Stasiun Pariaman

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Stasiun Pariaman

LiveryPapanStasiun 2020.svg

PapanNamaStasiun PMN.png
Penumpang KA turun di Stasiun Pariaman 1.jpg
Aktivitas penumpang di Stasiun Pariaman, 2019.
LokasiJalan Pangeran Diponegoro
Kampung Pondok I, Pariaman Tengah, Pariaman, Sumatra Barat
Indonesia
Ketinggian+2 m
PengelolaKereta Api Indonesia
Divisi Regional II Sumatra Barat
Letak dari pangkalkm 60+520 lintas Teluk BayurPadangLubuk AlungNaras[1]
Jumlah peron3 (satu peron sisi dan dua peron pulau yang sama-sama agak rendah)
Jumlah jalur3 (jalur 1: sepur lurus)
Informasi lain
Kode stasiun
  • PMN
  • 7103
[2]
KlasifikasiII[2]
Sejarah
Dibuka1908
Nama sebelumnyaStation Priaman[3]
Operasi layanan
Sibinuang
Stasiun sebelumnya Layanan lokal/komuter Stasiun berikutnya
Kurai Taji
ke arah Padang
Sibinuang
Padang–Naras, p.p.
Naras
Terminus
Fasilitas dan teknis
FasilitasMusala Toilet 
Tipe persinyalanMekanik tipe Alkmaar, wesel diatur lewat tuas penggerak wesel di dekat setiap wesel, handel terbuat dari kayu (1979-2021)[4]
Mekanik tipe Siemens & Halske manual tanpa blok (2021-sekarang)
Diagram lintasan stasiun
ke Naras
Pos persinyalan
ke Kurai Taji
Lokasi pada peta

Stasiun Pariaman (PMN) merupakan stasiun kereta api kelas II yang terletak di Kampung Pondok I, Pariaman Tengah, Pariaman. Stasiun yang terletak pada ketinggian +2 meter ini termasuk ke dalam Divisi Regional II Sumatra Barat. Stasiun ini terletak hanya 20 m dari bibir pantai.

Pada awalnya, stasiun ini memiliki tiga jalur kereta api dengan jalur 1 sebagai sepur lurus dan sistem persinyalannya menggunakan sistem mekanik Alkmaar. Persinyalan ini menggunakan satu sinyal lengan untuk sinyal masuk di masing-masing pihak serta pengendalian wesel terlayan tempat yang mana pengendalian weselnya langsung di lokasi wesel dengan handel yang terbuat dari kayu, sistem persinyalan ini dipasang sejak tahun 1979 dan persinyalan ini pernah dipasang di stasiun-stasiun lintas Lubuk Alung–Naras namun sudah non-aktif atau digantikan dengan persinyalan lebih modern.

Sejak 2021 saat Direktorat Jenderal Perkeretaapian melakukan peningkatan jalur kereta api Padang-Pariaman, sistem persinyalan di stasiun ini diganti dengan sinyal mekanik Siemens & Halske seperti layaknya stasiun-stasiun lainnya di Divre 2 dan untuk mendukung pengoperasian sinyal tersebut dibangunlah pos persinyalan di sebelah barat emplasemen stasiun tersebut. Jalur di emplasemen stasiun tersebut juga ditata ulang, jalur 3 dibongkar untuk penataan ulang jalur 2 serta pembangunan peron dengan kanopi sepanjang 100m dan pos persinyalan, tetapi jalur 2 diperpanjang dari sisi selatan dan diperpendek dari sisi utara serta sepur badug dipasang di jalur tersebut dari sisi utara.

Sebelum reaktivasi menuju Stasiun Naras dilakukan, semua perjalanan kereta api termasuk Sibinuang berakhir di stasiun ini dan stasiun ini cukup sibuk karena aktivitas langsiran lokomotif untuk perpindahan posisi lokomotif untuk keberangkatan KA penumpang di stasiun tersebut. Namun sejak 2019 saat jalur menuju Naras diaktifkan, tidak ada lagi aktifitas langsiran di stasiun ini karena KA Sibinuang diperpanjang ke Naras.

Hanya satu layanan kereta api yang berhenti di stasiun ini, yaitu Sibinuang.

Layanan kereta api[sunting | sunting sumber]

Sibinuang, tujuan Padang dan tujuan Naras (lokal ekonomi)

Jadwal kereta api[sunting | sunting sumber]

Berikut ini adalah jadwal kereta api penumpang yang berhenti di Stasiun Pariaman per 10 Februrari 2021 (sesuai Gapeka 2021).

Kereta api Sibinuang
No. KA Tiba Berangkat No. KA Tiba Berangkat
Tujuan Padang Tujuan Naras
B1 06.02 06.06 B2*) 07.18 07.22
B3 10.18 10.22 B34F*) 08.42 08.46
B5 14.22 14.26 B4 11.34 11.38
B7 17.03 17.07 B6 15.43 15.47
B8 18.55 18.59

Keterangan:

*) = beroperasi secara bergantian, yang mana KA B34F jalan di akhir pekan, sedangkan KA B2 jalan selain di akhir pekan.

Galeri[sunting | sunting sumber]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ Subdit Jalan Rel dan Jembatan (2004). Buku Jarak Antarstasiun dan Perhentian. Bandung: PT Kereta Api (Persero). 
  2. ^ a b Buku Informasi Direktorat Jenderal Perkeretaapian 2014 (PDF). Jakarta: Direktorat Jenderal Perkeretaapian, Kementerian Perhubungan Indonesia. Diarsipkan dari versi asli (PDF) tanggal 1 Januari 2020. 
  3. ^ Reitsma, S.A. (1928). Korte Geschiedenis der Nederlandsch-Indische Spoor- en Tramwegen. Weltevreden. 
  4. ^ Sugiana, A.; Lee, Key-Seo; Lee, Kang-Soo; Hwang, Kyeong-Hwan; Kwak, Won-Kyu (2015). "Study on Interlocking System in Indonesia" (PDF). Nyeondo Hangugcheoldohaghoe Chungyehagsuldaehoe Nonmunjib (Korean Society for Railway) (46). 
Stasiun sebelumnya Piktogram dari KA Jarak Jauh Lintas Kereta Api Indonesia Stasiun berikutnya
Kurai Taji
ke arah Lubuk Alung
Lubuk Alung–Naras–Sungai Limau Naras
ke arah Sungai Limau

Koordinat: 0°37′36″S 100°06′59″E / 0.6266213°S 100.1163751°E / -0.6266213; 100.1163751