Tetrahidrokanabinol

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Tetrahidrokanabinol
Nama sistematis (IUPAC)
(6aR,10aR)-6,6,9-Trimethyl-3-pentyl-6a,7,8,10a-tetrahydro-6H-benzo[c]chromen-1-ol
Data klinis
Nama dagang Marinol
Data lisensi US FDA:link
Kat. kehamilan C(US)
Status hukum Dikontrol (S8) (AU) ? (CA) ? (UK)
Kemungkinan
ketergantungan
8–10% (Relatively low risk of tolerance)[1]
Rute Oral, local/topical, transdermal, sublingual, inhaled
Data farmakokinetik
Bioavailabilitas 10–35% (inhalation), 6–20% (oral)[2]
Ikatan protein 97–99%[2][3][4]
Metabolisme Mostly hepatic by CYP2C[2]
Waktu paruh 1.6–59 h,[2] 25–36 h (orally administered dronabinol)
Ekskresi 65–80% (feces), 20–35% (urine) as acid metabolites[2]
Pengenal
Nomor CAS 1972-08-3 YaY
Kode ATC A04AD10
PubChem CID 16078
Ligan IUPHAR 2424
DrugBank DB00470
ChemSpider 15266 YaY
UNII 7J8897W37S YaY
ChEBI CHEBI:66964 N
ChEMBL CHEMBL465 YaY
Sinonim (6aR,10aR)-delta-9-tetrahydrocannabinol, (−)-trans-Δ⁹-tetrahydrocannabinol
Data kimia
Rumus C21H30O2 
SMILES eMolecules & PubChem
  • InChI=1S/C21H30O2/c1-5-6-7-8-15-12-18(22)20-16-11-14(2)9-10-17(16)21(3,4)23-19(20)13-15/h11-13,16-17,22H,5-10H2,1-4H3/t16-,17-/m1/s1 YaY
    Key:CYQFCXCEBYINGO-IAGOWNOFSA-N YaY

Data fisik
Kelarutan dalam air 0.0028, (23 °C) mg/mL (20 °C)
Rot. spesifik −152° (ethanol)

Tetrahidrokanabinol adalah psikotropika yang merupakan senyawa utama dari ganja. Zat ini hanya dihasilkan tanaman Cannabis.[5] Tetrahidrokanabinol tidak mengandung satu atom nitrogen (N) seperti zat-zat yang dikandung tanaman lainnya. Sebagai perbandingan, berikut ini adalah rumus-rumus kimia dari kandungan aktif tanaman-tanaman yang sangat familiar dalam kehidupan kita:

  • Theanine = C7 H14 N2 O3 (kandungan aktif dalam tanaman teh)
  • Kafein = C8 H10 N4 O2 (kandungan aktif dalam tanaman kopi)
  • Kokain = C17 H21 NO4 (kandungan aktif dalam tanaman koka)
  • Theobromine = C7 H8 N4 O2 (kandungan aktif dalam tanaman kakao)

Seluruh zat di atas tercatat sebagai zat yang mempengaruhi cara kerja syaraf pusat manusia. Keunikan ganja ini agak menyimpang dari zat-zat aktif tanaman di seluruh dunia. Nitrogen merupakan atom penyusun utama (70%) atmosfer bumi. Karena itu wajar jika dari ribuan tanaman berkhasiat obat dan yang mampu mempengaruhi cara kerja syaraf pusat hampir seluruhnya mengadopsi atom nitrogen sebagai salah satu kandungan senyawa aktifnya, tetapi tidak pada ganja. Oleh karena itu, ganja bukanlah alkaloid.

Khasiat[sunting | sunting sumber]

Tetrahidrokanabinol memiliki efek positif untuk kesehatan bagi kaum tua. Namun, berbanding terbalik bagi kaum muda.[6]

Efek[sunting | sunting sumber]

Berikut ini efek yang ditimbulkan oleh zat ini:[7]

  • Menimbulkan denyut jantung atau nadi lebih cepat, mulut dan tenggorokan kering, merasa lebih santai, banyak bicara dan bergembira.
  • Sulit mengingat sesuatu kejadian.
  • Kesulitan kinerja yang membutuhkan konsentrasi, reaksi yang cepat dan koordinasi.
  • Gangguan kebiasaan tidur, sensitif dan gelisah, berkeringat, berfantasi, dan selera makan bertambah.
  • Bagi pengguna pemula atau jarang mengonsumsi zat ini dengan dosis menengah ke atas, maka akan mengakibatkan paranoia dan kecemasan. Saat pengguna dalam kondisi tersebut diberi ketidaknyamanan seperti ditakuti atau diancam secara sengaja atau tidak disengaja atau mungkin berniat candaan, maka hal tersebut bisa memicu tindakan agresif bahkan cenderung melakukan tindak kekerasan. Harap digunakan bersama individu yang tepat dan dipercaya memberi kenyamanan atau saat suasana hati yang tenteram demi meminimalisir tindakan agresif yang tidak terkendali bahkan terjadinya tindakan sadis dan keji di luar akal sehat. Reaksi membahayakan diri sendiri dan orang lain di sekitarnya tersebut akibat dari halusinasi. Amankan segala benda yang berbahaya, kemungkinan besar benda semisal senjata tajam atau senjata api bisa dipakai akibat reaksi tersebut.
  • Saat putus zat, penggunaannya akan menyebabkan sakit kepala, mual yang berkepanjangan, rasa letih atau capek.

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ Marlowe, Douglas B (December 2010). "The Facts On Marijuana". NADCP. Based upon several nationwide epidemiological studies, marijuana’s dependence liability has been reliably determined to be 8 to 10 percent. 
  2. ^ a b c d e Grotenhermen, F (2003). "Pharmacokinetics and pharmacodynamics of cannabinoids". Clin Pharmacokinet. 42 (4): 327–60. doi:10.2165/00003088-200342040-00003. PMID 12648025. 
  3. ^ The Royal Pharmaceutical Society of Great Britain (30 November 2006). "Cannabis". Dalam Sean C. Sweetman. Martindale: The Complete Drug Reference: Single User (edisi ke-35th). Pharmaceutical Press. ISBN 978-0-85369-703-9. [halaman dibutuhkan]
  4. ^ "Tetrahydrocannabinol – Compound Summary". National Center for Biotechnology Information. PubChem. Diakses tanggal 12 January 2014. Dronabinol has a large apparent volume of distribution, approximately 10 L/kg, because of its lipid solubility. The plasma protein binding of dronabinol and its metabolites is approximately 97%. 
  5. ^ What Plants Have THC in Them?
  6. ^ Wow, Hasil Riset Ilmuwan Tentang Khasiat Ganja, Ternyata Khasiatnya Luar Biasa
  7. ^ Berbagai dampak negatif ganja

Pranala luar[sunting | sunting sumber]