Teuku Zulkarnaini
Teuku Zulkarnaini | |
|---|---|
Teuku Zulkarnaini pada 2024 | |
| Anggota Dewan Perwakilan Rakyat | |
| Mulai menjabat 1 Oktober 2024 | |
| Presiden | Joko Widodo Prabowo Subianto |
| Ketua DPR | Puan Maharani |
| Grup parlemen | Fraksi Partai Golongan Karya |
| Daerah pemilihan | Aceh I |
| Mayoritas | 91.816 (2024) |
| Bupati Nagan Raya ke-1 | |
| Masa jabatan 2007 – 9 Oktober 2017 | |
| Wakil | M. Kasem Ibrahim M. Jamin Idham |
Pendahulu Dirinya sendiri (sebagai penjabat bupati) Pengganti M. Jamin Idham | |
| Bupati Nagan Raya (Penjabat) | |
| Masa jabatan 2002–2007 | |
Pendahulu Tidak ada, jabatan baru Pengganti Dirinya sendiri (sebagai bupati) | |
| Informasi pribadi | |
| Lahir | 6 Desember 1949 Peuleukung, Seunagan Timur, Nagan Raya, Aceh, Indonesia |
| Partai politik | Golkar |
| Suami/istri | Kelimah |
| Anak | 8 |
| Orang tua | Teuku Raja Azman (Ayah) Hj Cutwan Zainah binti Habib Muda Seunagan (Ibu) |
| Kerabat |
|
| Almamater | |
| Pekerjaan | |
Teuku Zukarnaini, juga dikenal dengan nama Ampon Bang, (lahir 6 Desember 1949) adalah seorang birokrat dan politikus Indonesia. Saat ini ia menjabat sebagai Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) sejak 2024 mewakili daerah pemilihan Aceh I. Sebelumnya ia menjabat sebagai Bupati Nagan Raya pertama dari 2007 hingga 2017.[1] Ia merupakan kader Partai Golongan Karya.
Selama kariernya, Ampon Bang, tokoh politik dari Nagan Raya, beberapa kali menjadi sorotan publik terkait kegiatan bisnis dan kebijakan pemerintahannya. Salah satu isu yang menimbulkan perhatian adalah sengketa hak upah pekerja dalam proyek pembangunan ruko di Desa Ujung Fatihah pada tahun 2025. Sejumlah pekerja mengeluhkan bahwa upah mereka tidak dibayarkan sesuai perjanjian meskipun pekerjaan telah diselesaikan. Kasus ini memicu pertanyaan publik terkait kepatuhan terhadap peraturan ketenagakerjaan Indonesia.[2]
Selain itu, Ampon Bang juga terkait dengan sengketa tanah di Gampong Cot Kuta, Kecamatan Suka Makmue, yang bermula pada masa kepemimpinannya sebagai Bupati Nagan Raya. Warga setempat menilai penetapan harga tanah (NJOP) yang rendah merugikan mereka saat tanah dibebaskan untuk pembangunan fasilitas publik. Sengketa ini menjadi sorotan karena dianggap merugikan masyarakat dan hingga kini belum sepenuhnya terselesaikan.[3]
Ampon Bang juga pernah menikah dengan Monalisa, mantan istrinya, yang meninggal dunia pada 29 September 2016 setelah diduga menjadi korban perampokan di kediamannya di Meulaboh; kasus ini ditangani kepolisian setempat, namun laporan media tidak memuat informasi rinci mengenai pelaku atau perkembangan penyelidikan.[4]
Selain itu, Ampon Bang pernah dipanggil sebagai saksi dalam penyelidikan proyek pembangunan rumah transmigrasi oleh Kejaksaan Negeri Nagan Raya. Sepanjang kariernya, ia aktif dalam kegiatan legislatif, pembangunan daerah, dan sejumlah proyek sosial, meskipun beberapa peristiwa pribadi dan hukum menimbulkan sorotan publik.[5]
Pendidikan
[sunting | sunting sumber]Teuku Zulkarnaini sempat melanjutkan pendidikannya di Fakultas Pertanian Universitas Sumatera Utara, tapi tidak selesai. Lalu ia lanjut di Akademi Pemerintahan Dalam Negeri (APDN) (yang kini namanya Institut Pemerintahan Dalam Negeri) hingga selesai pada tahun 1976 memperoleh gelar Bachelor of Arts (BA). Selanjutnya ia melanjutkan Strata Satu Jurusan Administrasi Negara pada Sekolah Tinggi Ilmu Sosial Ilmu Sosial dan Politik Iskandar Muda, sekarang Universitas Iskandar Muda selesai tahun 1980, dan memperoleh gelar Doktorandus (Drs.) [6]
Karier
[sunting | sunting sumber]Teuku Zulkarnaini mengawali karier sebagai PNS di Kantor Gubernur Aceh, kemudian dipromosikan sebagai Kepala Dinas Pendapatan Daerah Kota Sabang, yang merangkap sebagai Kepala PDAM selama empat tahun. Kemudian ia pindah ke Aceh Barat dengan Jabatan sebagai Pembantu Gubernur Wilayah Tiga Aceh. Pada pemilu ia terpilih sebagai Anggota DPRD Aceh Barat dari Partai Golkar, tetapi ia mengundurkan diri, yang kemudian digantikan oleh Zuriat Suparjo, SP. karena Drs. H. Teuku Zulkarnaini tetap ingin mengabdi sebagai PNS kemudian menjabat sebagai Camat Darul Makmur (dulu masih Aceh Barat, sekarang Nagan Raya)[7] [8] Setelah selesai tugas sebagai Camat, ia dipromosikan sebagai kepala Dinas Perhubungan Aceh Barat, kemudian Kepala Hansip, lalu dipindahkan lagi sebagai Kepala Kesbangpol, terakhir menjabat sebagai Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat (BPM) Aceh Barat. Selanjutnya ia mengikuti pelatihan calon Sekretaris Daerah di Jakarta selama empat bulan. Kemudian saat Aceh Barat dimekarkan, lahirlah Kabupaten Nagan Raya dan Teuku Zulkarnaini sebagai penjabat Bupati Kabupaten Nagan Raya (2002-2007).[9]. Ia dikenal sebagai Bapak Pembangunan.[10] Kemudian ia terpilih selama dua periode sebagai Bupati Definitif Kabupaten Nagan Raya periode (2007-2012 dan 2012-2017) [11].[12] Pada pemilu tahun 2024 ia terpilih sebagai Anggota DPR RI Dapil Aceh I (daerah pemilihan) [13] mengantungi 91816 suara badan dan 258.043 suara partai [14][15]
Organisasi
[sunting | sunting sumber]Teuku Zulkarnaini aktif di KNPI Provinsi Aceh sebagai Wakil Sekretaris, AMPI Provinsi Aceh menjabat sebagai Wakil Ketua Biro Kemahasiswaan, Wakil Sekretaris MKGR Provinsi Aceh, dan Ketua Paguyuban Ikatan Pemuda, Pelajar dan Mahasiswa Aceh Barat (masih gabung dengan Nagan Raya) di Banda Aceh.[16][17] Ia juga pernah menjabat sebagai Ketua GEMA MKGR Aceh Barat, dan Ketua MKGR Nagan Raya. Kemudian pada tahun 2010, ia terpilih sebagai Ketua DPD II Golkar Nagan Raya selama dua Periode.[18] Dan sebagai Ketua Dewan Pertimbangan DPD II Golkar Nagan Raya (2020-2025)
Sejarah elektoral
[sunting | sunting sumber]| Pemilu | Lembaga legislatif | Dapil | Partai | Perolehan suara | Hasil | |
|---|---|---|---|---|---|---|
| 2024 | Dewan Perwakilan Rakyat | Aceh II | Golkar | 91.816[19] | ||
Referensi
[sunting | sunting sumber]- ↑ https://aceh.tribunnews.com/2023/05/09/jadi-bupati-pertama-sekaligus-dua-periode-ampon-bang-pesan-satu-hal-saat-hut-ke-21-nagan-raya
- ↑ Browibowo (2025-06-16). "Kuli Bangunan Mengeluh Tak Dibayar, Pembangunan Ruko Ampon Bang Nagan Raya Picu Sorotan". www.newsbidik.com. Diakses tanggal 2026-01-25.
- ↑ AcehEkspres.com (2018-10-24). "Kasus Tanah Masa Kepemimpinan Ampon Bang Belum Tuntas". AcehEkspres.com. Diakses tanggal 2026-01-25.
- ↑ "Mantan Istri Ampon Bang Korban Rampok Meninggal". Portalsatu.com. 2016-09-29. Diakses tanggal 2026-01-25.
- ↑ "Ampon Bang Diperiksa Kejari Terkait Korupsi Rumah Transmigrasi". MEDIAACEH.CO. 2017-11-23. Diakses tanggal 2026-01-25.
- ↑ https://www.viva.co.id/vstory/opini-vstory/1429939-10-tahun-memimpin-nagan-raya-bagaimana-kepemimpinan-ampon-bang
- ↑ Muhajir Al-Fairusy, Jovial Pally Taran, Said Syahrul rahmad, Rahmad Syah Putra, "Ampon Bang" (Teuku Zulkarnaini) Langkah dan Jejak Pembangunan Nagan Raya" Penerbit : Lhee Sagoe Press, ISBN : 978-623-96931-8-3
- ↑ Prof. Dr. Jamaluddin, S.H., M.Hum, Dr. Muhammad Nur, S.H., M.H., Yusrizal, S.H., M.H. "Drs. H. Teuku Zulkarnaini Bapak Pembangunan Nagan Raya' Penerbit : Lhee Sagoe Press, ISBN : 978-623-8135-01-1
- ↑ Ibid,, Muhajir Al-Fairusy, Jovial Pally Taran, Said Syahrul rahmad, Rahmad Syah Putra
- ↑ Ibid,, Prof. Dr. Jamaluddin, S.H., M.Hum, Dr. Muhammad Nur, S.H., M.H., Yusrizal, S.H., M.H.
- ↑ https://id.wikipedia.org/wiki/Teuku_Zulkarnaini
- ↑ https://aceh.tribunnews.com/2023/05/09/jadi-bupati-pertama-sekaligus-dua-periode-ampon-bang-pesan-satu-hal-saat-hut-ke-21-nagan-raya
- ↑ https://id.wikipedia.org/wiki/Daftar_calon_anggota_Dewan_Perwakilan_Rakyat_2024%E2%80%932029_untuk_Aceh
- ↑ https://www.lezen.id/hitung-suara/dpr/aceh-i/1101
- ↑ https://cakradunia.co/news/kip-aceh-tetapkan-13-nama-anggota-dpr-ri-2024/index.html
- ↑ Ibid,, Muhajir Al-Fairusy, Jovial Pally Taran, Said Syahrul rahmad, Rahmad Syah Putra
- ↑ Ibid,, Prof. Dr. Jamaluddin, S.H., M.Hum, Dr. Muhammad Nur, S.H., M.H., Yusrizal, S.H., M.H.
- ↑ Ibid,, Prof. Dr. Jamaluddin, S.H., M.Hum, Dr. Muhammad Nur, S.H., M.H., Yusrizal, S.H., M.H.
- ↑ "Keputusan Komisi Pemilihan Umum Nomor 360 Tahun 2024 tentang Penetapan Hasil Pemilihan Umum Presiden dan Wakil Presiden, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat, Dewan Perwakilan Daerah, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi, dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten/Kota secara Nasional Dalam Pemilihan Umum Tahun 2024" (PDF). kpu.go.id. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 12 Juli 2024. Diakses tanggal 12 Juli 2024.
| Jabatan politik | ||
|---|---|---|
| Didahului oleh: Tidak ada, jabatan baru |
Bupati Nagan Raya 2007—2017 |
Diteruskan oleh: M. Jamin Idham |



