SMA Negeri 1 Pontianak

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Lompat ke: navigasi, cari
SMA Negeri 1 Pontianak
Informasi
Didirikan 1953
Jenis Negeri
Akreditasi A
Nomor Statistik Sekolah 101136003001
Nomor Pokok Sekolah Nasional 30105210[1]
Kepala Sekolah Drs. H. Nurali, M.MPd.[1]
Program/jurusan/
peminatan
IPA dan IPS
Rentang kelas X IPA, X IPS, XI IPA, XI IPS, XII IPA, XII IPS
Kurikulum Kurikulum 2013
Jumlah siswa 1025 siswa
Status Negeri Dibawah Diknas
Nilai masuk terendah 311.00 (2016)
Nilai masuk tertinggi 385.00 (2016)
Alamat
Lokasi Jl. Kalimantan[1], Kota Pontianak[1], Kalimantan Barat[1], Indonesia
Tel./Faks. 734983
Situs web http://www.sman1-ptk.sch.id
Moto

https://pontianak.siap-ppdb.com/#!/040001/hasil/seleksi/p/43010010/1/simple

SMA Negeri 1 Pontianak, atau yang lebih dikenal dengan akronim Smansa merupakan salah satu sekolah menengah atas negeri yang ada di Kota Pontianak, Kalimantan Barat, Indonesia. Sama dengan SMA pada umumnya di Indonesia, masa pendidikan sekolah di SMAN 1 Pontianak ditempuh dalam waktu tiga tahun pelajaran, mulai dari Kelas X sampai Kelas XII. SMAN 1 Pontianak juga dikenal sebagai salah satu SMA unggulan dan favorit di Provinsi Kalimantan Barat, khususnya Kota Pontianak.

Sejarah Berdiri[sunting | sunting sumber]

1953[sunting | sunting sumber]

Pada tahun 1953, di Kalimantan Barat baru ada SLTA yang berstatus swasta dan di dalamnya ada dua jenis sekolah, yaitu SMA dan SGA Pontianak. Dua tetapi satu atau satu tetapi dua, sekolah itu bernaung di bawah lingkungan “ YAYASAN PENDIDIKAN KALBAR “ dengan menumpang di gedung SEKOLAH RAKYAT Kampung Bali. Gedung ini tidak ada lagi bekas-bekasnya, sekarang sudah menjadi komplek rumah toko.

Atas tuntutan yang diajukan kepada Residen Bambang Soeparto dan Walikota Soemartojo pada tanggal 14 September 1953, sekolah tersebut dialih statusnya menjadi Sekolah Negeri dan merupakan dua anak kembar yang kelak menjadi SMA Negeri 1 Pontianak dan SPG Negeri Pontianak.

1954[sunting | sunting sumber]

Pada tahun 1954, kedua anak kembar tersebut berpindah tempat dari sekolah rakyat Kampung Bali ke SMP Negeri di Jalan Bintara (sekarang SLTP Negeri 1 Jalan Urip Soemoharjo) dengan waktu belajar sore sampai malam hari. SGA menempati lantai bawah, keduanya dipimpin oleh seorang kepala sekolah yaitu Bapak Djaisman.

1955[sunting | sunting sumber]

Pada tahun 1955 atas prakarsa “ YAYASAN KARET ”, didirikan gedung SMA di Jalan Sumatra (Sekarang Jalan Gusti Johan Idrus), dan atas prakarsa “ YAYASAN KOPRA ” didirikan gedung SGA di Jalan Ekonomi (sekarang jalan Kalimantan). Sejak saat itu berpisah dan berpindahlah kedua anak kembar tadi untuk menempati rumah masing-masing. SMA tetap dipimpin oleh Bapak Djaisman dan SGA dipimpin oleh Bapak Yusuf Tjun.

1959[sunting | sunting sumber]

Pada tahun 1959, SMA Negeri Pontianak mempunyai adik kandung SMA sore, yang kemudian diberi nama SMA Khatulistiwa.

1965[sunting | sunting sumber]

Pada tahun 1965, SMA Khatulistiwa dialih statuskan menjadi SMA Negeri. Sejak saat itulah SMA Negeri ini menjadi SMA Negeri 1, dan adiknya bernama SMA Negeri 2 yang sekarang tinggal di Jalan R.E. Martadinata.

1989/1990[sunting | sunting sumber]

Pada awal tahun 1989/1990, gedung SPG Negeri di jalan Kalimantan diserahkan pengelolaannya kepada SMA Negeri 1 Pontianak. Sejak saat itulah di kenal istilah kampus I di jalan Johan Idrus, dan Kampus II di Jalan Kalimantan.

1990/1991[sunting | sunting sumber]

Pada awal tahun pelajaran 1990/1991 gedung SPG Negeri (Kampus 2) dinyatakan bovaleg, untuk selanjutnya dirobohkan dan dibangun gedung yang diproyeksikan sebagai wajah depan SMA Negeri 1 Pontianak. Tepat pada tanggal 16 Agustus 1991 menjelang HUT Proklamasi Kmerdekaan RI ke-46, gedung baru tersebut diresmikan oleh Gubernur KDH Tk. I Provinsi Kalimantan Barat, H. Parjoko Soerjokusumo, dan praktis pada awal tahun pelajaran 1991/1992 alamat sekolah ini berputar dari Jalan Gusti Johan Idrus ke Jalan Kalimantan Pontianak. Pada saat yang hampir bertepatan, berakhirlah riwayat saudara kembar SMA Negeri 1 Pontianak, karena kebijaksanaan pemerintah telah menghapuskan keberadaan Sekolah Pendidikan Guru (SPG).

Biaya[sunting | sunting sumber]

Biaya/uang sekolah pelajar SMAN 1 Pontianak disubsidi oleh pemerintah daerah Kota Pontianak. Namun, bagi pelajar yang berdomisili di luar Kota Pontianak akan dikenakan biaya sesuai ketentuan.

Fasilitas[sunting | sunting sumber]

Ekstrakurikuler[sunting | sunting sumber]

Kegiatan ekstrakurikuler merupakan salah satu alat pengenalan siswa pada hubungan sosial. Di dalamnya terdapat pendidikan pengenalan diri dan pengembangan kemampuan selain pemahaman materi pelajaran.

Berangkat dari pemikiran tersebut, di SMA Negeri 1 Pontianak menyelenggarakan berbagai kegiatan ekstrakurikuler.

Selain OSIS dan MPK sebagai induk kegiatan ektrakurikuler di sekolah, kegiatan ektrakurikuler lainnya adalah:

No Nama  Jenis Ekstrakurikuler Status Aktif
1 Basket Basket Aktif
2 Sepak Bola Sepak Bola Aktif
3 Seni Tari Seni Tari Tradisional Aktif
4 Forum Dialog Remaja Muslim Imtaq Islam Aktif
5 Persisten Kajian Agama Kristen Aktif
6 Oratorium Siswa Katolik Kajian Agama Katolik Aktif
7 PMR PMR Aktif
8 Pramuka (Vidya Dharma) Pramuka Aktif
9 Ganesha Gita Kencana DrumBand Aktif
10 - Olimpiade Matematika Olimpiade Matematika Aktif
- Olimpiade Kimia Olimpiade Kimia Aktif
- Olimpiade Fisika Olimpiade Fisika Aktif
- Olimpiade Biologi Olimpiade Biologi Aktif
- Olimpiade Komputer Olimpiade Komputer Aktif
- Olimpiade Kebumian Olimpiade Kebumian Aktif
- Olimpiade Geografi Olimpiade Geografi Aktif
- Olimpiade Astronomi Olimpiade Astronomi Aktif
- Olimpiade Ekonomi Olimpiade Ekonomi Aktif
11 Ganesha English Champion Ship Debat Bahasa Inggris Aktif
12 Paskibra Paskibra Aktif
13 Siswa Pencinta Alam Pencinta Alam Aktif
14 Modern Dance Modern Dance Aktif 
15 Ganesha Choir Musik Aktif
16 4 Pilar PKn Aktif

Jam belajar[sunting | sunting sumber]

Proses belajar mengajar atau intrakurikuler di SMA Negeri 1 Pontianak dilaksanakan pada hari Senin hingga Sabtu dengan jam belajar dari pukul 07.00 sampai 13.30 WIB (Senin-Kamis dan Sabtu), 07.00 sampai 10.55 WIB (Jumat). Khusus pada hari Jumat, setelah proses belajar mengajar selesai, diadakan Sholat Jumat berjamaah bagi siswa beragama islam, mentoring islam bagi siswi beragama islam, kebaktian agama/kegiatan membaca kitab suci bagi siswa/i yang beragama kristen protestan, buddha, dan hindu, serta pembelajaran agama bagi siswa/i yang beragama katolik. Kegiatan ekstrakurikuler dilaksanakan setelah jam intrakurikuler.

Kegiatan/Acara Tahunan[sunting | sunting sumber]

  • Smansa Cup
  • Parade Ekskul
  • GWP (Graha Wisata Pramuka)
  • CC (Cross Country)
  • GLO (Ganesha League One)

Kepala Sekolah[sunting | sunting sumber]

  1. Bapak Djaisman (Alm), dari tahun 1953 s/d tahun 1955
  2. Bapak Kiswirat, dari tahun 1955 s/d tahun 1957
  3. Bapak Soewardjo, dari tahun 1957 s/d tahun 1960
  4. Bapak Herman Sowargo, dari tahun 1960 s/d tahun 1962
  5. Bapak Uray Aliudin Yusba (Alm), dari tahun 1962 s/d tahun 1972
  6. Bapak Walidi (Alm), dari tahun 1072 s/d tahun 1976
  7. Bapak Gusti Syamsumin, dari tahun 1976 s/d tahun 1982
  8. Ibu Zainidar, dari tahun 1982 s/d tahun 1983
  9. Bapak H. Matnusin Harahap, B.A. (Alm), dari tahun 1984 s/d tahun 1987
  10. Bapak H. Sunarpo, S.H., dari tahun 1987 s/d tahun 1989
  11. Ibu Dra. Rr. Sri Soekatidjah (Almh), dari tahun 1989 s/d tahun 1996
  12. Bpk. Drs. Susilo, dari Juli 1996 s/d April 1997  
  13. Bapak Drs. H. Ade Sulaiman, dari tahun 1997 s/d tahun 2001
  14. Bapak Drs. H. Marjono, dari tahun 2001 s/d tahun 2004
  15. Bapak Drs. H. Fadhil Hazimat, dari tahun 2004 s/d 2009
  16. Bapak Drs. H. Nurali, M.Pd., dari tahun 2009 s/d 2016

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ a b c d e DAPODIK - Kota Pontianak (Diakses pada tanggal 9 September 2011)