Patianrowo, Nganjuk

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Patianrowo
Negara Indonesia
ProvinsiJawa Timur
KabupatenNganjuk
Populasi
 • Total48,423 jiwa jiwa
Kode Kemendagri35.18.09 Edit the value on Wikidata
Luas- km²
Desa/kelurahan12 desa

Patianrowo adalah sebuah kecamatan di Kabupaten Nganjuk, Provinsi Jawa Timur, Indonesia, dan termasuk ke dalam wilayah daerah Kertosono. Jarak dengan ibu kota Kabupaten Nganjuk sekitar 26 km, sedangkan jarak dengan ibu kota provinsi Jawa Timur 102 km. Kabupaten Nganjuk sendiri terbagi kedalam 4 daerah yaitu Brebek, Godean, Nganjuk dan Kertosono, merupakan daerah yang dikuasai Belanda dan kasultanan Yogyakarta, sedangkan daerah Nganjuk merupakan mancanegara kasunanan Surakarta. Sejak adanya Perjanjian Sepreh 1830, atau tepatnya tanggal 4 juli 1830, maka semua kabupaten di Nganjuk (Berbek, Kertosono dan Nganjuk ) tunduk di bawah kekuasaan dan pengawasan Nederlandsch Gouverment. Alur sejarah Kabupaten Nganjuk adalah berangkat dari keberadaan kabupaten Berbek di bawah kepemimpinan Raden Toemenggoeng Sosrokoesoemo 1 yang dikenal sebutan Kanjeng Jimat. Di mana tahun 1880 adalah tahun suatu kejadian yang diperingati yaitu mulainya kedudukan ibu kota Kabupaten Berbek pindah ke Kabupaten Nganjuk. Kecamatan terdekat adalah Kecamatan Kertosono dengan jarak 4 km yang terletak di sebelah utaranya. Di kecamatan Patianrowo terdapat pabrik gula yang tergabung kedalam PTP X Jawa Timur, sehingga banyak penduduk yang menggantungkan hidupnya dengan bekerja di pabrik gula. Kecamatan Patihanrowo merupakan daerah asal mantan Menteri Penerangan Harmoko pada Kabinet Orde Baru di bawah kepemimpinan Presiden Soeharto.

Jumlah penduduk Kecamatan Patianrowo sebesar 48.423 jiwa dengan kepadatan penduduk 2310 jiwa/km².

Kecamatan Patianrowo terdiri dari 12 desa/kelurahan yakni 1. Ds. Patianrowo. 2. Ds. Ngrombot, 3. Ds. Ngepung, 4. Ds. Babadan, 5. Ds. Kuncen, 6. Ds. Pecuk, 7.Ds. Pisang, 8. Ds. Rowomarto, 9. Ds. Tirtobinangun, 10. Ds. Ganggang, 11. Ds. Sentanan, 12. Ds. Bukur