Nugie

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Nugie
LahirAgustinus Gusti Nugroho
31 Agustus 1971 (umur 50)
Jakarta, Indonesia
KebangsaanIndonesia
Nama lainNugie
AlmamaterFakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia
Pekerjaan
Tahun aktif1984–sekarang
Suami/istriTheresia Shinta Devi (k. 2005)
Anak2
Kerabat
Karier musik
Genre
Instrumen
Label
Artis terkait

Agustinus Gusti Nugroho, (lahir 31 Agustus 1971) yang lebih dikenal dengan nama mononimnya Nugie adalah seorang aktor, musikus dan penyanyi Indonesia. Ia dikenal luas sebagai salah satu personel di grup musik Indonesia, The Dance Company bersama Aryo Wahab, Ibrahim Imran dan Pongki Barata. Sebelum berkarier bersama grup musiknya sekarang, ia berkarier sebagai seorang gitaris dan solois.

Biografi[sunting | sunting sumber]

Karier solo[sunting | sunting sumber]

Keinginan Nugie berkarier di dunia musik sempat mendapat tentangan dari sang ayah, A.R. Djuano. Ayahnya mengharapkan Nugie menyelesaikan kuliahnya. Meskipun akhirnya Nugie berhasil mendapatkan gelar sarjana dari FISIP UI, tak urung keasyikannya bermusik sempat membuat kuliahnya keteteran. Dengan dukungan sang kakak, Katon Bagaskara, Nugie terus bermusik. Katon mengizinkan Nugie menggunakan studionya. Dan sang kakak pun menjadi produser rekamannya.

Nugie merilis album trilogi pertamanya pada 1995, yaitu Bumi. Kemudian dilanjutkan dengan Air pada 1996, dan Udara (1998). Hit dalam album-album tersebut antara lain Tertipu, Putri, Teman Baik, Burung Gereja, Crayon, dan Pembuat Teh. Trilogi seri II dirilis pada 2004 dengan album bertajuk Bahagia. Single pertama dalam album ini adalah Bisa Lebih Bahagia.

Karier band[sunting | sunting sumber]

Selain menyanyi solo, Nugie menjadi vokalis grup musik ALV, yang terdiri atas Joe (gitar), Alex Kuple (bas), Nito Septian (gitar), dan Gerry Herb (drum). Nugie dan teman-teman bandnya telah lama berkenalan sejak ia masih menjadi penyiar di radio Suara Kejayaan di Jakarta. Pada November 2001, album perdana bertitel ALV dirilis dengan mengandalkan lagu Yang Tak Kasatmata. Album ini tidak begitu sukses di pasar, meski tidak gagal total. Akhirnya ALV mencoba lagi dengan merilis album kedua pada 2003 bertajuk Senyawa Hati. Salah satu single dalam album ini adalah Terancam Punah. Seperti judul single mereka di album kedua, akhirnya grup band ini memutuskan bubar pada 2 Juni 2003. Pada tahun 2009 Nugie bergabung pada sebuah band yang bernama the Dance Company bersama Ariyo Wahab, Pongki Barata, dan Ibrahim 'Baim' Imran dengan menelurkan 2 single yaitu Papa Rock 'n Roll dan Coba Kau Bayangkan. Pada Tahun 2010, The Dance Company mengeluarkan album khusus anak-anak TDC for Kids dengan single andalan Tebak Suara dan Anak Indonesia.

Karier sinetron[sunting | sunting sumber]

Nugie tak hanya menyanyi. Dia juga merambah seni peran dengan bermain di sinetron Dua Pelangi, Mambo dan UGD.

Karier film[sunting | sunting sumber]

Di ujung tahun 2009 Nugie kembali bergelut di dunia peran dengan berperan sebagai salah seorang tokoh di film Sang Pemimpi (film).

Kehidupan pribadi dan sosial[sunting | sunting sumber]

Selain aktif di dunia hiburan, Nugie aktif dalam kegiatan sosial, terutama yang berhubungan dengan kemanusiaan, kebudayaan dan penyelamatan lingkungan hidup. Hal itu tecermin dari lagu-lagu ciptaannya yang banyak bercerita tentang lingkungan dan makhluk hidup, seperti Burung Gereja dan Teman Baik, Pembuat Teh, Pelukis Malam, Mulailah Dari Diri Sendiri, Lentera Jiwa. Atas partisipasinya, WWF dan Wahana Lingkungan Hidup, Kementrian PUPR ,serta Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan mengangkat Nugie menjadi supporter kehormatan dan juga salah satu duta mereka.

Setelah melajang cukup lama, Nugie akhirnya menambatkan hati pada Shinta Devi. Mereka menikah pada 9 April 2005. Dari pernikahan tersebut, Nugie dikaruniai dua orang anak, Maximillianus Arkazora Nugroho, yang lahir 11 Januari 2007, dan Brigitta Nikaia Nugroho, lahir 28 Maret 2011

Diskografi[sunting | sunting sumber]

Singel[sunting | sunting sumber]

  • Lentera Jiwa (2008)
  • Super PD, duet bersama Prisca Soetikno (2014)
  • Garuda (2018)
  • Rumahku (2018)
  • Indonesia Pemimpin Dunia (2018)
  • Tuhan = Ceria (2018)
  • Mulailah Dari Diri Sendiri (2016)
  • Bintang Kosong (soundtrack Tersanjung the Movie) (2020)

Filmografi[sunting | sunting sumber]

Film[sunting | sunting sumber]

Tahun Judul Peran Produksi
2009 Rasa MagMa Entertainment
Golden Light Studios
Sang Pemimpi Pak Balia Miles Films
Mizan Productions
2011 Hati Merdeka Wayan Suta Media Desa Indonesia
Margate House
2015 Jenderal Soedirman Bung Hatta Markas Besar TNI AD
Yayasan Kartika Eka Paksi
Padma Pictures
2021 Tersanjung the Movie Gerry Hartono MVP Pictures
Dapur Film
Serigala Langit E-Motion Entertainment

Penghargaan[sunting | sunting sumber]

  • 1984 Juara I Penyanyi solo Tingkat Nasional PORSENI
  • 1984 Juara II Lomba baca puisi tingkat wilayah Jakarta Selatan
  • 1988-1989 Vocalis terbaik parade band SMAN 8
  • 1997 "TEMAN BAIK" Video klip terbaik bulanan dan nominator Video klip di Grand Final VMI
  • 1997 Penyanyi Alternatif versi Anugerah Musik Indonesia
  • 1998 "BURUNG GEREJA" Video Klip terbaik bulanan dan nominator video klip di Grand Final VMI
  • 1998 Penyanyi Pria Terbaik versi Majalah Hai
  • 2018 Bintang Satyalancana Wira Karya dari Presiden RI Joko Widodo

Iklan[sunting | sunting sumber]

Pranala luar[sunting | sunting sumber]