Novartis

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian

Koordinat: 47°34′28″N 7°34′35″E / 47.5744252°N 7.5764914°E / 47.5744252; 7.5764914

Novartis International AG
Publik (Aktiengesellschaft)
Simbol saham
ISINCH0012005267
IndustriFarmasi
PendahuluCiba-Geigy, Sandoz (melalui penggabungan)
Didirikan
  • Maret 1996; 25 tahun lalu (1996-03)
  • (dari penggabungan)
PendiriJohann Rudolf
Alexander Clavel
Kantor
pusat
Basel, Swiss
Wilayah operasi
Seluruh dunia
Tokoh
kunci
ProdukFarmasi, obat generik, obat bebas, vaksin, diagnostik, lensa kontak, kesehatan hewan (daftar...)
Pendapatan US$47,5 milyar (2019)[2]
US$9,08 milyar (2019)[2]
US$11,73 milyar (2019)[2]
Total aset US$118,37 milyar (2019)[2]
Total ekuitas US$55,55 milyar (2019)[2]
Karyawan
103.914[2] (2019)
Situs webNovartis.com

Novartis International AG adalah sebuah perusahaan farmasi multinasional yang berkantor pusat di Basel, Swiss. Novartis merupakan salah satu perusahaan farmasi dengan kapitalisasi pasar dan pendapatan terbesar di dunia.

Novartis memproduksi obat klozapin (Clozaril), diklofenak (Voltaren), karbamazepin (Tegretol), valsartan (Diovan), imatinib mesilat (Gleevec/Glivec), siklosporin (Neoral/Sandimmune), letrozol (Femara), metilfenidat (Ritalin), terbinafin (Lamisil), deferasiroks (Exjade), dan lain sebagainya.

Pada bulan Maret 1996, Ciba-Geigy bergabung dengan Sandoz. Divisi farmasi dan agrokimia dari kedua perusahaan tersebut kemudian digabung untuk membentuk Novartis, dan kemudian dipisah menjadi sebuah perusahaan independen. Bisnis Ciba-Geigy dan Sandoz kemudian dijual, atau, seperti Ciba Specialty Chemicals, dipisah menjadi sebuah perusahaan independen. Merek Sandoz pun menghilang selama tiga tahun, namun kembali muncul pada tahun 2003 saat Novartis mengkonsolidasikan bisnis obat generiknya ke dalam satu anak usaha yang diberi nama Sandoz. Novartis memisahkan bisnis agrokimia dan tanaman transgeniknya pada tahun 2000 ke sebuah perusahaan independen dengan nama Syngenta melalui kemitraan dengan AstraZeneca yang juga memisahkan bisnis agrokimianya.

Novartis merupakan anggota dari European Federation of Pharmaceutical Industries and Associations (EFPIA),[3] International Federation of Pharmaceutical Manufacturers and Associations (IFPMA),[4] dan Pharmaceutical Research and Manufacturers of America (PhRMA).[5]

Struktur perusahaan[sunting | sunting sumber]

Pemegang saham Novartis berdasarkan asal negara hingga tahun 2019.[6]

  Swiss (42.38%)
  Britania Raya (26.15%)
  Amerika Serikat (25.41%)
  Lainnya (6.06%)

Novartis AG adalah sebuah perusahaan terbuka asal Swiss yang beroperasi melalui Novartis Group. Novartis AG memiliki, secara langsung ataupun tidak langsung, semua perusahaan di dunia yang beroperasi sebagai anak usaha dari Novartis Group.[7]

Bisnis Novartis dibagi menjadi tiga divisi operasi, yakni Obat Inovatif, Sandoz (generik), dan Alcon (perawatan mata).[8] Pada bulan April 2019, Novartis memisahkan Alcon menjadi sebuah perusahaan independen.[9] Divisi Obat Inovatif terdiri dari dunia unit bisnis, yakni Novartis Pharmaceuticals dan Novartis Oncology.[10]:150[11] Novartis beroperasi secara langsung melalui anak usahanya, yang masing-masing berada di salah satu divisi, dan Novartis menjalankan salah satu atau beberapa fungsi berikut, yakni Induk/Pembiayaan, Penjualan, Produksi, dan Riset[7][10]:251–253

Novartis AG juga memegang 33,3% saham Roche.[12] Novartis pun memiliki dua perjanjian lisensi signifikan dengan Genentech, anak usaha Roche.[13] Kedua perjanjian tersebut adalah untuk Lucentis dan Xolair.[10]:239[butuh sumber yang lebih baik]

Pada tahun 2014, Novartis mendirikan sebuah fasilitas di Hyderabad, India, untuk menjadi tempat riset dan pengembangan, pengembangan klinis, penulisan medis, dan administratif.[14] Fasilitas tersebut mendukung operasi perusahaan ini di segmen farmasi (Novartis), perawatan mata (Alcon), dan obat generik (Sandoz).[15]

Posisi di segmen pasarnya[sunting | sunting sumber]

Novartis merupakan perusahaan farmasi dengan kapitalisasi pasar terbesar kedua di dunia pada tahun 2019.[16]

  • Alcon: Pada saat Novartis membeli Alcon, mereka mencatatkan penjualan tahunan sebesar $6,5 milyar dan laba bersih sebesar $2 milyar.[17] Pada bulan April 2019, Novartis menyelesaikan pemisahan Alcon sebagai sebuah perusahaan independen.[18]
  • Sandoz: Per 2013, Sandoz telah diakui sebagai produsen obat generik terbesar kedua di dunia.[butuh rujukan] Biosimilar Sandoz merupakan yang pertama untuk mendapat persetujuan di Uni Eropa.[19][20] Pada tahun 2018, Sandoz mencatatkan penjualan bersih sebesar US$9,9 milyar.[21]
  • Divisi Vaksin dan Diagnostik: Pada tahun 2013, Novartis mengumumkan bahwa mereka sedang mempertimbangkan untuk menjual divisi vaksin dan diagnostik.[22] Penjualan tersebut akhirnya selesai pada akhir tahun 2015, dan divisi tersebut diintegrasikan ke dalam bisnis BioCSL milik CSL, dan berbisnis dengan nama Seqirus.[23][24] Pada tahun 2018, Novartis menjual divisi vaksinnya ke GlaxoSmithKline dengan harga US$13,0 milyar.[25]
  • Konsumen: Novartis bukan merupakan pemimpin di segmen obat bebas dan obat hewan. Merek obat bebas terkenal dari perusahaan ini antara lain Excedrin dan Theraflu, namun penjualannya melambat akibat masalah di pabrik utamanya di Amerika Serikat.[26]

Pada tahun 2018, Novartis menempati peringkat kedua dalam Access to Medicine Index,[27]:88 yang "memeringkat perusahaan-perusahaan berdasarkan seberapa siap mereka dalam menyediakan produknya untuk masyarakat miskin dunia."[28][29]

Keuangan[sunting | sunting sumber]

Untuk tahun fiskal 2019, Novartis mencatatkan laba sebesar US$11,732 milyar, dengan pendapatan tahunan mencapai US$48,677 milyar, meningkat 5,59% dari tahun fiskal sebelumnya. Saham Novartis diperdagangkan di atas $88,14 per lembar saham, dan kapitalisasi pasarnya mencapai $205,32 milyar hingga tanggal 28 April 2020.[30]

Tahun Pendapatan
dalam jutaan USD$
Laba bersih
dalam jutaan USD$
Harga per lembar saham
dalam USD$
Pegawai
2005 29.753 6.130 32,03
2006 35.105 7.175 36,99
2007 38.947 11.946 37,10
2008 42.584 8.195 35,44
2009 45.103 8.400 31,98
2010 51.561 9.794 39,41
2011 59.375 8.940 44,42
2012 51.971 9.270 46,50
2013 52.716 9.175 61,40 135.696
2014 53.634 10.210 76,50 133.413
2015 50.387 17.783 86,92 122.966
2016 49.436 6.712 71,10 122.985
2017 50.135 7.703 77,33 126.457
2018 46.099 12.614 91,13 129.924
2019 48.677 11.732 88,14 103.914

Sejarah[sunting | sunting sumber]

Novartis dibentuk pada bulan Maret 1996 melalui penggabungan Ciba-Geigy dan Sandoz Laboratories yang sama-sama berasal dari Swiss.[31]

Ciba-Geigy[sunting | sunting sumber]

Ciba-Geigy dibentuk pada tahun 1970 melalui penggabungan J. R. Geigy Ltd (didirikan di Basel pada tahun 1857) dan CIBA (didirikan di Basel pada tahun 1859).[31]

Ciba memulai sejarahnya pada tahun 1859, saat Alexander Clavel (1805–1873) mulai memproduksi fuhsin di pabrik pewarnaan sutranya di Basel. Pada tahun 1873, ia menjual pabrik pewarnaannya ke Bindschedler and Busch. Pada tahun 1884, badan hukum Bindschedler and Busch diubah, sehingga namanya menjadi "Gesellschaft für Chemische Industrie Basel". Akronim dari nama tersebut, CIBA, pun diresmikan menjadi nama perusahaan ini pada tahun 1945.[32]

Geigy didirikan pada tahun 1857, saat Johann Rudolf Geigy-Merian (1830–1917) dan Johann Muller-Pack mengakuisisi sebidang tanah di Basel, di mana mereka membangun sebuah pabrik pengolahan kayu warna dan pabrik ekstraksi bahan pewarna. Dua tahun kemudian, mereka mulai memproduksi fuhsin sintetis.[33] Pada tahun 1901, mereka resmi mendaftarkan bisnis tersebut sebagai sebuah badan hukum dengan nama Geigy, dan kemudian diubah menjadi J. R. Geigy Ltd pada tahun 1914.[34]

CIBA dan Geigy bergabung pada tahun 1970 untuk membentuk Ciba‑Geigy Ltd. /ˌsbə ˈɡɡi/.[35]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ "Novartis 1Q profit jumps 12 percent as heart drug sales soar". Business. The Seattle Times. Associated Press. 19 April 2018. Diakses tanggal 2018-04-20. 
  2. ^ a b c d e f "Novartis Annual Report 2019" (PDF). 
  3. ^ "The Pharmaceutical Industry in Figures - 2008 Edition". European Federation of Pharmaceutical Industries and Associations (EFPIA). hlm. 49. Diarsipkan dari versi asli (PDF) tanggal 16 September 2008. Diakses tanggal 25 August 2008. 
  4. ^ IFPMA Member List Diarsipkan 7 February 2014 di Wayback Machine.
  5. ^ PhRMA Member List Diarsipkan 6 October 2013 di Wayback Machine.
  6. ^ "Share Ownership". Novartis (dalam bahasa Inggris). 2019-12-31. Diakses tanggal 2020-09-20. 
  7. ^ a b "SEC 2010". 
  8. ^ Roland, Denise. "Novartis Pharmaceuticals Head to Depart Amid Restructuring". WSJ (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2020-01-09. 
  9. ^ "Alcon to Officially Spin out From Novartis on April 9". BioSpace (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2020-01-09. 
  10. ^ a b c "Novartis Annual Report 2012" (PDF). Novartis. Diarsipkan dari versi asli (PDF) tanggal 2013-02-28. Diakses tanggal 6 February 2018. 
  11. ^ "Novartis to split Pharma business unit; names new CEOs". www.thepharmaletter.com. Diakses tanggal 2020-01-09. 
  12. ^ "Novartis AG to Hold On to Its 33% Stake in Roche—For Now". BioSpace (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2020-01-10. 
  13. ^ "Avastin vs Lucentis" (PDF). 
  14. ^ "Novartis slashing thousands more jobs in global reorganization, shifting many to India". FiercePharma. 
  15. ^ Datta, P. T. Jyothi (2015-12-18). "Novartis consolidates global services operations at Hyderabad centre". The Hindu BusinessLine. Diakses tanggal 2020-02-06. 
  16. ^ Staff, EP Vantage. 25 April 2012
  17. ^ "Novartis Snags Remaining 23% Stake in Alcon with $12.9B Cash and Share Deal | GEN - Genetic Engineering and Biotechnology News". GEN - Genetic Engineering and Biotechnology News (dalam bahasa Inggris). 2010-12-15. Diakses tanggal 2020-01-14. 
  18. ^ "Out From Under Novartis, Alcon Is Its Own Company Now". BioSpace. Diakses tanggal 2019-04-10. 
  19. ^ Reuters, 21 October 2010 Biosimilars take off at Novartis generics unit Diarsipkan 20 October 2013 di Wayback Machine.
  20. ^ Staff, Generics and Biosimilars Initiative, 9 November 2012 Sandoz starts phase III US trial for biosimilar epoetin alfa Diarsipkan 20 October 2013 di Wayback Machine.
  21. ^ "20-F". www.sec.gov. hlm. 63. Diakses tanggal 2019-03-11. 
  22. ^ Morse, Andrew (2013-11-11). "Novartis Sells Unit for $1.68 Billion". Wall Street Journal (dalam bahasa Inggris). ISSN 0099-9660. Diakses tanggal 2020-01-21. 
  23. ^ "CSL completes Novartis influenza vaccine acquisition in Germany". www.seqirus.com. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2018-12-19. Diakses tanggal 2019-01-09. 
  24. ^ "GSK Pharma completes acquisition of Novartis Healthcare's vaccines business" (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2020-01-21. 
  25. ^ "Glaxo (GSK) Buys Novartis' Stake in Consumer Healthcare JV". finance.yahoo.com. Diakses tanggal 2019-03-11. 
  26. ^ Staff and wire reports for the Journal Star (LIncoln, Nebraska) 14 August 2013 Novartis reviews business; analyst urges selling OTC unit
  27. ^ Staff, WHO. Access to Medicine Index, 2012
  28. ^ "Novartis AG". Access to Medicine Foundation. Diakses tanggal 2019-11-22. 
  29. ^ Jr, Donald G. McNeil (2010-06-28). "The Drug Industry: GlaxoSmithKline, Merck and Novartis Again Rank Highest on Access to Poor". The New York Times (dalam bahasa Inggris). ISSN 0362-4331. Diakses tanggal 2020-01-21. 
  30. ^ "Novartis AG Revenue 2006-2018 | NVS". www.macrotrends.net. Diakses tanggal 2019-03-11. 
  31. ^ a b "A history of Novartis -". pharmaphorum.com (dalam bahasa Inggris). 2013-09-20. Diakses tanggal 2020-01-21. 
  32. ^ "Novartis AG | Swiss company". Encyclopedia Britannica (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2020-01-21. 
  33. ^ "J R Geigy SA 1857 - 1970". 
  34. ^ "J. R. Geigy Soc. An." 
  35. ^ "Ciba-Geigy AG | Swiss pharmaceutical company". Encyclopedia Britannica (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2020-01-21. 

Bacaan lebih lanjut[sunting | sunting sumber]

Pranala luar[sunting | sunting sumber]