Age of Empires II Expansion: The Conquerors

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari
Age of Empire 2 Expansion: The Conquerors
Pengembang Ensemble Studios
Penerbit Microsoft
Versi 1.0c
Platform Microsoft Windows, PlayStation 2, Apple Macintosh
Tanggal rilis 30 September, 1999
Genre Real-time strategy
Mode Multiplayer melalui IPX, TCP/IP, Modem, GameSpy Arcade, atau GameRanger dan Single Player
Rating ELSPA: 3+
ESRB: T (Remaja)
Media digital/distribusi CD (1)
Kebutuhan sistem

Pentium 166 MHz CPU, 32 MB RAM, 200 MB HD

Age of Empires II Expansion: The Conquerors (merupakan pengembangan dari Age of Empire II: The Age of Kings) adalah sebuah permainan komputer RTS, yang merupakan sekuel kedua dari seri Age of Empires. Game ini diluncurkan pada 2000, dan menjadi sebuah game laris. Game ini juga merupakan penyempurnaan dari versi sebelumnya, dimana terdapat penambahan 5 kebudayaan baru, 4 campaign (kampanye) baru, 18 unit baru, 26 teknologi baru, mode permainan baru, peta yang diperbarui serta perbaikan kecil dari beberapa bagian permainan. Setelah suksesnya AoE II, diluncurkan pada tahun 2005 sekuel berikutnya, yaitu Age of Empires III.

Permainan[sunting | sunting sumber]

Dalam permainan ini, pemain mengendalikan sebuah masyarakat untuk mencapai kemenangan. Pemain dapat mengendalikan penduduk untuk mendirikan atau memperbaiki bangunan atau mengumpulkan sumber daya. Pemain juga dapat mengendalikan pasukan untuk berpindah, membuat formasi, berpatroli ataupun menyerang musuh. Penduduk maupun pasukan dihasilkan/diupgrade di bangunan-bangunan tertentu.

Dalam permainan ini terdapat empat jenis sumber daya, yaitu kayu, makanan, emas maupun batu. Kayu dibutuhkan untuk mendirikan bangunan, mendirikan ladang (sumber makanan), dan melatih pemanah. Makanan dan emas dibutuhkan untuk melatih penduduk maupun pasukan, serta menemukan sebuah teknologi. Batu diperlukan untuk membangun sarana pertahanan dari batu seperti benteng, menara dan tembok.

Permainan dimulai pada zaman kegelapan dan berakhir pada zaman imperial, yang merupakan awal dari renaisans. Keseluruhan terdiri dari empat zaman. Semakin maju suatu masyarakat, maka mereka mampu melatih pasukan atau menemukan teknologi yang lebih modern dan beragam. Untuk maju dari suatu zaman ke zaman lain, dibutuhkan sejumlah besar sumberdaya.

Terdapat empat mode permainan, age of kings campaign (kampanye age of kings), random map (peta acak), The Conquerors Campaign (kampanye pembaruan dari kampanye-kampanye Age of Kings), dan custom campaign (Kampanye buatan sendiri). Pada mode age of kings campaign pemain memainkan seorang pemimpin untuk memenangkan perang-perang bersejarah yang ada pada versi terdahulu dari Age of Empires II: The Age of Kings. Perang bersejarah yang dapat dimainkan antara lain Salahuddin Ayyubi di Perang Salib, penaklukan oleh Jenghis Khan, dan lain-lain. Random map adalah permainan standar dimana pemain berusaha melawan komputer untuk mencapai beberapa target yang disebut dengan syarat kemenangan. The Conquerors campaign pemain memainkan perang penaklukan yang dilakukan oleh Montezuma, El Cid, Attila the Hun, Henry V, Yi Sun-Shin dan Erik The Red.

Dalam permainan ini juga terdapat aspek diplomasi. Pemain dapat berdagang, bersekutu maupun menyatakan perang terhadap pemain lain atau komputer.

Kebudayaan[sunting | sunting sumber]

Dalam AoE II, pemain dapat memilih untuk memainkan satu di antara 18 kebudayaan yang ada. Setiap kebudayaan mempunyai kelebihan dan kekurangan masing-masing. Setiap kebudayaan memiliki satuan khusus, yang tidak tersedia bagi kebudayaan lain manapun. Berikut adalah sebuah kebudayaan-kebudayaan yang tersedia di permainan ini

Kebudayaan Eropa Barat Kebudayaan Eropa Timur Kebudayaan Asia Kebudayaan Timur Tengah Kebudayaan Amerika Selatan