Sampeyan Muslim?

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Sampeyan Muslim?
Poster165poster bg.JPG
PembuatMD Entertainment
PemeranAdly Fairuz
Nuri Maulida
David Cholik
Indah Permatasari
Penggubah laguMD Music
NegaraIndonesia
BahasaBahasa Indonesia
Jumlah musim1
Jumlah episode140 (daftar episode)
Produksi
LokasiJakarta
Durasi60 menit (19:00 - 20:00 WIB)
Rumah produksiMD Entertainment
Rilis
Jaringan penyiarMNCTV
Format visual480 Standard Definition Television (SDTV)
Tanggal rilisSenin, 25 Juli 2011 – Jum'at, 06 Januari 2012
Kronologi
Diawali olehBaik Hari, Angin Bertiup
Dilanjutkan olehFathiyah (Season 1)
Acara terkaitPesantren & Rock n' Roll

Sampeyan Muslim? adalah salah satu sinetron Ramadhan 2011 yang dipersembahkan oleh MD Entertainment, yang diperankan oleh Adly Fairuz dan pemeran lainnya. Sinetron ini adalah sinetron bertema Religi Komedi, yang akan ditayangkan di MNCTV.

Pemain[sunting | sunting sumber]

Nama Sebagai
Adly Fairuz

Indah Permatasari

Hasan
Syifa
Tubagus Indra Tebe
David Chalik Abu
Attar Syah Ali
Ferdiyan Umar
Ida Bagus Oka Lukman
Chairul Yusuf Ma'ruf
Zacky Zimah Komar
George Rudy
Willy Siung Tejo
Aty Cancer Zein
Bemby Putuanda Nurzaman
Putri Una Aisyah
Voke Victoria

Sinopsis[sunting | sunting sumber]

Banyak orang mengaku Islam, tetapi Islamnya Islam sampul. Banyak orang mengaku bisa mengaji, padahal baru bisa baca Al Qur’an. Mengaku Islam, tetapi tidak tahu sejarah nabinya. Sekadar melaksanakan perintah serta menjauhi larangan Allah, tanpa tahu alasannya.

Bang Ma’ruf (Khairul) yang kaya misalnya, merasa kekayaan itu karena jerih payahnya. Setiap menolong orang selalu sambil ngedumel, dan diungkit-ungkit. Makanya ia juga belum menikah, karena semua perempuan tidak tahan sama mulutnya yang ‘pedas’.

Lain lagi dengan Jejen (Jejen) yang sudah punya anak-istri, tetapi kerjaannya cuma menghitung dosa orang lain. Buat Jejen sudah tidak ada bedanya lagi antara dosa dan pahala, yang penting anak-istrinya (Rita Hamzah & TB) bisa makan. Ali dan Umar (Attar Syah & Ferdiyan) adalah pemuda kampung yang kerjaannya nongkrong. Mereka musuh bebuyutan namun menjadi kawan sejalan setelah mempelajari dan paham dengan ajaran Islam berkat kedekatan mereka dengan seorang ustad bernama Bang Abu (David Chalik).

Bang Abu adalah mantan preman yang sekarang menjadi seorang ustad yang disegani di kampungnya. Tutur katanya kerap mengandung makna keimanan dan kehidupan. Abu memiliki seorang adik perempuan bernama Sifa (Indah Permatasari), yang ditaksir oleh Hasan (Adly Fairuz). Hasan seorang mualaf yang diusir ayahnya karena masuk agama Islam. Hasan akhirnya mengontrak rumah bareng Umar, dan melalui Umar-lah ia minta diajari mengaji. Sesungguhnya ilmu agama Umarpun pas-pasan. Berbeda dengan Ki Tejo (Willy Siung) yang senang bermain batin tetapi tidak memiliki dasar agama, bahkan banyak omongannya yang kerap menyesatkan.

Memang, sesat ilmu dan pengetahuan bisa berbahaya, tetapi akan lebih berbahaya bila manusia sesat akhlak. Seperti Lukman (Ida Bagus Oka) yang saat menjadi kaya tega mempekerjakan ibunya sendiri sebagai pembantu, hanya karena menuruti istrinya yang lebih kaya. Sekalipun sang ibu, Emak, ikhlas menerima perlakuan itu asalkan anaknya bahagia.

Inilah fenomena kehidupan, kebahagian tidak bisa diukur dengan uang, dosa dan pahala tak lagi jelas bedanya. Seperti orang yang membuat gambar tato dengan dalih ‘nyeni’, tetapi ada juga yang menganggap berdosa karena telah merusak kulit pemberian Allah. Ada yang bilang “Dosa enggak bejendol. Kalo bejendol, penuh tuh badan sama dosa!”. Sekarang kita yang harus menentukan dan jujur pada diri sendiri bila ada yang bertanya, “SAMPEYAN MUSLIM?”