Ras Kaukasoid

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari
Sebuah tengkorak yang dulu dikatakan khas "ras Kaukasoid"

Istilah "ras Kaukasoid"[1] pernah dipakai dulu untuk menunjuk fenotipe umum dari sebagian besar penghuni Eropa, Afrika Utara, Timur Tengah, Pakistan dan India Utara.[2] Keturunan mereka juga menetap di Australia, Amerika Utara, sebagian dari Amerika Selatan, Afrika Selatan dan Selandia Baru. Anggota "ras Kaukasoid" biasa disebut "berkulit putih", walau ini tidak selalu benar. Oleh beberapa pakar misalkan orang Ethiopia dan orang Somalia, yang tengkoraknya dilihat mirip tengkorak Kaukasoid, dianggap termasuk "ras" tersebut, meski mereka berambut keriting dan berkulit hitam, ciri yang dianggap menentukan "ras Negroid".

Pakar genetika asal Itali Luigi Luca Cavalli-Sforza telah membuktikan bahwa membagi manusia dalam "ras" adalah suatu usaha yang sia-sia. Dengan demikian, dari segi biologi, istilah seperti "ras Kaukasoid" dan pada umumnya, "ras manusia", tidak dianggap lagi. Fenotipe seseorang ditentukan oleh hanya sejumlah kecil gen. Secara biologis, hanya ada satu ras manusia, yaitu Homo sapiens sapiens.

Catatan[sunting | sunting sumber]

  1. ^ For a contrast with the "Mongolic" or Mongoloid race, see footnote #4 of page 58–59 in Beckwith, Christopher. (2009). Empires of the Silk Road: A History of Central Eurasia from the Bronze Age to the Present. Princeton and Oxford: Princeton University Press. ISBN 978-0-691-13589-2.
  2. ^ The Races of Europe by Carlton Stevens Coon. From Chapter XI: The Mediterranean World - Introduction: "This third racial zone stretches from Spain across the Straits of Gibraltar to Morocco, and thence along the southern Mediterranean shores into Arabia, East Africa, Mesopotamia, and the Persian highlands; and across Afghanistan into India."

Lihat pula[sunting | sunting sumber]

Referensi[sunting | sunting sumber]

Literatur[sunting | sunting sumber]

  • Johann Friedrich Blumenbach, On the Natural Varieties of Mankind (1775) — the book that introduced the concept
  • Gould, Stephen Jay (1981). The mismeasure of man. New York: Norton. ISBN 0-393-01489-4.  — a history of the pseudoscience of race, skull measurements, and IQ inheritability
  • Piazza, Alberto; Cavalli-Sforza, L. L.; Menozzi, Paolo (1996). The history and geography of human genes. Princeton, N.J: Princeton University Press. ISBN 0-691-02905-9.  — a major reference of modern population genetics
  • Cavalli-Sforza, LL (2000). Genes, peoples and languages. London: Allen Lane. ISBN 0-7139-9486-X. 
  • Augstein, HF (1999). "From the Land of the Bible to the Caucasus and Beyond". In Harris, Bernard; Ernst, Waltraud. Race, science and medicine, 1700–1960. New York: Routledge. hlm. 58–79. ISBN 0-415-18152-6. 
  • Baum, Bruce (2006). The rise and fall of the Caucasian race: a political history of racial identity. New York: New York University Press. ISBN 0-8147-9892-6. 
  • Guthrie, Paul (1999). The Making of the Whiteman: From the Original Man to the Whiteman. Chicago, IL: Research Associates School Times. ISBN 0-948390-49-2. 
  • Wolf, Eric R.; Cole, John N. (1999). The Hidden Frontier: Ecology and Ethnicity in an Alpine Valley. Berkeley: University of California Press. ISBN 0-520-21681-4. 

Pranala luar[sunting | sunting sumber]