Balai Arkeologi

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari

Sesuai dengan SK. Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Nomor: 53/OT.001/MKP/2003 tentang organisasi dan Tata kerja Balai Arkeologi, lembaga ini merupakan UPT di lingkungan Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata yang berkedudukan dan bertanggung jawab kepada Deputi Bidang Sejarah dan Purbakala yang sehari-hari dilaksanakan oleh Badan Pengembangan Sumberdaya Kebudayaan dan Pariwisata.

Setelah bidang kebudayaan kembali digabung dengan pendidikan, maka Balai Arkeologi berada di bawah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan

Tugas Pokok dan Fungsi[sunting | sunting sumber]

Tugas Pokok Balai Arkeologi adalah melaksanakan penelitian di bidang arkeologi di wilayah kerjanya.

Sementara itu, fungsi lembaga ini adalah:

  • Melakukan pengumpulan, perawatan, pengawetan dan penyajian benda yang bernilai budaya dan ilmiah yang berhubungan dengan penelitian arkeologi;
  • Melakukan urusan perpustakaan, dokumentasi dan pengkajian ilmiah yang berhubungan dengan hasil penelitian;
  • Memperkenalkan dan menyebarluaskan hasil penelitian;
  • Melakukan bimbingan edukatif kultural kepada masyarakat tentang benda yang bernilai budaya dan ilmiah yang berhubungan dengan arkeologi;
  • Melakukan urusan tata usaha dan urusan rumah tangga Balai.


Balai Arkeologi di Indonesia[sunting | sunting sumber]

Terdapat sepuluh Balai Arkeologi di Indonesia. Daftar selengkapnya adalah sebagai berikut.

No. Nama Wilayah kerja Alamat Telp./faks.
1 Balai Arkeologi Medan Provinsi Aceh, Kepulauan Riau, Riau, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara Jl. Seroja Raya, Gang Arkeologi, Medan Tuntungan, Medan 20134 Telp. +62-61-8224365, 8224363, faks. +62-61-8224365
2 Balai Arkeologi Palembang Provinsi Bengkulu, Jambi, Sumatera Selatan dan Kepulauan Bangka Belitung Jl. Kancil Putih, Lrg. Rusa, Demang Lebar Daun, Palembang
3 Balai Arkeologi Bandung Provinsi Jawa Barat, DKI Jakarta, Banten, dan Lampung Jl. Raya Cinunuk Km 17, Cileunyi, Bandung 40623 Telp. +62-2278016
4 Balai Arkeologi Yogyakarta Daerah Istimewa Yogyakarta, Jawa Tengah, dan Jawa Timur Jl. Gedongkuning No. 174, Yogyakarta 55171
5 Balai Arkeologi Banjarmasin meliputi Pulau Kalimantan (5 Propinsi) :Provinsi Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, dan Kalimantan Utara Jl. Gotong Royong II, RT.03/06, Banjarbaru, Kalimantan Selatan. Telp. +62-511-478176, 4781717 12
6 Balai Arkeologi Denpasar Provinsi Bali, Nusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur Jl. Raya Sesetan No. 80, Denpasar 80223. Telp./faks. +62-361-224703
7 Balai Arkeologi Manado Provinsi Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, dan Gorontalo Jl. WR. Supratman No. 72, Manado 95123. Telp./faks. +62-431-866733
8 Balai Arkeologi Makassar Provinsi Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, dan Sulawesi Tenggara Jl. Pajjaiyang No. 13, Sudiang, Makassar 90242 Telp. +62-411–510490
9 Balai Arkeologi Ambon Provinsi Maluku dan Maluku Utara Jl. Nn. Saar Sopacua No. 44, RT 006/04, Kel. Kuda Mati, Ambon Telp./faks. +62-911-32337
10 Balai Arkeologi Jayapura Provinsi Papua dan Papua Barat Jl. Isele, Waena Kampung, Jayapura 99358 Telp./faks. +62-967-572467

Lihat pula[sunting | sunting sumber]

Pranala Luar[sunting | sunting sumber]