Taipan pedalaman

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Lompat ke: navigasi, cari
Taipan pedalaman[1]
Fierce Snake-Oxyuranus microlepidotus.jpg
Taipan pedalaman di Bunbin Australia
Klasifikasi ilmiah
Kingdom: Animalia
Filum: Chordata
Subfilum: Vertebrata
Kelas: Reptilia
Ordo: Squamata
Subordo: Serpentes
Famili: Elapidae
Subfamili: Elapinae
Genus: Oxyuranus
Spesies: O. microlepidotus
Nama binomial
Oxyuranus microlepidotus
(F. McCoy, 1879)
Fierce Snake Range.jpg
Sebaran umum taipan pedalaman (merah). Sebaran terdokumentasi terkini dari hewan ini lebih terbatas[2][3][4]
Sinonim
  • Diemenia microlepidota
    F. McCoy, 1879
  • Diemenia ferox
    Macleay, 1882
  • Pseudechis microlepidotus / Pseudechis ferox
    Boulenger, 1896
  • Parademansia microlepidota
    Kinghorn, 1955
  • Oxyuranus scutellatus microlepidotus
    Worrell, 1963
  • Oxyuranus microlepidotus
    Covacevich et al., 1981[5]

Taipan pedalaman (Oxyuranus microlepidotus), juga dikenal secara umum di Australia sebagai Taipan barat, Ular sisik kecil atau Ular garang,[6] adalah jenis ular senawan yang sangat mematikan dari marga Oxyuranus (Taipan) suku Elapidae yang endemik di wilayah semi-gersang di Australia bagian tengah.[7] Suku Aborigin yang hidup di wilayah tersebut menamai ular ini Dandarabilla.[8]

Etimologi[sunting | sunting sumber]

Nama spesifiknya, microlepidotus, berasal dari kata micro="kecil" dan lepidos="sisik", merujuk pada sisik dorsalnya yang berukuran kecil.[9]

Penemuan spesimen[sunting | sunting sumber]

Ular ini pertama kali ditemukan oleh Frederick McCoy di tahun 1879 lalu dideskripsikan oleh William John Macleay di tahun 1882, namun untuk 90 tahun kedepan, hewan ini merupakan misteri bagi Komunitas ilmiah karena selama 90 tahun itu tidak ada lagi penemuan spesimen, dan hakekatnya tidak ada lagi tambahan Pengetahuan ilmiah mengenai hewan ini sampai akhirnya reptil ini ditemukan kembali di tahun 1972.[8][10]

Deskripsi fisik[sunting | sunting sumber]

Warna cokelat gelap dengan kepala dan leher berwarna hitam pada musim dingin
Warna kuning terang, termasuk kepala dan leher; pada musim panas

Panjang ular ini mencapai 2,5 meter. Namun yang sering ditemui panjangnya 1,8 meter.[11] Sisik dorsal berjumlah 23 baris di bagian tengah tubuh, ventral 220-250 dengan sisik anal tunggal, subkaudal 55-70 dan seluruhnya terbagi di tengah.[9]

Warna tubuh ular ini biasanya cokelat tua atau oranye gelap, namun itu tergantung pada musim. Tidak seperti kebanyakan ular, warna tubuh ular ini selalu berubah setiap pergantian musim. Pada musim dingin, warna tubuhnya cenderung cokelat gelap dengan kepala dan tengkuk (leher belakang) berwarna hitam mengkilap. Sedangkan pada musim panas, warna ini memudar menjadi oranye-kuning cerah atau kuning pucat dengan kepala dan tengkuk berwarna sama dengan badannya.[11]

Bisa[sunting | sunting sumber]

Taipan pedalaman dianggap sebagai ular paling berbisa di dunia; berdasarkan nilai Median dosis letal dalam tikus, untuk setiap tetes bisanya, sejauh ini mengandung tingkat racun terbesar dari segala ular - bahkan banyak dugaan racun ular ini lebih kuat daripada Ular laut[12][13][14] – dan hewan ini memiliki bisa paling beracun dari segala reptil ketika dites pada kultur sel jantung manusia.[15][16][17] Tidak seperti kebanyakan ular lainnya, taipan pedalaman adalah seekor pemburu khas mamalia yang menjadikan bisanya teradaptasi khusus untuk membunuh hewan berdarah panas.[18] Diperkirakan bahwa satu gigitan mengandung bisa yang cukup untuk membunuh setidaknya 100 manusia dewasa,[19] berdasarkan pada sifat gigitannya, ada potensi untuk membunuh seseorang hanya dalam 30-45 menit jika tidak ditangani.[20] Ular ini sangat cepat dan lincah yang bisa menyerang dengan ketepatan yang ektrim,[21] Sering mematuk beberapa kali dalam satu serangan,[22] dan menyuntikkan bisa dalam setiap kasus gigitan.[23]

Kebiasaan[sunting | sunting sumber]

Meski benar-benar berbisa dan menyerang secara berbahaya, berbeda dengan Taipan pesisir yang cenderung agresif, taipan pedalaman biasanya cukup pemalu dan tertutup, dengan watak yang tenang,[24] dan lebih memilih untuk kabur dari masalah.[25] Namun hewan ini akan mempertahankan dirinya dan mematuk apabila dipancing,[26] salah ditangani,[27] atau jika dicegah kabur.[28] Karena hewan ini hidup di lokasi yang terpencil, taipan pedalaman jarang berhubungan dengan orang-orang;[29] oleh karena itu ular ini tidak dianggap sebagai ular paling mematikan di dunia secara keseluruhan khususnya dalam segi watak ular dan kematian manusia per tahunnya.[30] Sebutan "Ular garang" disini mengacu pada bisa yang dimiliki ular ini, bukan pada prilakunya.[31]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ Rahasia Ular Betina Simpan Sperma Terungkap
  2. ^ Animals of Queensland. Western Taipan Oxyuranus microlepidotus. Queensland Museum. Retrieved November 8, 2013.
  3. ^ Australian Reptile Online Database (28 March 2007). Inland taipan distribution. arod.com.au. Retrieved November 8, 2013.
  4. ^ Oxyuranus microlepidotus (McCoy, 1879) Western Taipan. Atlas of Living Australia. Retrieved November 8, 2013.
  5. ^ Fohlman, J. (1979). "Comparison of two highly toxic Australian snake venoms: The taipan (Oxyuranus s. scutellatus) and the fierce snake (Parademansia microlepidotus)". Toxicon 17 (2): 170–2. PMID 442105. doi:10.1016/0041-0101(79)90296-4. 
  6. ^ White, Julian (November 1991). Oxyuranus microlepidotus . "Neurotoxic paralysis usually takes 2-4 hours to become clinically detectable. Coagulopathy however may become well established within 30 minutes of a bite" International Programme on Chemical Safety. Retrieved November 8, 2013.
  7. ^ Cecilie Beatson (November 29, 2011). ANIMAL SPECIES:Inland Taipan Australian Museum. Retrieved October 14, 2013.
  8. ^ a b Queensland Snakes . History & Discovery. (archived) Queensland Museum. Retrieved November 15, 2013.
  9. ^ a b http://www.arod.com.au/arod/reptilia/Squamata/Elapidae/Oxyuranus/microlepidotus
  10. ^ Rediscovery. The Rediscovery of the Western Taipan. (archived) Queensland Museum. Retrieved November 15, 2013.
  11. ^ a b "Fierce Snake (Inland Taipan)". Australian Reptile Park. Diakses tanggal 2009-11-07. 
  12. ^
  13. ^
  14. ^ Inland Taipan Venom vs. Sea Snakes Venom (most notable Belcher's sea snake)
    • Oakley, Cecily (2011). Interview with Associate Professor Bryan Fry Biochemist and molecular biologist. "...For my PhD, I worked on the inland taipan, which is the world’s most venomous snake..." . Australian Academy of Science. Retrieved October 14, 2013.
    • Fry, Brian site admin (April 10, 2005) Most Venomous, Question: " ...I was talking to another herpatolagist and he said the hook nosed sea snake was the most venomous of all" Fry Answers: "The hook nosed myth was due to a fundamental error in a book called 'Snakes in question'. In there, all the toxicity testing results were lumped in together, regardless of the mode of testing (e.g. subcutaneous vs. intramuscular vs intravenous vs intraperitoneal). As the mode can influence the relative number, venoms can only be compared within a mode. Otherwise, its apples and rocks." Venomdoc forums, Retrieved February 25, 2015
    • kingsnake.com September Guest Chatter (September 16, 2006).Q&A with Dr. Bryan Grieg Fry, Deputy Director, Australian Venom Research Unit, University of Melbourne. "Q: In retrospect to the LD50 charts, what do you personally feel is the hottest snake, in regards to potency, defensiveness, means of injection, etc.? A: It is the inland taipan (Oxyuranus microlepidotus). Not, as is popularised, any of the sea snakes." connectedbypets.com. Retrieved October 14, 2013.
    • Garden of Eden Exotics (May 2, 2012) Dr. Bryan Grieg Fry – Interview "...The inland taipan (Oxyuranus microlepidotus') is far and away the most toxic, much more so than even sea snakes." nyexotics.blogspot.com Retrieved October 14, 2013
  15. ^ Fry, Bryan (February 08, 2005) Most Venomous,"Q;I was wondering what snakes venom is the most potent to humans A:Drop for drop it is the inland taipan (Oxyuranus microlepidotus), which has a venom more toxic than any other land snake or even the sea snakes." venomdoc.com Forums, Retrieved April 17, 2014
  16. ^ Seymour, Jamie, World's Worst Venom, (Min 44.33) "Among the reptiles tested, the most toxic venom belongs to inland taipan, killing over 60% of heart cells in the first 10 minutes" National Geographic Channel Retrieved April 17, 2014
  17. ^ Seymour, Jamie, Venom deathmatch "They have the most toxic venom towards humans then any other snake in the world" (min 1:49) National Geographic Channel, Retrieved April 17, 2014
  18. ^
  19. ^
  20. ^
  21. ^
  22. ^
  23. ^ ABC News 24 (September 27, 2012) . Teen hospitalised after bite from deadly Taipan. (Quoting Toxicologist, Dr Geoff Isbister) . Australian Broadcasting Corporation. Retrieved November 13, 2013.
  24. ^
  25. ^
  26. ^
  27. ^
  28. ^ Carbone, Nick reporting on Steve Irwin (September 04, 2011). Remembering Steve Irwin: The 5 Most Memorable Crocodile Hunter Videos "Steve Irwin Plays with Inland Taipan (Fierce Snake)". Time (magazine). Retrieved October 15, 2013.
  29. ^ Aussie Animals.Inland Taipan (Oxyuranus microlepidotus). Billabong Sanctuary. Retrieved October 18, 2013.
  30. ^
  31. ^ Threatened species October 10, 2012. Fierce Snake – profile. Office of Environment and Heritage (New South Wales). Retrieved October 15, 2013.

Bacaan lanjut[sunting | sunting sumber]

  • Boulenger, G.A. 1896. Catalogue of the Snakes in the British Museum (Natural History). Volume III., Containing the Colubridæ (Opisthoglyphæ and Proteroglyphæ),... Trustees of the British Museum. (Taylor and Francis, printers.) London. xiv + 727 pp. + Plates I.- XXV. (Pseudechis microlepidotus, p. 332.)
  • McCoy, F. 1879. Natural History of Victoria. Prodromus of the Zoology of Victoria; or, Figures and Descriptions of the Living Species of All Classes of the Victorian Indigenous Animals. Decade III. G. Robertson, publisher. London. (J. Ferres, government printer. Melbourne.) 50 pp. + Plates 21-30. (Diemenia microlepidota, pp. 12–13 + Plate 23, Figures 2-3.)

Pranala luar[sunting | sunting sumber]