Daftar kata serapan dari bahasa Portugis dalam bahasa Indonesia

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari

Bahasa Portugis masuk ke Indonesia bersamaan dengan datangnya para penjelajah Portugis pada abad ke-16 ke Nusantara (Malaka dan Maluku) untuk mencari rempah-rempah. Kedatangan para penjelajah itu kemudian berubah menjadi usaha kolonisasi atau penjajahan untuk menguasai sumber rempah-rempah yang harganya sangat mahal di Eropa.

Bersamaan dengan kolonisasi, orang-orang Portugis juga datang membawa sejumlah agamawan yang mula-mula dimaksudkan untuk memberikan pelayanan rohani kepada mereka. Di kemudian hari para agamawan itupun mulai menyebarkan Injil di kalangan penduduk setempat, sehingga terjadilah interaksi yang lebih erat antara budaya Portugis dengan budaya lokal.

Beberapa kata Portugis yang diserap ke dalam bahasa Indonesia adalah:


A[sunting | sunting sumber]

  • algojo (algoz)
  • arena (arena)
  • armada (armada)
  • aula (aula)
  • akta (acta)

B[sunting | sunting sumber]

D[sunting | sunting sumber]

F[sunting | sunting sumber]

  • flores (flores: bebungaan): nama pulau Flores

G[sunting | sunting sumber]

H[sunting | sunting sumber]

I[sunting | sunting sumber]

J[sunting | sunting sumber]

  • jendela (janela)

K[sunting | sunting sumber]

  • kaldu (caldo)
  • kampung (campo)
  • kanon (kanon)
  • kapitan (capitão)
  • karambol (carambola)
  • kartu (cartão)
  • kasur (colchão)
  • kutang (alcotão)
  • keju (queijo)
  • kemeja (camisa)
  • kereta (carreta)
  • kursus (cursos)
  • kontan (contas)
  • kamar (camara)

L[sunting | sunting sumber]

  • laguna (laguna)
  • lambada (lambada) : sejenis tarian
  • legenda (legenda)
  • lelang (leilão)
  • lentera (lanterna)
  • limau (limão)
  • lemari (almario)
  • lampion (lampião)

M[sunting | sunting sumber]

  • mandor (mandador)
  • marakas (maraca) (alat musik perkusi)
  • markisa (maracujá)
  • marmot (marmota)
  • martir (mártir)
  • meja (mesa)
  • mentega (manteiga)
  • meski (mas que)
  • Minggu (domingo): nama hari, juga dikenal sebagai Ahad
  • misa (missa) - ibadat Katolik

N[sunting | sunting sumber]

  • Natal ( Natal)
  • nina (spt. dalam "Nina Bobo") (menina): anak perempuan kecil
  • nona (dona)
  • nyonya (donha)

O[sunting | sunting sumber]

  • ombak (onda)

P[sunting | sunting sumber]

  • palsu (falso)
  • paderi (padre): pendeta
  • peluru (pellouro, boleiro)
  • pena (pena)
  • peniti (alfinete)
  • Perancis (francesa)
  • pesiar (passear)
  • pesero (parceiro)
  • pesta (festa)
  • pigura (figura)
  • pita (fita)
  • puisi (poesia)

R[sunting | sunting sumber]

  • renda (renda)
  • roda (roda)
  • ronda (ronda)
  • rosario (rosario)

S[sunting | sunting sumber]

  • Sabtu (sábado)
  • sabun (sabão)
  • saku (saco)
  • seka (secar)
  • sekolah (escola)
  • salto (salto)
  • sepatu (sapato)
  • silet (gilete)
  • serdadu (soldado)
  • sinyo (sinhô)

T[sunting | sunting sumber]

  • tanjidor (tangedor)
  • tapioka (tapioca)
  • teledor
  • tembakau (tabaco)
  • tenda (tenda)
  • tempo (tempo)
  • terigu (trigo)
  • tinta (tinta)
  • tolol (tolo)
  • tukar (trocar)

Kata serapan dari bahasa Portugis dalam bahasa daerah[sunting | sunting sumber]

Banyak pula kata Portugis yang diserap ke dalam bahasa daerah, khususnya di Indonesia Timur karena kuatnya pengaruh dan kehadiran Portugis di sana. Sebagian dari kata-kata itu misalnya:

  • balenso (Ambon, Minahasa) = balanço (Portugis, "mengayun", to swing) = menari lenso
  • batata (Sulawesi Utara, & Ambon) = [(ubi jalar)]
  • farinya (Ambon, Minahasa) = farinha (Portugis) = tepung terigu
  • garganta (Ambon) = garganta (Portugis) = tenggorokan
  • kadera (Ambon, Minahasa) = cadeira (Portugis) = kursi
  • kawalo (Ambon), kabalow (Mongondow) = cavalo (Portugis) = kuda
  • ose (Ambon) = você (Portugis) = kamu
  • panada (Ambon, Manado) = panada (Portugis) = roti isi
  • tuturuga (Minahasa) = tartaruga (Portugis) = penyu