Yuliandre Darwis

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Yuliandre Darwis
S.Sos., M.Mass.Comm., Ph.D.
Yuliandre Darwis.jpg
Komisioner Komisi Penyiaran Indonesia
Mulai menjabat
1 Agustus 2019
PresidenJoko Widodo
Ketua Komisi Penyiaran Indonesia
Masa jabatan
27 Juli 2016 – 1 Agustus 2019
PendahuluJudhariksawan
PenggantiAgung Suprio
Informasi pribadi
Lahir21 Juli 1980 (umur 40)
Bendera Indonesia Jakarta
KebangsaanBendera Indonesia Indonesia
PasanganRatu Rolinda Rahman
Orang tuaChairul Darwis (ayah)
Aidevita Rydas (ibu)
KerabatErman Rahman (mertua)
Alma materUniversitas Padjadjaran
Universitas Teknologi Mara
PekerjaanAkademisi dan praktisi komunikasi
Dikenal karenaKetua Umum Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia (ISKI)
Situs webyuliandredarwis.id

Yuliandre Darwis, S.Sos., M.Mass.Comm., Ph.D. (lahir di Jakarta, 21 Juli 1980; umur 40 tahun) adalah seorang pakar komunikasi Indonesia. Ia pernah menjabat sebagai Ketua Komisi Penyiaran Indonesia periode 2016–2019.[1] Ia juga mengelola usaha tur dan perjalanan serta penyelenggara umrah di bawah naungan PT Uda CS Holiday Travel (UCHT).[2]

Yuliandre mulai dikenal luas oleh masyarakat saat mengikuti Uda Uni Sumbar pada 2004. Dalam ajang tersebut, ia menjadi Pemenang Pertama dan Pemenang Favorit "Uda Sumbar Duta Wisata". Setelah menyelesaikan pendidikannya, ia berprofesi sebagai akademisi dan pakar bidang komunikasi dan menjadi dosen Ilmu Komunikasi di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Andalas, Padang.[3]

Kehidupan awal[sunting | sunting sumber]

Yuliandre Darwis yang akrab dipanggil Andre[4] lahir pada 21 Juli 1980 di Jakarta dari keluarga Minangkabau. Ia merupakan anak sulung dari pasangan Chairul Darwis dan Aidevita Rydas.[5]

Ia meraih gelar sarjana Ilmu Komunikasi (S1) dari Universitas Padjadjaran, Bandung, pada tahun 2004. Sedangkan gelar Master (S2) serta Doktor (S3) bidang Mass Communication and Media Studies (Komunikasi Massa) ia dapatkan dari Universitas Teknologi Mara (UiTM), Shah Alam, Selangor, Malaysia, tepat pada usianya yang ke-30 pada tahun 2010.[6]

Selama menempuh pendidikan di UiTM tersebut ia melakukan penelitian dan menghasilkan karya yang berjudul A History of Minangkabau Press (1849-1945), yang menjadi disertasinya untuk syarat kelulusan Doctorate in Mass Communication UiTM.[6]

Kiprah[sunting | sunting sumber]

Sebagai seorang aktivis, Yuliandre punya banyak pengalaman dalam berbagai organisasi, sehingga pernah dipercaya menjabat sebagai Presiden Mahasiswa Universitas Padjadjaran ketika ia menjadi mahasiswa di universitas ternama di kota Bandung tersebut. Ia juga pernah menjabat sebagai Ketua Persatuan Pelajar Indonesia (PPI) Universitas Teknologi Mara (UiTM), Malaysia, dan aktif dalam kegiatan kebudayaan Minangkabau di Malaysia ketika menempuh pendidikan di negeri jiran itu.[6]

Ia juga pernah mengikuti lomba "Uda Uni Sumbar" dan berhasil menjadi Pemenang Pertama dan Pemenang Favorit "Uda Sumbar Duta Wisata 2004". Ia terpilih menjadi Duta Muda UNESCO pada tahun 2007, dan mewakili Indonesia ke Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di Paris, Prancis.[6] Sedangkan di berbagai organisasi profesi dan bisnis Yuliandre juga aktif, antara lain di KADIN dan BPP HIPMI.[7]

Yuliandre juga banyak melakukan penelitian, di antaranya penelitian mengenai Tour de Singkarak dengan judul Analysis of West Sumatra Tourism Communication. Penelitian terhadap ajang internasional yang menjadi salah satu bentuk branding dari Sumatra Barat itu membuat ia diundang oleh Universitas Harvard, Boston, Massachusetts, Amerika Serikat, pada tanggal 26-30 Mei 2013 untuk mempresentasikan penelitiannya tersebut.

Dalam Kongres ISKI ke-VI yang berlangsung di Padang pada 27 November 2013, Yuliandre terpilih sebagai Ketua Umum Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia (ISKI) periode 2013–2017.[8][9] Yuliandre mengungguli tiga calon lainnya, yaitu Pinky Triputra (Universitas Indonesia), Andi Faisal Bakti (Guru Besar Universitas Islam Negeri Jakarta), dan Henry Subiakto (Staf Ahli Kementerian Komunikasi dan Informatika Indonesia). Ia berhasil mendapatkan 36 suara dari total 42 suara yang berasal dari cabang-cabang ISKI di seluruh Indonesia.[9] Yuliandre menjadi ketua ISKI termuda yang pernah memimpin satu-satunya organisasi profesional yang menghimpun para pakar komunikasi di tanah air tersebut ketika masih berumur kurang dari 34 tahun.[7]

Selanjutnya, Yuliandre dipilih sebagai Komisioner Komisi Penyiaran Indonesia untuk periode 2016–2019 dan Ketua KPI Periode 2016–2019.[10]

Penghargaan[sunting | sunting sumber]

  • Pemenang Pertama dan Pemenang Favorit "Uda Sumbar Duta Wisata" (2004)
  • Juara II Dosen Entrepreneur "Unand Award" (2011)
  • "40 Inspiring Young Entrepreneurs" HIPMI (2012)
  • "Indonesia Marketeers Champion" Markplus, Inc. (2013) [6]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ "Profil Yuliandre Darwis" VIVA.co.id. Diakses 23-1-2018.
  2. ^ KlikPositif. "Travel Umrah Uda CS Holiday Gandeng Garuda Indonesia untuk Penerbangan Padang-Jeddah | KlikPositif.com - Media Generasi Positif". Travel Umrah Uda CS Holiday Gandeng Garuda Indonesia untuk Penerbangan Padang-Jeddah | KlikPositif.com - Media Generasi Positif. Diakses tanggal 2021-02-25. 
  3. ^ "Universitas Andalas - Yuliandre Darwis, Ph. D". www.unand.ac.id. Diakses tanggal 2021-02-25. 
  4. ^ "Kiprah Dosen 9 |yuliandre Darwis, Ph.D" Situs Resmi Unand, 22-5-2013. Diakses 27-5-2015.
  5. ^ https://issuu.com/jakartareviews/docs/jakarta_review__4
  6. ^ a b c d e "Catatan Kiprah Dosen 6 |yuliandre Darwis" Situs Resmi Unand, 17-5-2013. Diakses 27-5-2015.
  7. ^ a b "Komunikasi Sangat Berperan Dalam Segala Bidang" Pikiran Rakyat, 28-11-2013. Diakses 27-5-2015.
  8. ^ "Yuliandre Darwis Pimpin ISKI 2013-2017" Antara, 28-11-2013. Diakses 27-5-2015.
  9. ^ a b "Yuliandre Pimpin Ikatan Sarjana Komunikasi" Tempo.co, 28-11-2013. Diakses 27-5-2015.
  10. ^ "Dosen Unand Yuliandre Darwis terpilih jadi Ketua KPI"

Pranala luar[sunting | sunting sumber]