Takeran, Magetan

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Takeran
Negara Indonesia
ProvinsiJawa Timur
KabupatenMagetan
Pemerintahan
 • CamatBoimin, S.Sos, M.Si
Populasi
 • Total39,124 jiwa (BPS 2.016) jiwa
Kode Kemendagri35.20.04 Edit the value on Wikidata
Luas25,46 km²
Desa/kelurahan12

Takeran adalah sebuah kecamatan di Kabupaten Magetan, Provinsi Jawa Timur, Indonesia. Kecamatan ini berjarak sekitar 17 Kilometer dari ibu kota kabupaten Magetan ke arah timur melalui Kawedanan. Pusat pemerintahannya berada di kelurahan Kelurahan Takeran. Kecamatan Takeran merupakan kecamatan paling timur di kabupaten Magetan.

Sejarah[sunting | sunting sumber]

Kecamatan ini dulu dikenal sebagai salah satu pusat pengembangan Islam di wilayah itu. Hal ini ditandai dengan kehadiran pesantren yang dikenal dengan Pesantren Sabilil Muttaqien (PSM), yang didirikan oleh Kiai Imam Mursyid Muttaqien pada era 1948-an. Kiai Imam Muttaqien ini menjadi korban keganasan gerakan Partai Komunis Indonesia yang kala itu punya basis massa kuat di wilayah Kabupaten Madiun dan Magetan.

Pesantren itu kemudian diteruskan oleh santri-santrinya. Salah satu santrinya yang terkenal adalah K.H. Muchtar Syaiin yang mengembangkan pesantren ini sehingga memiliki sekolah modern seperti madrasah tsanawiyah, Sekolah Menengah Atas Panca Bhakti, sekolah luar biasa, sekolah menengah khusus. Salah seorang santri di pesantren PSM Takeran ini kemudian melahirkan tokoh pers nasional yakni Dahlan Iskan, bos Jawa Pos Group. Dahlan adalah penduduk kelahiran kelurahan Takeran[butuh rujukan].

Batas wilayah[sunting | sunting sumber]

Batas-batas wilayahnya adalah sebagai berikut:

Utara Kecamatan Bendo dan Kabupaten Madiun
Timur Kabupaten Madiun dan Kota Madiun
Selatan Kecamatan Nguntoronadi dan Kabupaten Madiun
Barat Kecamatan Bendo, Kecamatan Kawedanan dan Kecamatan Nguntoronadi

Desa/ kelurahan[sunting | sunting sumber]

  1. Duyung
  2. Jomblang
  3. Kepuhrejo
  4. Kerang
  5. Kerik
  6. Kiringan
  7. Kuwonharjo
  8. Madigondo
  9. Sawojajar
  10. Takeran
  11. Tawangrejo
  12. Waduk

Pranala luar[sunting | sunting sumber]