Pertempuran Artois Ketiga

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Pertempuran Artois III
Bagian dari Pertempuran di blok Barat pada Perang Dunia I
3rdBattleofArtois.jpg
Kerusakan pada pertempuran Artois III
Tanggal15 September - 4 November 1915
LokasiArtois, Prancis
Hasil Tertunda
Pihak terlibat
Bendera Prancis Prancis
Bendera Britania Raya Britania Raya
Bendera Kekaisaran Jerman Kekaisaran Jerman
Tokoh dan pemimpin
Bendera Prancis Auguste Dubail
Bendera Britania Raya John French
Bendera Kekaisaran Jerman Putra Mahkota Bavaria Rupprecht
Kekuatan
Bendera Prancis AD ke-10
Bendera Britania Raya 6 Divisi
AD ke-6
Korban
Bendera Prancis 48,000
Bendera Britania Raya 50,000
Bendera Kekaisaran Jerman 20,000

Pertempuran Artois Ketiga[1] adalah pertempuran di Blok Barat pada Perang Dunia I, juga dikenal sebagai serangan Artois - Loos, termasuk serangan utama Inggris pada Pertempuran Loos.

Serangan pada pertempuran ini untuk melengkapi serangan utama Prancis pada Pertempuran Champagne Kedua. Prancis dan Inggris menyerang antara Ypres dan Arras.

Pertempuran Artois Ketiga adalah bagian akhir dari rencana ambisius Sekutu untuk memaksa Jerman keluar dari Prancis Utara. Pertempuran berlangsung selama musim gugur. Puluhan ribu orang meninggal.[2]

Pertempuran[sunting | sunting sumber]

Serangan Kedua Prancis, Pertempuran Artois Ketiga, untuk merebut kota Souchez. Lima hari kemudian, Prancis merebut dataran tinggi Vimy. Namun, meningkatnya perlawanan Jerman menyebabkan kerugian besar. Diperkirakan korban Prancis berjumlah 48,000 orang dan Jerman sebanyak 30,000 orang.

Angkatan Darat Pertama, Jenderal Sir Douglas Haig, melancarkan serangan antara Lens dan Kanal Bassée (awal dari Pertempuran Loos). Artileri amunisi ringan Inggris menggunakan gas pada pertempuran ini. Namun, akibat angin sebagian dari gas menyerang pasukan Inggris.

Hari ketiga mereka maju lebih dari 3,500 m dan serangan pasukan merebut pertahanan Hohenzollern, Loos dan bukit 70. Namun, lapis kedua pertahanan Jerman memberikan perlawanan. Prancis datang dengan bala bantuan Inggris tetapi pergerakkan mereka menjadi lambat. Serangan balasan Jerman dapat merebut kembali Hohenzollern.

Lihat pula[sunting | sunting sumber]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ Batailles de Flandres et d'Artois 1914-1918, Yves Buffetaut, ISBN 2-235-02090-9
  2. ^ Pertempuran Artois III