Tasiya Soemadi

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Lompat ke: navigasi, cari
H. Tasiya Soemadi, S.E., M.M.
Wakil Bupati Cirebon
Petahana
Mulai menjabat
19 Maret 2014
Didahului oleh H. Ason Sukasa, Sm. Hk.
Ketua DPRD Kabupaten Cirebon
Masa jabatan
2009 – 2013
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono
Digantikan oleh H. Mustofa, S.H.
Informasi pribadi
Lahir 3 Desember 1966 (umur 50)
Bendera Indonesia Cirebon, Indonesia
Kebangsaan Indonesia
Partai politik PDIPLogo.png PDIP
Suami/istri Hj. Drini
Hj. Rachma S.
Tempat tinggal Rumah Dinas Wakil Bupati (Jl. Dewi Sartika [Samping Polres Cirebon])
Alma mater UNISPA, Jakarta
STIM, Jakarta
Pekerjaan Politikus
Agama Islam

H. Tasiya Soemadi Al Gotas, S.E., M.M. atau biasa disebut Gotas (lahir di Cirebon, 3 Desember 1966; umur 50 tahun) adalah Wakil Bupati Cirebon periode 2014 - 2019 ia pernah menjabat sebagai Ketua DPRD Kabupaten Cirebon Periode 2009-2013, ia juga adalah Mantan Ketua DPC PDIP Kabupaten Cirebon.

Pada Pemilihan Umum Bupati Cirebon 2013 ia direkomendasikan oleh PDIP untuk maju sebagai Calon Wakil Bupati Cirebon periode 2013-2018 mendampingi Kang Sunjaya Purwadi yang mencalonkan sebagai Bupati Cirebon, mereka memiliki jargon "JAGO-JADI"[1]. Pasangan Jago-Jadi akhirnya memenangkan Pemilihan Bupati Cirebon 2013 yang berlangsung dua putaran.

Pada tanggal 19 Maret 2014 setelah sekian lama akhirnya pasangan Sunjaya-Tasiya Soemadi resmi dilantik oleh Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan di Gedung DPRD Kabupaten Cirebon, Pelantikan dan pengucapan sumpah jabatan digelar dalam rapat paripurna istimewa DPRD Kabupaten Cirebon[2].

Riwayat Pendidikan[sunting | sunting sumber]

  1. Tahun 1979 Lulus SD, berijazah
  2. Tahun 1982 Lulus SLTP, berijazah.
  3. Tahun 1986 Lulus SLTA, berijazah.
  4. Tahun 2001 Lulus Perguruan Tinggi UNISPA Jakarta, berijazah.
  5. Tahun 2006 Lulus Sekolah Tinggi Ilmu Management / STIM Jakarta, Berijasah

Pengalaman Organisasi[sunting | sunting sumber]

Riwayat Pekerjaan[sunting | sunting sumber]

Terpilih Wakil Bupati[sunting | sunting sumber]

Pada tanggal 12 Oktober 2013 KPUD Kabupaten Cirebon melakukan rekapitulasi suara putaran pertama di Asrama Haji Watubelah Cirebon. Dari hasil rekapitulasi pemilihan Bupati Cirebon akan dilaksanakan dua putaran karena tidak ada satu pasangan calon yang meraih angka 30%[3]. Pasangan yang akan bersaing pada putaran kedua adalah pasangan Sunjaya - Gotas/Soemadi (Jago-Jadi) yang mendapatkan perolehan suara 27,89% pada putaran pertama, dan pasangan Heviyana bareng Rakhmat (Hebat) yang mendapatkan perolehan suara 20,24% pada putaran pertama[4].

Pada tanggal 4 Januari 2014 akhirnya dilakukan rekapitulasi suara Pemilihan Bupati putaran kedua, hasilnya pasangan Sunjaya–Gotas memenangi pemilihan Bupati dan menjadi Bupati dan Wakil Bupati terpilih untuk periode 2013 - 2018 dengan perolehan suara 403.933 (53,43 %) mengalahkan pasangan Heviyana-Rakhmat yang mendapatkan perolehan suara 352.056 (46,57 %).[5].

Pada tanggal 19 Maret 2014 setelah sekian lama akhirnya pasangan Sunjaya-Tasiya Soemadi resmi dilantik oleh Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan di Gedung DPRD Kabupaten Cirebon, Pelantikan dan pengucapan sumpah jabatan digelar dalam rapat paripurna istimewa DPRD Kabupaten Cirebon[2].

Kontroversi[sunting | sunting sumber]

Tasiya Soemadi yang kurang dari setahun menjabat Wakil Bupati Cirebon di dakwa atas tuduhan korupsi hibah dana bantuan sosial (bansos) tahun 2009-2012 saat dia menjabat sebagai Ketua DPRD Kabupaten Cirebon[6]. Gotas dituntut 9 tahun penjara oleh Kejaksaan Tinggi Jawa Barat[7]. Setelah 7 bulan menjalani sidang di Pengadilan Tinggi Tipikor Jawa Barat, dia akhirnya divonis bebas oleh majelis hakim yang dipimpin oleh Djoko Indiarto S.H., terdakwa Gotas tidak terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah dalam dakwaan primer dan subsider. Dalam putusan terjadi disenting opinion. Djoko Indiarto, ketua majelis hakim menyatakan terdakwa bersalah dalam dakwaan subsider. Namun dua hakim anggota menyatakan terdakwa tidak bersalah. Karena ada dua hakim yang menyatakan tidak bersalah, maka putusan ini menyatakan terdakwa dibebaskan dari seluruh dakwaan jaksa penuntut umum.[8]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ KPU Verifikasi Berkas Pasangan “JADI” KPUD Kabupaten Cirebon.
  2. ^ a b Dedi-Ason Tak Hadiri Pelantikan Sunjaya-Gotas Radar Cirebon
  3. ^ Empat Calon Tolak Tanda Tangan Radar Cirebon
  4. ^ KPU Tetapkan Pilbup Cirebon 2 Putaran, Jago-Jadi Vs Hebat Radar Cirebon
  5. ^ Jago Jadi Pemimpin Kabupaten Cirebon radar cirebon online
  6. ^ Kasus korupsi Gotas Pikiran Rakyat Online
  7. ^ Wakil Bupati Cirebon dituntut 9 tahun penjara
  8. ^ Wakil Bupati Cirebon divonis bebas Tribunnews
Jabatan politik
Didahului oleh:
H. Ason Sukasa, Sm. Hk
Wakil Bupati Cirebon
19 Maret 2014 – sekarang
Diteruskan oleh:
Petahana
Didahului oleh:
Maskub Buntoro
Ketua DPRD Kabupaten Cirebon
2004–2013
Diteruskan oleh:
H. Mustofa, S.H.