Stasiun Banjaran (Bandung)

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Stasiun Banjaran
  • Singkatan: BJA
  • Nomor: 1708
AlamatJalan Rel
Banjaran, Banjaran, Bandung
Jawa Barat
Letakkm 20+107 lintas Bandung-Cikudapateuh-Dayeuhkolot-Ciwidey[1]
OperatorDaerah Operasi II Bandung
Informasi lain
Kelas stasiunIII/kecil[2]
Sejarah
Dibuka13 Februari 1921
Ditutup1982
Layanan
-
SARS-CoV-2 illustration (10).jpgPeringatan COVID-19: Tidak semua kereta api yang disebutkan di sini dijalankan pada masa-masa normal baru. Calon penumpang dimohon memeriksa daftar kereta api yang dijalankan di KAI Access atau kanal eksternal lain sebelum keberangkatan. Calon penumpang diharapkan mengikuti protokol kesehatan yang berlaku saat menggunakan kereta api. Untuk informasi lebih lanjut, lihat Pandemi COVID-19 di Indonesia#Perkeretaapian.

Stasiun Banjaran (BJA) adalah stasiun kereta api nonaktif kelas III/kecil yang berada di Banjaran, Banjaran, Bandung. Stasiun ini termasuk dalam Wilayah Aset II Bandung.

Asal usul stasiun ini berawal dari keinginan Belanda mengincar produk-produk perkebunan dari wilayah Bandung Selatan, sehingga dibutuhkan suatu transportasi terpadu yang lebih murah dan cepat. Pengangkutan dengan pedati sudah tidak memungkinkan lagi untuk dilakukan karena membutuhkan biaya yang besar.[3][4]

Oleh karena itu, dibangunlah jalur kereta api dari Stasiun Bandung menuju Stasiun Ciwidey. Jalurnya dibuka bertahap; untuk stasiun ini dibuka pada tanggal 13 Februari 1921 bersamaan dengan segmen Bandung–Soreang dan dilanjut menuju Ciwidey pada tanggal 17 Juni 1924.[5]

Jalur Cikudapateuh–Ciwidey dinonaktifkan pada tahun 1982 karena kalah bersaing dengan mobil pribadi dan angkutan umum.

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ Subdit Jalan Rel dan Jembatan (2004). Buku Jarak Antarstasiun dan Perhentian. Bandung: PT Kereta Api (Persero). 
  2. ^ Buku Informasi Direktorat Jenderal Perkeretaapian 2014 (PDF). Jakarta: Direktorat Jenderal Perkeretaapian, Kementerian Perhubungan Indonesia. 
  3. ^ Hakim, C.L. (2018). Politik Pintu Terbuka: Undang-Undang Agraria dan Perkebunan Teh di Daerah Bandung Selatan 1870-1929. Ciamis: Vidya Mandiri. 
  4. ^ Lubis, N.H. (1998). Kehidupan kaum ménak Priangan, 1800-1942. Pusat Informasi Kebudayaan Sunda. 
  5. ^ Staatsspoorwegen (1921–1932). Verslag der Staatsspoor-en-Tramwegen in Nederlandsch-Indië 1921-1932. Batavia: Burgerlijke Openbare Werken. 

Lua error in Modul:Adjacent_stations at line 221: Jalur tidak dikenal "Cikudapateuh–Ciwidey".

Koordinat: 7°02′47″S 107°35′12″E / 7.046338°S 107.586756°E / -7.046338; 107.586756