Sigisbert

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Lompat ke: navigasi, cari
Sigisbert/Sigebert III
Raja Austrasia
Patung Sigisbert
Patung Sigisbert di Perancis
Istri Ratu Chimnechild dari Bourgogne[1]
Anak
Childebert III (anak angkat)
Dagobert II (anak kandung)
Bilichilde (putri)
Bapak Dagobert I
Ibu Ragnétrude[2]
Sigebert digambarkan diatas kaca patri

Santo Sigisbert atau Sigebert III (skt. 630–656/660) merupakan seorang raja Austrasia dari tahun 634 sampai kematiannya di sekitar tahun 656–660.

Ia digambarkan sebagai seorang roi fainéant—atau raja boneka—Dinasti Meroving.[3]

Keluarga[sunting | sunting sumber]

Sigisbert merupakan putra sulung Raja Dagobert I dan gundiknya Ragnetrude dan ia juga adalah saudara tiri Clovis II.[4]

Istrinya adalah Ratu Chimnechild dari Bourgogne dan putra mereka adalah Dagobert II.

Cucu-cucu perempuannya mungkin adalah Santa Adela dan Irmina, namun hal tersebut tidak dapat dipastikan.[5]

Untuk memuaskan aristokrasi Austrasia (yang menjalankan otonomi tertentu), ayahanda Sigisbert memberinya kerajaan Austrasia, meskipun kerajaan tersebut tetap menjadi bagian dari wilayah Franka yang lebih besar.

Biografi[sunting | sunting sumber]

Setelah kematian ayahandanya, Sigisbert dengan mandiri memerintah Austrasia dan bebas dari kepemimpinan di Neustria. Di bawah bimbingan Pippin I beserta para santo dan santa di masa itu, raja bocah dibesarkan di dalam kehidupan yang saleh.

Pembaptisan Sigisbert dan ibundanya yang berada di dekatnya.

Ia sia-sia mencoba untuk menambahkan Thüringen ke kerajaannya, namun dikalahkan oleh Adipati Radulf di tahun 640. Meskipun hanya berusia sepuluh tahun, ia telah menjadi pemimpin pasukannya. Kronik Fredegar mencatat bahwa kemenangan membuatnya menangis di atas pelana. Keruntuhan Dinasti Meroving adalah hasil dari kepemimpinan seorang bocah, baik untuk Sigisbert dan adik tirinya yang memerintah di Neustria, yang merupakan anak-anak praremaja yang tidak dapat bertempur di medan peperangan dan yang pemangku takhtanya memiliki kepentingan mereka sendiri di dalam hati mereka masing-masing.

Hanya di bawah pemerintahannya, Mayordomo mulai memainkan peranan terpenting di dalam kehidupan politik Austrasia. Mayor Grimoald I, putra Pippin, berhasil meyakinkan raja untuk mengadopsi putranya, Childebert III. Ketika Sigisbert akhirnya memiliki anaknya sendiri, calon Dagobert II, mayor tersebut merasa terancam, dan setelah kematian Sigisbert (diusianya yang ke-25) ia mengeksil Dagobert muda ke Irlandia. Jenazah Sigisbert dicemarkan selama Revolusi Perancis yang diawetkan di dalam Katedral Nancy.

Meskipun tidak berhasil sebagai seorang raja, ia dihormati sebagai pendiri sejumlah biara, rumah sakit, dan gereja. Ia dianggap sebagai Santo oleh Gereja Katolik Roma dan Santo pelindung Nancy.[6]

Sumber[sunting | sunting sumber]

  • R. P. Vincent, Histoire fidelle de st Sigisbert: XII roy d'Austrasie et III du nom; avec un abrégé de la vie du roy Dagobert, son fils: le tout tiré des antiquités austrasiennes

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ The Construction of Communities in the Early Middle Ages: Texts, Resources... by Richard Corradini, Max Diesenberger, Helmut Reimitz
  2. ^ A Rib from Eve by Katherine Christensen
  3. ^ Jean Verseuil, Les rois fainéants: Dagobert and Pépin, Paris, 1946 (ISBN 978-2-7413-0136-3).
  4. ^ Fredegar IV, 58: Nantechildem unam ex puellis de menisterio matrimonium accipiens reginam sublimavit.
  5. ^ Vita Sancti Wilfrithi ("Life of St. Wilfrid")
  6. ^ Saint Sigebert III of Austrasia
Sigisbert
Lahir: 630 Wafat: abad ke-7
Didahului oleh:
Dagobert I
Raja Austrasia
634–656/660
Diteruskan oleh:
Childebert III