Lompat ke isi

Tierra del Fuego

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Peta Tierra del Fuego

Tierra del Fuego (dari bahasa Spanyol, secara harfiah bermakna 'Tanah Api') adalah sebuah kepulauan seluas 73.753 km² yang terpisah dari Amerika Daratan oleh Selat Magellan. Pulau terbesarnya ialah Isla Grande de Tierra del Fuego dengan luas wilayah 48.100 km².

Kepulauan ini dinamakan oleh Ferdinand Magellan, orang Eropa pertama yang melintasi perairan kepulauan pada tahun 1520.

Secara administratif, Tierra del Fuego merupakan wilayah Argentina dan Chili. Bagian barat termasuk dalam Región Magallanes, Chili; sedangkan bagian timur termasuk dalam Provinsi Tierra del Fuego, Argentina. Ushuaia, kota paling selatan di dunia, terletak di provinsi ini. Titik paling selatan dari gugusan kepulauan ini dikenal dengan sebutan Tanjung Horn.

Daerah ini adalah daerah berpenghuni paling selatan dan merupakan starting point untuk ekspedisi menuju Kutub Selatan

Hoste Island, Chile

Iklim kawasan ini sangat tidak ramah, yakni termasuk iklim lautan subpolar (Klasifikasi iklim Köppen Cfc) dengan musim panas yang pendek dan dingin, serta musim dingin yang panjang dan basah: bagian timur laut dicirikan dengan angin yang kuat dan curah hujan rendah, sedangkan di selatan dan barat sangat berangin, berkabut, dan basah hampir sepanjang tahun, dan jarang sekali hari tanpa turun hujan atau salju. Garis salju permanen dimulai sejak ketinggian 700 meter di atas permukaan laut. Isla de los Estados, 230 km (143 mi) sebelah timur Ushuaia, memiliki curah hujan 1.400 mm (55 in). Curah hujan lebih tinggi di sebelah barat, yakni 3.000 mm (118 in) setahun.

Suhu cukup stabil sepanjang tahun: di Ushuaia jarang sekali mencapai 9 °C (48 °F) pada musim panas, dan rata-rata 0 °C (32 °F) pada musim dingin. Hujan salju dapat terjadi di musim panas. Musim panas yang dingin dan basah menjaga keberadaan glasier kuno. Pulau paling selatan memiliki iklim subantartik, dengan adanya tundra, yang tidak memungkinkan tumbuhnya pepohonan. Sejumlah kawasan di perdalaman memiliki iklim kutub. Kawasan di dunia yang memiliki iklim serupa dengan Tierra del Fuego adalah Kepulauan Aleutian, Islandia, Semenanjung Alaska dan Kepulauan Faroe.

Keyakinan lokal

[sunting | sunting sumber]

Suku-suku nomaden di kawasan Tierra del Fuego meyakini keberadaan Tuhan tertinggi di langit yang dinamai Temáukel. Kedudukan Temáukel diyakini sebagai pencipta yang mahatinggi, mahakuasa dan mahatahu.[1] Kedudukan Temáukel sebagai pencipta, penguasa sekaligus pengawas tatanan sosial dan moral yang selalu ada di alam semesta.[2] Temáukel diyakini tidak memiliki bentuk tubuh manusia dan tidak mempunyai istri maupun anak.[3] Suku Selknam meyakini bahwa Temáukel merupakan pencipta Kenós yang bertugas membagi-bagikan dunia kepada manusia termasuk memberikan Isla Grande de Tierra del Fuego sebagai tanah air bagi mereka.[4]

Referensi

[sunting | sunting sumber]
  1. Prabowo, Wisnu Tanggap (Mei 2022). Artawijaya (ed.). Sejarah Berhala dan Jejak Risalah: Penyimpangan Agama dan Kepercayaan Kuno dari Monoteisme ke Politeisme. Jakarta Timur: Pustaka Al-Kautsar. hlm. 18–19. ISBN 978-979-592-982-6. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  2. U. S. Bureau of American Ethnology (1946). Bulletin U. S. Bureau of American Ethnology Edition 143 Issue. 1 (dalam bahasa Inggris). U. S. Bureau of American Ethnology. hlm. 123. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  3. Steward, Julian Haynes (1946). Handbook of South American Indians (dalam bahasa Inggris). Vol. 1 (Edisi 143). U.S. Government Printing Office. hlm. 123. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  4. Odone, Carolina (2002). Mason, Peter (ed.). 12 Perspectives on Selknam, Yahgan & Kawesqar (dalam bahasa Inggris). Taller Experimental Cuerpos Pintados. hlm. 106. ISBN 978-9-56813-668-0. ; Pemeliharaan CS1: Status URL (link)