Ginny Weasley

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari
Karakter Harry Potter
Ginny Weasley
Bonnie Wright sebagai Ginny Weasley .
Ginny Weasley
Jenis kelamin Wanita
Warna rambut Merah
Warna mata Cokelat
Asrama Gryffindor
Keturunan Pure-blood
Aliansi Laskar Dumbledore,
Hogwarts
Diperankan oleh Bonnie Wright
Pemunculan pertama Harry Potter and the Philosopher's Stone.

Ginevra Molly Weasley atau Ginny Weasley (lahir pada tanggal 11 Agustus 1981) adalah seorang tokoh fiksi di buku cerita berseri Harry Potter. Dia adalah anak paling bungsu dari tujuh bersaudara di keluarga Arthur Weasley dan Molly Weasley, dan juga satu-satunya anak perempuan mereka.

Ginny Weasley memiliki perawakan kecil, dengan rambut merah menyala (turun-temurun dalam keluarga Weasley) dan juga berbola mata kecokelatan. Dia juga dikategorikan sebagai penyihir yang berbakat pada usianya, terutama dalam keahlian khususnya yaitu Kutukan-Kepak Kelelawar.

Ginny dalam seri[sunting | sunting sumber]

Episode pertama hingga ketiga[sunting | sunting sumber]

Ia sudah muncul sejak episode pertama, dimana ia bersama ibunya turut mengantar kakak-kakaknya ke Hogwarts, termasuk Ron, yang akan memulai tahun pertamanya di Hogwarts (bersama dengan Harry). Kemudian di episode kedua, ia mulai bersekolah di Hogwarts dan masuk asrama Gryffindor (seperti keluarga Weasley yang lain). Ia digambarkan sudah sangat menyukai Harry Potter namun dia malu untuk mengungkapkan perasaannya. Ia memegang peran kunci dalam kasus di episode ini, yaitu serangan siswa-siswi kelahiran muggle. Terungkap bahwa ialah yang membuka kamar rahasia. Ia dirasuki jiwa Tom Riddle (Voldemort muda) dari buku harian yang diselipkan di buku pelajarannya oleh Lucius Malfoy, yang berencana untuk memecat ayahnya dari Kementerian Sihir dengan plot tersebut. Ia lalu dibawa ke kamar rahasia. Namun Harry berhasil menyelamatkannya dam mengalahkan Riddle. Ia tidak banyak berperan di episode ketiga.

Episode keempat hingga keenam[sunting | sunting sumber]

Di episode keempat (Piala Api), ia lebih berperan sebagai karakter sampingan. Bersama keluarga Weasley lainnya, ia menyaksikan Piala Dunia Quidditch. Di pesta dansa Natal, ia pergi dengan Neville Longbottom. Kemudian, di buku kelima, ia bergabung dengan Laskar Dumbledore dan ia juga membantu Harry menenangkan emosinya, karena pada episode ini Harry sedang menghadapi tekanan emosi berat pasca kejadian di episode sebelumnya, dan beban misinya, melawan Voldemort. Lalu, ketika Harry mendapat larangan bermain Quidditch "seumur hidup" oleh Dolores Umbridge. Ginny menggantikannya sebagai Seeker Gryffindor. Ini membuktikan dia juga adalah pemain Quidditch yang hebat, terbukti dia dapat menggantikan Harry menjadi seeker dengan baik dan membawa Gryffindor merebut Piala Quidditch. Di akhir buku ia turut bertempur di Departemen Misteri bersama beberapa anggota LD.

Prestasi ini juga diulanginya di buku keenam ketika Harry menjalani detensi dari Profesor Snape (meskipun di buku keenam Ginny sebenarnya berposisi sebagai Chaser).Pada episode ini pula, ia masuk Klub Slug, klub siswa-siswi berbakat yang diharapkan terkenal oleh guru ramuan baru Horace Slughorn setelah ia mengutuk Zacharias Smith dengan senjata andalannya, Kutukan Kepak-kelelawar karena Zacharias terus menanyakan apa yang terjadi di Departemen Misteri di episode sebelumnya. Ketika Ginny mulai pacaran dengan Dean Thomas yang merupakan teman seangkatan Harry di Hogwarts saat ia kelas lima (dan juga merupakan anggota Laskar Dumbledore), Harry mulai cemburu dan sadar bahwa sebenarnya dia menyukai Ginny. Di bawah pengaruh ramuan keberuntungan (Felix Felicis) dan perlindungan Jubah Gaib, ia tak sengaja menyebabkan Ginny dan Dean putus; ia menubruk Ginny pada saat ia dan Dean sedang melewati lubang lukisan Nyonya Gemuk (pintu masuk asrama Gryffindor). Ginny merasa Dean terlalu protektif dengan dia dan akhirnya mereka berpisah. Harry akhirnya menyatakan cintanya dan menjadi pacar Ginny walaupun hubungan mereka terpaksa berakhir karena Harry takut jika Ginny akan menjadi korban Lord Voldemort jika Voldemort tahu bahwa Ginny mempunyai hubungan dengannya. Ia juga merupakan salah satu murid yang bertempur ketika Pelahap Maut menyerbu Hogwarts di akhir buku keenam.

Buku ketujuh[sunting | sunting sumber]

Pada Harry Potter dan Relikui Kematian, sementara Harry dan kedua sahabatnya sedang berburu Horcrux. Ginny, Neville, dan Luna mengaktifkan kembali Laskar Dumbledore untuk melawan rezim kepala sekolah Severus Snape. Di akhir cerita ia beserta seluruh keluarganya bertempur di Pertempuran Hogwarts. Ia berhasil bertahan hidup dari pertempuran. Pada babak terakhir, ia, Hermione, dan Luna tengah bertempur melawan Pelahap Maut Bellatrix Lestrange. Bellatrix meluncurkan kutukan pembunuh (Avada Kedavra), yang hampir mengenai Ginny. Ini menyebabkan ibunya, Molly Weasley marah dan memutuskan memerangi Bellatrix sendiri, dan Bellatrix tewas terkena kutukan Molly.

Di akhir cerita Harry Potter Ginny menikah dengan Harry Potter dan memiliki tiga anak bernama James Sirius Potter, Albus Severus Potter , dan Lily Luna Potter. Menurut JK Rowling, ia bermain Quidditch untuk klub Holeyhead Harpies selama beberapa tahun sebelum pensiun untuk membangun keluarga bersama Harry. Kemudian ia bekerja di Daily Prophet sebagai koresponden Quidditch senior (di dunia kita serupa dengan wartawan olahraga).

Fakta lain[sunting | sunting sumber]

Beberapa penggemar Harry Potter pernah berspekulasi bahwa nama Ginny sebenarnya adalah kependekan dari nama "Virginia", sebelum J.K Rowling mengungkapkan nama lengkap yang sebenarnya.