NordVPN

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
NordVPN
Logo-NordVPN.png
PengembangTefincom & Co., S.A
Rilis perdana13 Februari 2012; 9 tahun lalu (2012-02-13)
Sistem operasiAndroid Chrome OS iOS Linux MacOS Windows
PlatformKomputer pribadi Ponsel cerdas Perute
JenisJaringan pribadi virtual
LisensiKomersial
Perangkat lunak milik perorangan
Situs webwww.nordvpn.com

NordVPN adalah penyedia layanan jaringan pribadi virtual (VPN). NordVPN menyediakan aplikasi desktop untuk Windows, macOS, dan Linux, aplikasi seluler bagi Android dan iOS, serta aplikasi untuk AndroidTV.[1][2] Pengaturan manual juga tersedia untuk ruter nirkabel, perangkat NAS dan platform lainnya.[3] NordVPN berbasis di Panama, negara yang tidak memiliki undang-undang tentang kewajiban penyimpanan data dan NordVPN tidak terlibat dengan aliansi Five Eyes atau Fourteen Eyes.

Riwayat[sunting | sunting sumber]

NordVPN didirikan pada tahun 2012 oleh “empat teman masa kecil”, sebagaimana yang tertera dalam situs webnya. Akhir bulan Mei tahun 2016, NordVPN meluncurkan aplikasi Android dan diikuti pula untuk iOS pada bulan Juni di tahun yang sama.[4] Pada Oktober 2017, NordVPN meluncurkan ekstensi peramban untuk Google Chrome. Pada Juni 2018, diluncurkan pula layanan untuk AndroidTV.[5] Per bulan Oktober 2019, NordVPN mengoperasikan lebih dari 5.200 server di 62 negara.[6]

Pada bulan Maret 2019, dilaporkan bahwa NordVPN menerima perintah dari otoritas Rusia untuk bergabung dalam daftar situs web terlarang yang dibiayai negara. Sehingga akan mencegah pengguna NordVPN dari Rusia untuk menghindari sensor negara tersebut. NordVPN diberi pilihan dalam satu bulan untuk mematuhi mandat tersebut atau menghadapi pemblokiran oleh otoritas Rusia.[7] Namun, NordVPN menolak mematuhi permintaan tersebut dan menutup server Rusia pada tanggal 1 April. Akibatnya, NordVPN masih beroperasi di Rusia tetapi pengguna dari negara Rusia tidak dapat mengakses server lokal.

Pada bulan September 2019, NordVPN mengumumkan solusi VPN untuk bisnis yang dinamakan NordVPN Teams. Ini diperuntukkan bagi bisnis skala kecil dan menengah, kelompok pekerja jarak jauh dan pekerja lepas yang perlu mengakses sumber daya dengan aman. [8]

Pada bulan Desember 2019, NordVPN menjadi salah satu dari lima pendiri ‘VPN Trust Initiative’ yang baru saja dibentuk. Asosiasi ini berikrar untuk mendukung keamanan dalam jaringan internet serta lebih meningkatkan regulasi mandiri dan transparansi dalam industri.[9]

Fitur[sunting | sunting sumber]

NordVPN mengarahkan lalu lintas internet semua pengguna melalui server jarak jauh yang digerakkan oleh layanan. Dengan demikian, NordVPN mampu menyembunyikan alamat IP dan mengenkripsi semua data yang masuk dan keluar.[10] NordVPN menggunakan teknologi OpenVPN dan Internet Key Exchange v2/IPsec dalam aplikasi enkripsi.[11] Selain penggunaan umum server VPN, penyedia juga menawarkan server untuk tujuan tertentu, termasuk berbagi P2P, enkripsi ganda, dan koneksi ke jaringan anonimitas Tor. [12]

NordVPN pernah menggunakan koneksi L2TP/IPSec dan Point-to-Point Tunneling Protocol (PPTP) untuk ruter, tetapi kemudian koneksi ini dihapus karena sudah usang dan sebagian besar tidak aman.

NordVPN menyediakan aplikasi desktop untuk Windows, macOS, dan Linux, aplikasi untuk perangkat seluler Android dan iOS, serta aplikasi Android TV. Pelanggan juga mendapatkan akses ke ekstensi proksi terenkripsi untuk peramban Chrome dan Firefox.[13] Pelanggan dapat menyambungkan hingga 6 perangkat secara bersamaan. [14]

Pada bulan November 2018, NordVPN mengklaim bahwa kebijakan untuk tidak mencatat data pengguna telah diverifikasi melalui audit yang dilakukan oleh PrivewaterhouseCoopers AG.[15]

Pada bulan Juli 2019, NordVPN merilis NordLynx,[16] sebuah fitur VPN baru yang dibuat berdasar protokol eksperimental WireGuard untuk menyediakan kinerja yang lebih baik dibanding IPsec dan protokol terowongan OpenVPN.[17] NordLynx tersedia untuk pengguna Linux dan menurut tes yang dilakukan Wired UK, ini mampu menghasilkan “peningkatan kecepatan hingga ratusan MB per detik dalam beberapa kondisi”.[18]

Pada bulan April 2020, NordVPN mengumumkan peluncuran bertahap protokol NordLynx yang berbasis WireGuard di semua platform. Implementasi yang lebih luas sebelumnya telah dilakukan pada 256.886 tes yang mencakup 47 mesin virtual di 9 penyedia yang berbeda di 19 kota dan 8 negara. Pengujian tersebut menunjukkan kecepatan unduhan dan unggahan rata-rata yang lebih tinggi dibanding OpenVPN dan IKEv2. [19]

Penerimaan[sunting | sunting sumber]

Dalam ulasan pada bulan Februari 2019 oleh PC Magazine, NordVPN dipuji karena fitur keamanannya yang kuat dan “jaringan server raksasa”, meski dibanderol harga yang lumayan mahal. Ulasan CNET pada bulan Maret 2019 menuliskan kekaguman pada enam koneksi simultan NordVPN dan opsi IP khusus.[20] Dalam ulasan positif yang diterbitkan oleh Tom’s Guide pada bulan Oktober 2019, peninjau menyimpulkan “NordVPN terjangkau dan menawarkan semua fitur yang bahkan dianggap cocok untuk para pengguna VPN elite garis keras”.[21] Peninjau juga mencatat bahwa persyaratan layanan NordVPN menyebutkan tidak ada negara yurisdiksi, dan menulis bahwa perusahaan tersebut dapat lebih transparan tentang kepemilikannya.[22] Perusahaan NordVPN pun telah memperbaruinya dan secara eksplisit menyebutkan Panama sebagai negara yurisdiksi. TechRadar merekomendasikan NordVPN untuk melewati sensor Internet tingkat negara bagian, termasuk Tembok Api Besar Cina.

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ "How can I protect myself from government snoopers?". the Guardian (dalam bahasa Inggris). 2016-11-24. Diakses tanggal 2020-11-11. 
  2. ^ "NordVPN Launches Android TV App". Lifehacker Australia (dalam bahasa Inggris). 2018-06-18. Diakses tanggal 2020-11-11. 
  3. ^ Tiwari, Aditya (2017-10-29). "NordVPN In-Depth Review: A Reliable VPN For Security And Performance". Fossbytes (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2020-11-11. 
  4. ^ Br; July 1, on Vigliarolo in Mobility on; 2016; Pst, 5:59 Am. "NordVPN offers powerful mobile VPN service and app, but there's Wi-Fi gotcha". TechRepublic (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2020-11-11. 
  5. ^ "NordVPN Is Now Available On Android TV". Android Headlines (dalam bahasa Inggris). 2018-06-19. Diakses tanggal 2020-11-11. 
  6. ^ "NordVPN Review". PCMAG (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2020-11-11. 
  7. ^ Reuters (2019-03-29). "Russia Threatens to Block Popular VPN Services to Prevent Website Access". The Moscow Times (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2020-11-17. 
  8. ^ September 2019, Anthony Spadafora 12. "NordVPN Teams is a VPN solution for businesses". TechRadar (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2020-11-17. 
  9. ^ "Industry-Leading i2Coalition Launches 'VPN Trust Initiative' | TechNadu". www.technadu.com (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2020-11-17. 
  10. ^ McCue, T. J. "How Does A VPN Work?". Forbes (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2020-11-17. 
  11. ^ July 2018, Desire Athow 26. "How to choose a security protocol in the NordVPN Windows and Android apps". TechRadar (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2020-11-17. 
  12. ^ "PC Magazine (British magazine)". Wikipedia (dalam bahasa Inggris). 2020-06-02. 
  13. ^ "NordVPN review: Incredible speeds, and built for power users and newbies alike". PCWorld (dalam bahasa Inggris). 2020-03-02. Diakses tanggal 2020-11-17. 
  14. ^ Hodge, Rae. "NordVPN review: An encryption powerhouse with the best VPN bang for your buck". CNET (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2020-11-17. 
  15. ^ WIRED (2020-09-16). "The best VPN services tested for speed, reliability and privacy". Wired UK (dalam bahasa Inggris). ISSN 1357-0978. Diakses tanggal 2020-11-17. 
  16. ^ "The VPN Industry Is on the Cusp of a Major Breakthrough". PCMAG (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2020-11-17. 
  17. ^ Preneel, Bart; Vercauteren, Frederik (2018-06-11). Applied Cryptography and Network Security: 16th International Conference, ACNS 2018, Leuven, Belgium, July 2-4, 2018, Proceedings (dalam bahasa Inggris). Springer. ISBN 978-3-319-93387-0. 
  18. ^ Orphanides, K. G. (2019-10-19). "Cloudflare 1.1.1.1 with Warp review: faster browsing, but not a real VPN". Wired UK (dalam bahasa Inggris). ISSN 1357-0978. Diakses tanggal 2020-11-17. 
  19. ^ "NordVPN Launches NordLynx "WireGuard" on All Its Platforms | TechNadu". www.technadu.com (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2020-11-17. 
  20. ^ Hodge, Rae. "These are your best, most secure VPN options". CNET (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2020-11-17. 
  21. ^ October 2020, Mo Harber-Lamond 30. "NordVPN review". Tom's Guide (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2020-11-17. 
  22. ^ "NordVPN Review: Easy But Slow". web.archive.org. 2018-04-14. Diakses tanggal 2020-11-17.