Pance Pondaag

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Jump to navigation Jump to search
Pance Pondaag
Pance Pondaag
Latar belakang
Nama lahir Pance Frans Pondaag
Lahir 18 Februari 1951
Bendera Indonesia Makassar, Sulawesi Selatan, Indonesia
Meninggal 3 Juni 2010 (umur 59)
Bendera Indonesia Jakarta, Indonesia
Pekerjaan Penyanyi
Tahun aktif 1980 - 2010
Pasangan Jaty Lisal (1985 - 2010)
Anak Paul Pondaag (1986)
Patricia Putri Pondaag (1988)
Patricia Tasya Pondaag (1994)
Agama Katolik

Pance Frans Pondaag (lahir di Makassar, Sulawesi Selatan, 18 Februari 1951 – meninggal di Jakarta, 3 Juni 2010 pada umur 59 tahun) adalah seorang penyanyi dan pencipta lagu asal Indonesia.

Karier[sunting | sunting sumber]

Pada tahun 1980-an Pance mengorbitkan penyanyi-penyanyi seperti Dian Piesesha, Maya Rumantir dan Meriam Bellina. Di rumahnya ia mendirikan studio "Flower Sound". Pada tahun 1978 Hetty Koes Endang menyayikan lagu ciptaannya "Lahir Lagi Satu" meraih juara 1 Tingkat Nasional.[butuh rujukan]

Lagu-lagu ciptaannya[sunting | sunting sumber]

  • Tak Ingin Sendiri dinyanyikan Dian Piesesha
  • Kucari Jalan Terbaik
  • Untuk Sebuah Nama dinyanyikan Meriam Bellina
  • Orang ketiga dinyanyikan Susi Adella
  • Engkau segalanya bagiku
  • Kau dan sibuah hati
  • Mulanya Biasa Saja
  • Waktu
  • Dimana aku harus mencari
  • Symponi Rindu
  • Disaat kau harus memilih
  • Mengapa ada dusta
  • Bukan aku menolakmu
  • Nostalgia Biru
  • Jangan pernah kau ragukan dinyanyikan Meriam Bellina

Lagu rohani[sunting | sunting sumber]

  • Renungkanlah
  • Dunia Semakin Tua
  • Pengumulan Hidup
  • Sertakan Yesus
  • Kuatlah Imanku
  • Berikan kekuatan
  • Ada rindu untukmu dinyanyikan Trio Ambisi
  • Puji Namamu
  • Musang Berbulu domba
  • Bunda Maria
  • Raja Kemurahan
  • Yang pertama kali
  • Dekatkanlah dirimu

Album[sunting | sunting sumber]

  • Best Hits Pance Vol 1
  • Best Hits Pance Vol 2
  • Best Hits Pance Vol 3
  • The Best Song Of Pance Pondaag Vol 1.
  • The Best of Pance F. Pondaag Karaoke VCD.
  • Tembang Kenangan Pop Indonesia Vol 1 "Pengorbanan di atas segalanya"
  • Tembang Kenangan Pop Indonesia Vol 2 "Kau dan aku menyatu"
  • Tembang Kenangan Pop Indonesia Vol 3 "Rindu di hatinya"
  • Tembang Kenangan Pop Indonesia Vol 4 "Mengapa Tak Pernah Jujur"
  • Tembang Kenangan Pop Indonesia Vol 6 "Satuhkan Hatimu"
  • Tembang Kenangan Pop Indonesia Vol 7 " Aku Masih Sendiri"

Pranala luar[sunting | sunting sumber]