Patianrowo, Nganjuk

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Patianrowo
Kecamatan
Negara Indonesia
ProvinsiJawa Timur
KabupatenNganjuk
Luas- km²
Kepadatan2310 jiwa/km²
Desa/kelurahan11 desa

Patianrowo adalah salah satu kecamatan di Kabupaten Nganjuk, Provinsi Jawa Timur, Indonesia dan termasuk kedalam wilayah daerah Kertosono. Jarak dengan ibu kota Kabupaten Nganjuk sekitar 26 km, sedangkan jarak dengan ibu kota provinsi Jawa Timur 102 km. Kabupaten Nganjuk sendiri terbagi kedalam 4 daerah yaitu Brebek, Godean, Nganjuk dan Kertosono, merupakan daerah yang dikuasai Belanda dan kasultanan Yogyakarta, sedangkan daerah Nganjuk merupakan mancanegara kasunanan Surakarta. Sejak adanya Perjanjian Sepreh 1830, atau tepatnya tanggal 4 juli 1830, maka semua kabupaten di Nganjuk (Berbek, Kertosono dan Nganjuk ) tunduk di bawah kekuasaan dan pengawasan Nederlandsch Gouverment. Alur sejarah Kabupaten Nganjuk adalah berangkat dari keberadaan kabupaten Berbek di bawah kepemimpinan Raden Toemenggoeng Sosrokoesoemo 1 yang dikenal sebutan Kanjeng Jimat. Di mana tahun 1880 adalah tahun suatu kejadian yang diperingati yaitu mulainya kedudukan ibu kota Kabupaten Berbek pindah ke Kabupaten Nganjuk. Kecamatan terdekat adalah Kecamatan Kertosono dengan jarak 4 km yang terletak di sebelah utaranya. Di kecamatan Patianrowo terdapat pabrik gula yang tergabung kedalam PTP X Jawa Timur, sehingga banyak penduduk yang menggantungkan hidupnya dengan bekerja di pabrik gula. Kecamatan Patihanrowo merupakan daerah asal mantan Menteri Penerangan Harmoko pada Kabinet Orde Baru di bawah kepemimpinan Presiden Soeharto. Jumlah penduduk Kecamatan Patianrowo sebesar 48.423 jiwa dengan kepadatan penduduk 2310 jiwa/km². Saat ini kecamatan Patianrowo dipimpin oleh seorang Camat, yaitu Drs Fauzi Arifin, MM. Alamat,: Jl.Rowosari No 01 Patianrowo. Telepon,: 0358 551415. Kecamatan Patianrowo terdiri dari 11 desa/kelurahan yakni 1. Ds. Patianrowo. 2. Ds. Ngrombot, 3. Ds. Ngepung, 4. Ds. Babadan, 5. Ds. Kuncen, 6. Ds. Pecuk, 7.Ds. Pisang, 8. Ds. Rowomarto, 9. Ds. Tirtobinangun, 10. Ds. Ganggang, 11. Ds. Sentanan.