Jangan Curi Hatiku

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Jangan Curi Hatiku
GenreDrama
Musikal
PemeranSelfi Nafilah
Fathir Muchtar
Selly Hasan
Yoppie Andreas
Sigit Hardadi
Yurike Prastika
Lagu pembukaKesepianku
Lagu penutupKesepianku
KomposerIwang Modulus
Negara asal Indonesia
Bahasa asliBahasa Indonesia
No. episode13
Produksi
ProduserManoj Punjabi
Dhamoo Punjabi
Lokasi produksiBogor,  Indonesia
Durasi60 menit (20:00-21:00 WIB)
Rumah produksi
(MD Entertainment)
Distributor
(MD Entertainment)
TPI Logo 2006-2010.svg
(MNCTV)
MeTube (2019).png
(MeTube)
Rilis
Jaringan penyiarTPI Logo 2006-2010.svg
(MNCTV)
Format audioStereo
Dolby Digital 5.1
Penampilan perdanaKamis, 18 Mei 2006
Tanggal tayang asliKamis, 18 Mei 2006 –
Kamis, 10 Agustus 2006
Kronologi
Acara terkaitMimpi Manis (SCTV)
Pranala luar
Situs web

Jangan Curi Hatiku adalah salah satu sinetron yang ditayangkan oleh MNCTV pada tahun 2006 dan berjumlah 13 episode. Sinetron ini adalah project pertama MD Entertainment bersama MNCTV.

Sinopsis[sunting | sunting sumber]

Basri yang seorang pemulung sampah menikah dengan Lela, seorang mantan pelacur. Hidup yang pas-pasan membuat Lela tidak puas dan berusaha mendekati pemilik bengkel bernama Ujang. Tapi Ujang tak pernah menggubrisnya karena ia bersahabat dengan Basri. Sementara itu Basri sangat mengidamkan keturunan, walau pun Lela tidak sependapat. Tapi Tuhan memberikannya dengan cara lain, Basri menemukan bayi perempuan di tong sampah. Hadirnya bayi itu membuat hidup mereka kian sesak. Lela tidak tahan dan meninggalkan Basri. Akhirnya Basri dan Ujang membesarkan bayi itu dan menamainya Cantika. Talenta menyanyi Cantika menarik perhatian Roy yang kemudian mengorbitkannya. Demi popularitas, Roy melarang Basri dan Ujang menemuinya.

Singkat cerita, Cantika sukses dan punya pacar sesama artis bernama Donny. Ayah Donny, Agra, mendengar kisah hidup Cantika dan berbaik hati mencarikan kembali Basri dan Ujang. Agra bertemu Lela, Lela yang licik bekerjasama dengan Roy untuk memanfaatkan Cantika. Ia lalu mengakui kalau Cantika anaknya, dan Basri sudah meninggal. Semua percaya bualannya.

Hingga suatu ketika Agra sakit keras dan membutuhkan donor. Anehnya, yang bisa menjadi donor bukan Donny, melainkan Cantika. Penonton pun mulai dibuat penasaran.

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. https://www.mdentertainment.co/sinetrons/jangan-curi-hatiku
  2. https://www.kapanlagi.com/showbiz/selebriti/jangan-curi-hatiku-sinetron-dangdut-tpi-terbaru-ubuid45.html

Pranala luar[sunting | sunting sumber]