The Groove
The Groove | |
|---|---|
| Lahir | Mei 15, 1997 |
| Asal | Bandung, Indonesia |
| Genre | |
| Tahun aktif |
|
| Label | Sony Music Entertainment Indonesia |
| Artis terkait | |
| Anggota |
|
| Mantan anggota |
|
The Groove merupakan sebuah grup musik beraliran acid jazz asal Indonesia yang dibentuk pada 15 Mei 1997 di Kota Bandung, Jawa Barat.[1] Awalnya, Grup musik ini beranggotakan 7 orang dan dengan formasi awal yaitu Rieka Roslan (vokalis), Reza (vokalis), Yuke Sampurna (bass), Ari (gitar), Tanto (penyintesis), Ali (piano), Rejos (perkusi) & Detta (drum). Setahun setelah rilisnya album kedua, tepatnya pada tahun 2002, Yuke memutuskan untuk bergabung dengan Dewa 19. Posisi Yuke kemudian digantikan oleh Arie Firman.[2] The Groove mulai populer di era 90-an lewat singel "Satu Mimpiku" yang berasal dari album pertama Kuingin (1999).[3]
Sejarah
[sunting | sunting sumber]Awal Karier (1997-1999)
[sunting | sunting sumber]Awal mula terbentuknya grup musik ini berawal pada persahabatan para anggotanya, yaitu Reza, Rieka, Yuke dan Detta. Sebelumnya mereka pernah mendirikan grup musik sendiri. Adapun Rejoz, Arie dan Ali sama-sama berkuliah di ITENAS, bahkan ada juga yang sudah bersahabat sejak lama di bangku TK, seperti Tanto dan Rejoz.[3]
Beberapa personelnya bukan orang baru di dunia musik. Detta dan Rejoz sering tampil sebagai pemain tambahan untuk grup musik Kahitna. Sejak awal berdiri, grup musik yang besar di komunitas kafe seputar kota Jakarta dan Bandung ini dikenal sebagai grup musik yang banyak memainkan lagu-lagu acid jazz, seperti dari Jamiroquai, Incognito, The Brand New Heavies. Dari kafe, mereka merambah ke sejumlah acara musik kampus hingga acara musik besar, seperti Jak Jazz' 97.[3]
Karier Bermusik (1999 - 2005)
[sunting | sunting sumber]The Groove mengawali kariernya dengan merilis debut abum pertamanya, yang berjudul Kuingin yang dirilis pada tahun 1999.[4] The Groove kembali merilis album kedua, yang berjudul Mata, Telinga dan Hati dirilis pada tahun 2001 ini merupakan album terakhir Yuke Sampurna sebagai bassist The Groove. Kemudian, Yuke sempat bergabung dengan Yovie & Nuno. Setahun kemudian, tepatnya pada tahun 2002, Yuke Sampurna memutuskan untuk bergabung dengan Dewa 19 dan menggantikan posisi Erwin Prasetya. Posisi Yuke kemudian digantikan oleh Arie Firman.[4] The Groove kembali merilis album ketiga, yang berjudul Hati Hati dirilis pada tahun 2004 ini merupakan album terakhir Rieka Roslan sebagai vokalis dikarenakan diberhentikan atas keputusan anggota band lainnya dengan alasan ingin lebih berkembang hanya dengan anggota yang berisikan laki-laki saja.[4]
Akhirnya, The Groove kehilangan vokalis perempuan sekaligus pencipta lagu utamanya. Namun, The Groove tetap menunjukkan eksistensinya dengan merilis album The Best of The Groove dirilis pada tahun (2005) dengan hits utama "Katakan Dengan Cinta". Untuk mengisi kekosongan vokal perempuan, The Groove berkolaborasi dengan Cindy Bernadette dan hits ini sempat mengisi chart-chart radio.
Rieka Roeslan kembali dan Kembali ke dunia musik (2010 - sekarang)
[sunting | sunting sumber]Setelah itu, The Groove vakum untuk waktu yang cukup lama dan sempat dikabarkan bubar. Hingga pada tahun 2010, dikabarkan bahwa The Groove akan kembali bereuni, ditandai dengan kembalinya Rieka Roeslan dan dirilisnya single terbaru The Groove "Let's Go Reunion". Selang setahun kemudian The Groove kembali merilis single "Kusambut Hadirmu".[5]
Pada tahun 2016, The Groove mengadakan konser kolaborasi dengan Maliq & D'Essentials bertajuk D'Essentials of Groove. Konser ini dibuat atas gagasan Yovie Widianto dan ternyata terbentuknya The Groove dan Maliq & D'Essentials jatuh pada tanggal yang sama. Di konser tersebut, terdapat single kolaborasi yang dibawakan oleh kedua band berjudul "Coba Katakan Dengan Cinta".
Diskografi
[sunting | sunting sumber]Album studio
[sunting | sunting sumber]- Kuingin (1999)
- Mata, Telinga dan Hati (2001)
- Hati Hati (2004)
- The Best of the Groove (2005)
- Forever U'll Be Mine (2016)
Album kompilasi
[sunting | sunting sumber]- Broken Heart (2004) bersama Glenn Fredly, Gigi, Cokelat, KLa Project, Audy, Sheila On 7, Warna, Rio Febrian, Ratu
- '90s Hits Best Indonesian Bands (2015) bersama /rif dan Padi
Referensi
[sunting | sunting sumber]- ↑ "The Groove Sempat Berpikir Tak Dianggap sebagai Anak '90-an". kumparan. Diakses tanggal 2025-10-27.
- ↑ Riantrisnanto, Ruly (20 Juli 2016). Ferdian, Feby (ed.). "Pengakuan The Groove Setelah Hilang Selama 11 Tahun". Liputan6.com. Diakses tanggal 3 April 2019.
- 1 2 3 "Tembang Indonesia - Profil Artis". tembang.com. 2002-01-19. Diarsipkan dari asli tanggal 2002-01-19. Diakses tanggal 2022-02-07.
- 1 2 3 Khoiri, Agniya. "The Groove dan Iwa K, Nostalgia Musik Era 1990-an". CNN Indonesia. Diakses tanggal 2022-02-10.
- ↑ "The Groove: Profil". KapanLagi.com. Diakses tanggal 2022-02-07.