Waldjinah
Waldjinah | |
|---|---|
Waldjinah bersama Orkes Keroncong Bintang Surakarta tahun 2013 | |
| Lahir | 7 November 1945 Surabaya, Jawa Timur, Indonesia |
| Pekerjaan | Penyanyi |
| Pasangan menikah | Soelis Moelyo Boedi Poespopranoto
(m. 1961; meninggal 1985)Hadiyanto (m. 1988) |
| Anak | Bambang Hery Santoso Harini Dwi Hastutiningsih Erlangga Tri Putranto Ari Mulyono Bintang Nurcahya |
| Orang tua | Sri Hadjid Wirjo Rahardjo Kamini |
| Penghargaan | Bintang Budaya Parama Dharma |
| Karier musik | |
| Genre | |
| Instrumen | Vokal |
| Tahun aktif | 1958–sekarang |
Waldjinah (lahir 7 November 1945) adalah seorang penyanyi berkebangsaan Indonesia. Ia merupakan penyanyi spesialisasi keroncong-langgam Jawa yang dikenal dengan julukan “Ratu Keroncong”,[1] yang mengawali karier sejak menjadi juara kontes menyanyi bertajuk Ratu Kembang Katjang pada tahun 1958. Ia juga menjuarai Bintang Radio Indonesia tahun 1965.[2][3]
Perjalanan Karier
[sunting | sunting sumber]Di awal kariernya, ia meluncurkan album kompilasi bersama penyanyi lain, yaitu album Elingo Beboyo Margo (1968) yang diisi bersama Enny Koesrini (juara Harapan Bintang Radio Indonesia 1967) dan Sri Rahadjeng.[4] Banyak di antara albumnya dibuat dengan iringan Orkes Keroncong Bintang Surakarta yang dipimpinnya sendiri.[5]
Waldjinah pernah berduet dengan “Buaya Keroncong” dari Surabaya, yaitu Mus Mulyadi.[6][7][8] Lagu Walang Kekek yang melambungkan namanya di Indonesia disamping juga lagu Jangkrik Genggong. Ia acapkali melantunkan lagu-lagu ciptaan Gesang, Andjar Any, dan Ismail Marzuki.
Pada tahun 2002, Waldjinah menerima anugerah seni dari Yayasan Musik Hanjaringrat di Kota Surabaya dengan komponis Gesang dan para seniman yang lainnya.[9]
Diskografi
[sunting | sunting sumber]Album
[sunting | sunting sumber]- Ratu Kembang Katjang (1958)
- Walang Kekek (1967)
- Elingo Bebaya Marga - album bersama (1968)
- Ngelam-Lami (1967)
- O Sarinah (1970)
- Putri Solo (1965)
- Putri Gunung
- Irama Senja (1968)
- Jula Juli Suroboyo (1968)
- Jangkrik Genggong (1968)
- Kenyo Bali
- Jago Kate (1968)
- Mahesa Jenar (1970)
- Ayo Ngguyu (1969)
- Kethek Ogleng (1970)
- Sego Liwet
- Kencana Wungu
- Kacu Biru
- Ojo Sembrono (1968)
- Ciu Gambar Manuk
- Mete Goreng
- Alus Koyo Salju
Lagu Jawa
[sunting | sunting sumber]- Yen Ing Tawang
- Bengawan Solo
- Walang Kekek
- Ande Ande Lumut
- Rudjak Ulek
- Suwe Ora Jamu
- Kala Cinta Menggoda
- Pipo Londo
- Nginang Karo Ngilo
- Rondo Kempling
Lagu pop Jawa modern Waldjinah dan Mus Mulyadi
[sunting | sunting sumber]- Sakit Gigi
- Goyang Semarang
- Getuk
- Mas Joko
- Sentir Lengo Potro
- Jowal Jawil
Prestasi
[sunting | sunting sumber]- Juara Festival Ratu Kembang Kacang se-Eks Karesidenan Surabaya (1958)
- Juara Bintang Radio Jenis Keroncong se-Eks Karesidenan Surabaya (1958)
- Ratu Kembang Kacang, dari Perfini dan RRI Surabaya (1958)
- Juara Bintang Radio Jenis Keroncong se-Eks Karesidenan Surabaya (1959)
- Juara Bintang Radio Jenis Keroncong se-Eks Karesidenan Surabaya (1960)
- Juara Harapan Bintang Radio Jenis Keroncong se-Indonesia (1960)
- Juara Bintang Radio Jenis Keroncong se-Eks Karesidenan Surabaya (1965)
- Juara Pertama Bintang Radio Jenis Keroncong se-Indonesia (1965)
- Juara I Bintang Radio se-Indonesia dan Pengabdi Seni Nasional, dari Presiden Soekarno (1965)
Penghargaan dan nominasi
[sunting | sunting sumber]| Tahun | Penghargaan | Kategori | Karya yang dinominasikan | Hasil |
|---|---|---|---|---|
| 2013 | Anugerah Musik Indonesia | Penerima | ||
| 2017 | Anugerah Musik Indonesia | Karya Produksi Keroncong/Keroncong Kontemporer/Langgam/Stambul Terbaik | Penglipur Wuyung | Menang |
Referensi
[sunting | sunting sumber]- ↑ Skelchy, Russel P. (2017). "Chap. 13. Beyond Black and Gray: Portraits and Scenes of Javanese Singer Waldjinah in Indonesian Popular Print Media". Dalam Weintraub, Andrew N.; Barendregt, Bart (ed.). Vamping the Stage: Female Voices of Asian Modernities (dalam bahasa Inggris). Honolulu: University of Hawai'i Press. hlm. 281. ISBN 978-0-8248-6986-1.
- ↑ Akbar, Muhammad Rizqi. "Profil Waldjinah, Ratu Keroncong Asal Solo yang Mendunia". detikjateng. Diakses tanggal 2025-05-17.
- ↑ Sejarah pemikiran Indonesia: Lanjutan 1967-1998. Direktorat Nilai Sejarah, Direktorat Jenderal Sejarah dan Purbakala, Departemen Kebudayaan dan Pariwisata. 2006. hlm. 438.
{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link) - ↑ Orkes Krontjong Irama Eka - Elingo Bebaja Marga (dalam bahasa Inggris), 1967, diakses tanggal 2026-01-25
- ↑ Tempo. Badan Usaha Jaya Press Japansan Jaya Raya. 1977-09. hlm. 36.
{{cite book}}: Periksa nilai tanggal dalam:|date=Pemeliharaan CS1: Status URL (link) - ↑ Akbar, Muhammad Rizqi. "Profil Waldjinah, Ratu Keroncong Asal Solo yang Mendunia". detikjateng. Diakses tanggal 2026-01-17.
- ↑ "[Javanologi Explore] Figur Jawa: Waldjinah | PUI JAVANOLOGI". Diakses tanggal 2026-01-17.
- ↑ "Mus Mulyadi dan Keroncong yang Sampai ke Telinga David Foster". hiburan (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2026-01-17.
- ↑ Bram, Damianus. "Mengukir Sejarah Musik Jawa: Mengenal Waldjinah, "Ratu Keroncong" dari Solo Peraih Banyak AMI Awards - Solo Balapan - Halaman 2". Mengukir Sejarah Musik Jawa: Mengenal Waldjinah, "Ratu Keroncong" dari Solo Peraih Banyak AMI Awards - Solo Balapan - Halaman 2. Diakses tanggal 2026-01-23.
Pranala luar
[sunting | sunting sumber]- (Indonesia) Profil di KapanLagi.com