Oktana

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Jump to navigation Jump to search
Oktana[1][2]
Skeletal formula
Ball-and-stick model
Nama
Nama IUPAC
Octane
Nama lain
n-Oktana
Penanda
Model 3D (JSmol)
ChEBI
ChEMBL
ChemSpider
DrugBank
ECHA InfoCard 100.003.539
KEGG
Nomor RTECS RG8400000
Sifat
C8H18
Massa molar 114,23 g·mol−1
Penampilan Cairan tidak berwarna
Densitas 0.703 g/mL
Titik lebur −57 °C (−71 °F; 216 K)
Titik didih 125,52 °C (257,94 °F; 398,67 K)
Ya
Viskositas 0.542 cP at 20 °C
Termokimia
Entalpi pembentukan standarfHo) −250 kJ/mol
Entalpi
pembakaran
standar
ΔcHo298
−5074.2 kJ/mol
Bahaya
Mudah terbakar (F)
Beracun (Xn)
Berbahaya bagi
lingkungan (N)
Frasa-R R11 R38 R50/53 R65 R67
Frasa-S S2 S9 S16 S29 S33 S60 S61 S62
Titik nyala 13 °C
Senyawa terkait
Kecuali dinyatakan lain, data di atas berlaku pada temperatur dan tekanan standar (25 °C [77 °F], 100 kPa).
N verify (what is YaYN ?)
Sangkalan dan referensi

Oktana adalah senyawa hidrokarbon jenis alkana dengan rumus kimia C8H18. Oktana mempunyai banyak jenis isomer struktur yang perbedaannya terletak pada jumlah dan lokasi percabangan dari rantai karbonnya. Salah satu isomernya, 2,2,4-trimetilpentana (isooktana) adalah komponen utama pada bensin dan digunakan pada penghitungan bilangan oktan.

Sama seperti hidrokarbon suku rendah lainnya, oktana dan isomernya sangat mudah terbakar.

Penyebutan pada bensin[sunting | sunting sumber]

Sebutan "Oktan" seringkali dipakai untuk menyebut "bilangan oktan" (nama yang diberikan pada salah satu isomer oktana, isooktana, karena mempunyai kemampuan mengurangi ketukan mesin). Bensin yang mempunyai angka oktan yang tinggi mempunyai kualitas yang lebih baik. Meski begitu, n-oktana sendiri mempunyai nilai oktan negatif.[3]

Isomer[sunting | sunting sumber]

Oktana mempunyai 18 isomer struktur (24 jika termasuk dengan stereoisomer):

Referensi[sunting | sunting sumber]

Pranala luar[sunting | sunting sumber]