Susu nabati

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Jump to navigation Jump to search

Susu nabati atau susu tanaman telah dikonsumsi selama berabad-abad dalam berbagai budaya, baik sebagai minuman biasa (seperti horchata Spanyol) dan sebagai pengganti susu. Varietas yang paling populer adalah susu kedelai, susu almond, susu beras dan santan. Kandungan protein bervariasi. Minuman ini tidak mengandung laktosa atau kolesterol, dan biasanya dijual dengan tambahan kalsium dan vitamin, terutama B12.

Ada beberapa alasan untuk mengkonsumsi susu nabati: alasan etis (kesehatan hewan), alasan lingkungan, alasan kesehatan, termasuk intoleransi laktosa, alergi susu dan PKU; veganisme dan ovo-vegetarianisme; alasan agama, seperti beberapa denominasi Kristen selama Masa Prapaskah; dan preferensi rasa sederhana.

Di Amerika Serikat, susu kedelai sudah lama menjadi susu non-susu yang paling populer, namun mulai sekitar tahun 2010, susu almond mulai meningkat popularitasnya, dan pada tahun 2013 susu kedelai melebihi varietas paling populer. Susu populer lainnya di AS adalah nasi dan kelapa. Di Eropa susu kedelai dan oat sangat populer. Ada juga susu rami, susu mete, susu hazelnut, dan susu dari kacang polong dan lupin. [1][2]

Susu tanaman digunakan untuk membuat es krim, krim nabati, keju vegan dan yogurt (misalnya yogurt kedelai).

Macam-macam susu nabati[sunting | sunting sumber]

Berikut adalah 5 Macam Susu Nabati Pengganti Susu Sapi yang baik untuk dikonsumsi dan bisa dijadikan alternatif pengganti bagi yang tidak menyukai susu sapi.

Susu Kedelai[sunting | sunting sumber]

Terbuat dari sari biji kedelai. Memiliki kandungan gizi yang hampir mirip dengan susu sapi yaitu 3,5% protein, 2% lemak, serta 2,9% karbohidrat. Seperti dikutip dari wikipedia, susu kedelai memiliki banyak manfaat untuk kesehatan diantaranya sebagai antioksidan, mengurangi risiko penyakit jantung, mencegah kanker, mengurangi rasa sakit saat menstruasi, mencegah osteoporosis, mengatasi gejala menopause, memberi efek baik untuk diabetes dan sakit ginjal, serta menjaga berat badan. Bagi yang tidak menyukai susu sapi karena aroma dan rasanya yang enek, susu kedelai bisa dijadikan alternatif pengganti karena susu kedelai tidak memiliki rasa amis dan enek. Saat ini susu kedelai bisa dengan mudah ditemukan di berbagai pasar dan pusat perbelanjaan. Rasanya pun semakin bervariasi dari vanilla, cokelat, strawberry dan rasa lain.

Susu Beras[sunting | sunting sumber]

Susu beras atau lebih populer dengan nama tajin adalah susu yang dibuat dari bahan asal berupa beras. Berbagai jenis beras bisa diolah untuk menghasilkan susu beras, namun yang paling baik adalah susu dari beras merah. Susu beras banyak mengandung karbohidrat, vitamin B12, vitamin B3, zat besi serta kalsium. Susu beras sangat bermanfaat bagi tubuh karena bebas lemak dan kolesterol, membantu pembentukan tulang dan gigi, menyehatkan jantung serta banyak mengandung antioksidan.

Susu Kelapa[sunting | sunting sumber]

Dari segi warna dan tekstur, susu kelapa atau santan adalah yang paling serupa. Baik digunakan sebagai pengganti susu sapi karena memiliki kandungan nutrisi yang sangat banyak. Dalam setiap 1 cangkir susu kelapa mengandung total lemak 57,2 g, kalori sebesar 552 kal, natrium 36 mg, kolesterol 0 mg, protein 5,5 g, total karbohidrat 13,3 g, vitamin C 11%, zat besi 22% dan kalsium 4%. Susu kelapa bisa dikonsumsi langsung sebagai minuman seperti kolak dan bajigur, bisa juga dikonsumsi sebagai campuran bahan makanan seperti kaldu, opor dan untuk bahan pembuatan aneka kue. Diantara manfaat dari susu kelapa adalah Menyeimbangkan berat badan, Meningkatkan sistem imun, Menurunkan risiko penyakit jantung, Menyehatkan kulit dan rambut

Susu Almond[sunting | sunting sumber]

Susu almond atau yang terbuat dari buah biji almond bisa dijadikan alternatif pengganti susu sapi. Susu almond memiliki kadar lemak tak jenuh yang sangat rendah serta tidak mengandung laktosa atau gula susu. Sangat baik dikonsumsi untuk orang – orang yang memiliki gangguan kolesterol dan penyakit jantung. Secara lengkap, kandungan nutrisi satu cangkir susu almond adalah sebagai berikut : Kalori 60 kalori, Lemak 2,5 gram, Serat 1 gram, Protein 2 gram, Kalium 180 miligram, Karbohidrat 10 gram, Kalsium 200 miligram, dan Gula 7 gram.

Susu Biji Rami/hemp[sunting | sunting sumber]

Bagi yang tidak suka susu sapi dan memiliki keluhan alergi terhadap kacang-kacangan, susu biji rami bisa dijadikan alternatif pengganti. Susu biji rami memiliki kandungan nutrisi yang lebih besar dari susu sapi. Dalam setiap satu cangkir susu biji rami, terdapat kandungan 100 kalori dan 400 miligram kalsium. Susu biji rami juga tidak mengandung kolesterol dan banyak mengandung asam lemak omega 3 sehingga aman dikonsumsi penderita kolesterol.

Lihat pula[sunting | sunting sumber]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ Wong, Venessa (August 21, 2013). "Soy Milk Fades as Americans Opt for Drinkable Almonds". BusinessWeek. 
  2. ^ Epperly, Victoria. Daniel's Lifestyle Fasting Cook Book. Xulon Press, 2008, pp. 248–250.