria in Via Lata
Penugasan
Penahbisan 25 Mei 1947
oleh Mgr. Albertus Soegijapranata, SJ
Konsekrasi 6 April 1964
oleh Mgr. Ottavio De Liva
Menjadi Kardinal 26 Juni 1967
Peringkat Kardinal-Imam
Data diri
Nama lahir Djamin
Lahir 2 November 1914
Bendera Indonesia Godean, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta
Meninggal dunia 3 Februari 1994 (umur 79)
Bendera Indonesia Semarang, Jawa Tengah
Dimakamkan Kerkop Muntilan
Kewarganegaraan  Indonesia
Denominasi Katolik Roma
Posisi sebelumnya
Alma mater
Lambang {{{coat_of_arms_alt}}}

Kardinal Justinus Darmojuwono (lahir di Godean, Kabupaten Sleman, Indonesia, 2 November 1914 – meninggal di Semarang, 3 Februari 1994 pada umur 79 tahun) adalah seorang Kardinal dari Gereja Katolik Roma yang berasal dari Indonesia. Ia berkarya di Keuskupan Agung Semarang dari 1963 sampai dengan 1981, dan diangkat menjadi kardinal pada tahun 1967, sebagai kardinal pertama dari Indonesia.

Ia dibaptis pada 1932. Darmojuwono belajar teologi di Seminari Tinggi Yogyakarta, kemudian ia melanjutkan studi ke Universitas Kepausan Gregoriana, Roma, dan ditahbiskan imam Keuskupan Agung Semarang oleh Mgr. Albertus Soegijapranata, SJ pada 25 Mei 1947.

Pada 10 Desember 1963, Kardinal Justinus ditunjuk menjadi Uskup Agung Semarang, menggantikan Mgr. Albertus Soegijapranata, SJ. Ia menerima tahbisan uskup pada 6 April 1964. Penahbis utama adalah Internuntius Apostolik untuk Indonesia Mgr. Ottavio De Liva.

Justinus adalah Uskup Ordinariat Militer Indonesia kedua, yang menjabat sejak 8 Juli 1964 hingga 31 Desember 1983. Paus Paulus VI mengangkatnya menjadi Kardinal Indonesia pertama pada Konsistori 26 Juni 1967 dengan gelar Kardinal-Imam SS. Nome di Gesù e Maria in Via Lata.

Sebagai uskup, ia hadir sebagai Bapa Konsili dalam Konsili Vatikan II sesi ketiga (24 September – 21 November 1964) dan sesi keempat (14 September – 8 Desember 1965). Sedangkan sebagai kardinal, ia mengikuti dua kali konklaf. Pertama, pada waktu Kardinal-Imam S. Marco Mgr. Albino Luciani terpilih menjadi Paus, yang mengambil nama Yohanes Paulus I pada 26 Agustus 1978. Paus Yohanes Paulus I wafat dua bulan setelah terpilih menjadi Paus pada 28 September 1978. Konklaf kedua yang diikutinya yakni pada waktu Kardinal-Imam San Cesareo in Palatio Mgr Karol Józef Wojtyła yang mengambil nama Yohanes Paulus II, pada 14–16 Oktober 1978.

Kardinal Darmojuwono mengundurkan diri sebagai Uskup Agung Semarang saat berusia 66 tahun pada 3 Juli 1981. Dua tahun kemudian, 31 Desember 1983, ia mengundurkan diri sebagai Uskup Ordinariat Militer Indonesia. Kardinal Darmojuwono wafat pada 3 Februari 1994 saat berusia 79 tahun. Selama hidupnya, ia menjadi penahbis utama bagi 13 uskup Indonesia dan menjadi kardinal pertama Indonesia selama 26 tahun.

Pranala luar[sunting | sunting sumber]

  • Entri pada situs Catholic-Hierarchy.org
Jabatan Gereja Katolik Roma
Didahului oleh:
Albertus Soegijapranata, SJ
Uskup Agung Semarang
1963–1981
Diteruskan oleh:
Julius Darmaatmadja, SJ
Didahului oleh:
Albertus Soegijapranata, SJ
Uskup Ordinariat Militer Indonesia
1964–1983
Diteruskan oleh:
Julius Darmaatmadja, SJ