Harry Potter dan Orde Phoenix

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari
Harry Potter dan Orde Phoenix
Order of Phoenix cover.jpg
Penulis J. K. Rowling
Judul asli Harry Potter and the Order of the Phoenix
Penerjemah Listiana Srisanti
(dari versi Inggris Raya)
Ilustrator Mary GrandPré (Amerika Serikat)
• Jason Cockcroft (UK),
Versi Indonesia mengikuti versi AS
Negara Inggris
Bahasa Indonesia
Serial Harry Potter
Genre Fiksi, Fantasi
Penerbit Gramedia Pustaka Utama
Tanggal terbit 11 Januari 2004
Terbitan dalam Bahasa Inggris 21 Juni 2003
(serentak di berbagai negara dunia, termasuk Indonesia)
Media Kertas
Halaman 1200 halaman
ISBN ISBN 979-22-0652-5
Seri sebelumnya Harry Potter dan Piala Api
Seri lanjutan Harry Potter dan Pangeran Berdarah Campuran

Harry Potter dan Orde Phoenix (judul bahasa Inggris: Harry Potter and the Order of the Phoenix) adalah buku kelima dalam seri novel Harry Potter oleh J. K. Rowling. Buku ini diluncurkan pada 11 Januari 2004 untuk versi bahasa Indonesia menyusul versi Inggris yang diluncurkan pada 21 Juni 2003. Di Amerika Serikat dan Inggris, buku ini terjual hampir tujuh juta buku pada hari peluncuran tersebut.

Pada 5 April 2006, Warner Brothers mengumumkan akan memproduksi film dengan judul sama, Harry Potter and the Order of the Phoenix, yang akan diluncurkan di bioskop-bioskop pada 13 Juli 2007[1]

Plot[sunting | sunting sumber]

Tidak banyak penyihir yang percaya (atau mau percaya) bahwa Voldermort telah kembali, termasuk otoritas tertinggi, Kementerian Sihir. Harry dan Dumbledore dianggap menyebar kabar bohong dan dianggap terganggu jiwanya. Meskipun demikian, masih banyak orang yang percaya pada kebenaran (Dumbledore), dan mereka inilah yang tergabung dalam Orde Phoenix. Namun karena situasi belum memungkinkan, mereka bergerak dan berkumpul secara diam-diam untuk menghindari kecurigaan dari Kementerian. Mereka menggunakan kediaman Sirius, Grimmauld Place nomer 12 sebagai Markas Besar, sehingga Sirius tidak lagi dalam pelarian (tapi tetap bersembunyi karena pihak kementerian masih mencarinya).

Sementara itu, Harry yang diawasi siang-malam (tanpa sepengetahuannya) oleh anggota Orde, (terutama Mundungus Fletcher) semakin sering mengalami sakit pada bekas lukanya. Emosinya sering tak terkendali. Pada suatu malam ia dikejutkan dengan hadirnya Dementor di Privet Drive, yang hendak menyerang dirinya dan Dudley. Untunglah ia berhasil menghasilkan patronus untuk melawan mereka. Namun akibat dari hal ini, dia nyaris diusir oleh pamannya (karena dikira menyerang Dudley), harus menghadapi persidangan di Kementerian Sihir dan terancam dikeluarkan dari Hogwarts.

Di persidangan tak seorangpun percaya bahwa ada Dementor berkeliaran di daerah Muggle. Tapi ketika Dumbledore mengatakan bahwa Kementerian tidak punya hak untuk mencampuri urusan sekolah, termasuk dalam hal ini mengeluarkan seorang murid, Harry pun bebas dari segala tuduhan.

Kemudian, Harry bertemu kembali dengan Ron dan Hermione, sahabatnya. Pada masa ini, karakter Luna Lovegood dimunculkan untuk pertama kalinya. Pada upacara Seleksi, Topi Seleksi memperingatkan Hogwarts akan pentingnya persatuan dalam menghadapi bahaya yang ada (dalam hal ini Voldemort). Tetapi mimpi buruk Harry masih berlanjut. Untuk pertama kalinya dalam 5 tahun, Harry diajar oleh seorang guru Pertahanan Terhadap Ilmu Hitam yang berasal dari Kementerian Sihir dan merupakan Asisten Senior Menteri, Dolores Umbridge. Harry berulang kali mendapat detensi karena mengatakan bahwa Voldermort telah kembali. Harry dan seluruh murid kelas 5 akan menjalani ujian OWL, dimana mereka sudah harus berpikir pelajaran apa saja yang akan (dan mau) menerima mereka di kelas 6, serta tentang karier apa yang mereka minati selepas sekolah. Hal-hal ini semakin mempengaruhi emosi Harry hingga pernah berkelahi dengan Draco Malfoy di pertandingan Quidditch hingga mendapat larangan bermain "seumur hidup".

Di tengah tekanan Umbridge dan segala dekritnya, Harry, atas dukungan penuh dari Ron dan Hermione, memimpin sekelompok anak untuk mempraktekkan pertahanan terhadap ilmu hitam dalam sebuah kelompok yang mereka namai Laskar Dumbledore (LD). LD beranggotakan cukup banyak anak, selain Ron, Hermione, Ginny, Neville, Luna Lovegood, Fred & George, Cho Chang (pacarnya saat itu), dan beberapa anak dari asrama Gryffindor, Hufflepuff, dan Ravenclaw yang kelihatannya lebih ingin tahu apakah benar pikiran Harry terganggu seperti yang diberitakan koran-koran, atau ingin tahu cerita yang sebenarnya tentang kematian Cedric dan kembalinya Voldermort.

Penglihatan yang dialami Harry akhirnya sampai pada kesimpulan bahwa dia dan Voldermort, entah bagaimana, saling terhubung. Harry merasakan amarah dan kesenangan Voldermort. Suatu saat hal ini menguntungkan, karena menyelamatkan Arthur Weasley dari maut. Tapi Dumbledore kemudian menugaskan Snape untuk mengajari Occlumency, untuk menutup pikirannya dari Voldermort. Harry dan Snape yang sama-sama tidak senang dengan hal ini, tetap melakukannya, sampai suatu saat Harry memasuki Pensieve Snape dan mendapati alasan mengapa ia begitu membenci ayahnya dan Sirius. Snape sangat sangat marah ketika memergoki Harry dan menolak untuk mengajarinya sejak saat itu.

Hagrid yang baru saja kembali setelah sekian lama pergi, ternyata membawa serta Grawp, adiknya yang raksasa asli. Ia dan Madame Maxime (kepala sekolah Beauxbatons, Perancis) sebenarnya ditugasi Dumbledore untuk mendekati para raksasa agar tidak bergabung dengan Voldemort. Tapi tidak berhasil, karena ternyata para Pelahap Maut telah mendekati mereka terlebih dahulu. Ketika pulang, Hagrid membawa Grawp (karena ibu mereka telah meninggal) yang bertubuh mungil (untuk ukuran raksasa).

Di tengah tekanan yang dialaminya, Harry berkencan dengan Cho di kafe Madam Pudifoot's di Hogsmeade pada Hari Valentine, namun gagal dan mempengaruhi hubungan mereka. Sementara, Umbridge akhirnya berhasil mengetahui tempat latihan LD setelah seorang anggotanya, Marietta Edgecombe membelot. Konsekuensinya adalah pecahnya kerusuhan anti-Umbridge di Hogwarts, di mana Fred dan George Weasley kabur dari Hogwarts dan penyerangan terhadap kolaborator pro-Umbridge yang tergabung dalam Regu Inkuisitorial. Hal inilah yang memicu putusnya hubungan Harry dan Cho Chang, karena Cho lebih membela temannya tersebut.

Klimaks dan akhir cerita[sunting | sunting sumber]

Pertempuran di Departemen Misteri
Bagian dari Perang Sihir Kedua
Tanggal 1996
Lokasi Departemen Misteri, Kementerian Sihir
Hasil Kemenangan strategis Laskar Dumbledore dan Orde Phoenix, pengunduran diri Cornelius Fudge dari jabatan Menteri Sihir
Pihak yang terlibat
Orde Phoenix
Laskar Dumbledore
Pelahap Maut
Komandan
Harry Potter
Albus Dumbledore
Lord Voldemort
Kekuatan
7+ anggota Orde Phoenix
6 perwira Laskar Dumbledore
12+ Pelahap Maut
Korban
1 terbunuh
2 terluka (Orde Phoenix)
hampir semua tertangkap, hanya Voldemort dan Bellatrix yang lolos

Klimaks dari seri ke-5 ini adalah pertempuran di Kementerian Sihir. Ketika menjalani ujian OWL Ramalan, Harry mendapat suatu penglihatan yang memperlihatkan Sirius disiksa di Departemen Misteri. Harry memutuskan membawa beberapa perwira LD pergi ke Kementerian Sihir, di mana ternyata di sana sudah menunggu para Pelahap Maut. Mereka menjebak Harry untuk mengambil Ramalan di Departemen Misteri. Ramalan tentang dirinya dan Voldermort. Harry, Ron, Hermione, Luna dan Neville berusaha menyelamatkan diri dari serangan para Pelahap Maut, ketika sejumlah anggota Orde Phoenix datang membantu. Terjadilah pertempuran sengit, dimana akhirnya Sirius terbunuh. Dumbledore pun akhirnya datang dam membantu melawan para pelahap maut dan Voldemort dan berhasil mengalahkan hampir semua Pelahap Maut dan hanya 2 yang lolos dari penangkapan. Kementerian Sihir akhirnya melihat dan menyadari bahwa Voldemort telah kembali dan aktif, sehingga di bawah tekanan, Menteri Sihir Cornelius Fudge memutuskan mengundurkan diri

Di akhir cerita Dumbledore memberitahu Harry tentang Ramalan tersebut, yang ternyata dibuat oleh Professor Trelawney, bahwa untuk bertahan hidup, ia dan Voldermort harus saling membunuh, karena yang satu tidak bisa bertahan bila yang satu tetap hidup...

Trivia[sunting | sunting sumber]

* buku ini adalah buku paling tertebal dari 
  ketujuh seri buku harry potter yaitu sebanyak
  1200 halaman

Referensi[sunting | sunting sumber]

Pranala luar[sunting | sunting sumber]