Muchtar Pakpahan

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Prof. Dr.
Muchtar Pakpahan
S.H., M.A.
Muchtar Pakpahan - 2017.jpg
Informasi pribadi
Lahir(1953-12-21)21 Desember 1953
Bendera Indonesia Bah Jambi II, Tanah Jawa, Simalungun, Sumatra Utara
Meninggal dunia21 Maret 2021(2021-03-21) (umur 67)
Bendera Indonesia Jakarta
Kebangsaan Indonesia
Partai politikLogo partai buruh.jpg Partai Buruh
PasanganRosintan Marpaung, S.Si.
HubunganSutan Johan Pakpahan (ayah)
Victoria Silalahi (ibu)
AnakPdt. Binsar Jonathan Pakpahan, Ph.D.
Johanes Darta Pakpahan, S.H.
Ruth Damai Hati Pakpahan, S.Sos.
PekerjaanPolitikus

Prof. Dr. Muchtar Pakpahan, S.H., M.A. (21 Desember 1953 – 21 Maret 2021) adalah tokoh buruh Indonesia yang mendirikan serikat buruh independen pertama di Indonesia. Oleh karena usahanya yang gigih untuk memperjuangkan kenaikan gaji buruh, lelaki kelahiran Bah Jambi 2 Tanah Jawa, Simalungun Sumatra Utara ini memperoleh berbagai penghargaan hak asasi manusia internasional. Sekarang, Pakpahan aktif sebagai pengacara di firma hukumnya, Muchtar Pakpahan Associates, dan mengajar di Fakultas Hukum Universitas Kristen Indonesia (UKI).

Perjalanan hidup[sunting | sunting sumber]

Muchtar Pakpahan, lelaki kelahiran Bah Jambi 2 Tanah Jawa, Simalungun, Sumatra Utara, 21 Desember 1953 ini adalah pendiri sekaligus mantan Ketua Umum DPP Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (1992--2003), organisasi buruh independen pertama di Indonesia. Dia pernah menjabat sebagai anggota Governing Body ILO mewakili Asia dan Vice President World Confederation of Labor (ILO). Pada tahun 2003, Muchtar meninggalkan Serikat Buruh dan mendirikan Partai Buruh Sosial Demokrat. Pada 2010, dia juga meninggalkan partai dan memilih fokus di kantor pengacaranya Muchtar Pakpahan Associates serta mengajar di Fakultas Hukum Universitas Kristen Indonesia (UKI).

Pria yang akrab disapa Bang Muchtar ini, menghabiskan masa kecilnya di daerah Tanah Jawa, Sumatra Utara dan ketika memasuki sekolah menengah atas, dia memilih hijrah ke Medan. Suami Rosintan Marpaung ini memperoleh gelar sarjana hukumnya di Universitas Sumatra Utara (USU). Sementara itu, Program Pascasarjananya, S2 politik, di Universitas Indonesia (UI) (1989). Gelar doktor hukum diraih Muchtar di Universitas Indonesia tahun 1993 dengan disertasi yang kemudian diterbitkan menjadi buku berjudul DPR Semasa Orde Baru.

Pria yang juga hobi menyanyi dan mencipta lagu ini dikenal sebagai pejuang reformasi dan tokoh buruh Indonesia. Ketika selesai mempertahankan disertasinya, dia pernah diminta Badan Intelegensi untuk mengubah isi disertasi karena dianggap membahayakan keselamatan negara. Dirinya dianggap vokal menyuarakan perlawanan terhadap pemerintahan Orde Baru. Muchtar Pakpahan pernah ditahan beberapa kali di penjara.

  1. Januari 1994 ditahan di Semarang
  2. Agustus 1994--Mei 1995 dipenjarakan di Medan karena kasus demonstrasi buruh pertama di Indonesia
  3. Juli 1996--1997 dipenjarakan di LP Cipinang karena rangkaian disertasinya menulis buku Potret Negara Indonesia yang isinya diperlukan reformasi sebagai alternatif revolusi. Dia pun diancam pidana mati karena dianggap melakukan subversif.

Bapak dari tiga anak yang masing-masing bernama Binsar Jonathan Pakpahan, Johanes Dharta Pakpahan, dan Ruth Damai Hati Pakpahan ini memulai kariernya sebagai pengacara pada 1978 dan menjadi advokat pada 1986. Sejak menjadi advokat, dia aktif membela rakyat kecil dengan konsultasi hukum gratis.

Muchtar kemudian dikenal masyarakat Indonesia sebagai pembela buruh dan rakyat kecil yang tertindas oleh rezim Orde Baru. Muchtar menjadi aktivis perburuhan karena perasaan berhutangnya kepada Tuhan karena dapat memperoleh gelar sarjana hukum meskipun harus berjuang tanpa orang tua sejak usia 18 tahun setelah ditinggal ibunya Victoria Silalahi dan ayahnya, Sutan Johan Pakpahan, meninggal ketika dirinya masih 11 tahun. Sejak SMA hingga di bangku kuliah, dirinya harus bekerja sampingan, seperti menarik becak untuk membiayai sekolahnya dan kuliahnya.

Sesuai kebiasaan anak muda yang ingin merayakan kelulusan studinya, ia juga berharap untuk dapat merayakan kelulusannya bersama dengan teman-temannya. Akan tetapi, karena tidak mempunyai uang untuk merayakan kelulusannya itu, ia berdoa kepada Tuhan dan bernazar bahwa seluruh hidupnya akan diabdikan kepada orang miskin. Itulah awalnya Muchtar mengabdikan hidupnya untuk orang miskin terutama buruh.

Muchtar juga mengembagkan hobi bernyanyi dan mencipta lagu ketika dia ditahan di Medan. Dari dalam Rutan Tanjung Gusta Medan, dia menciptakan lagu-lagu perjuangan dan lagu rohani yang hingga saat ini mencapai 25 lagu.

Wafat[sunting | sunting sumber]

Muchtar meninggal dunia pada 21 Maret 2021 sekitar pukul 23.00 WIB di Rumah Sakit Siloam Semanggi akibat kanker.[1][2]

Anggota keluarga[sunting | sunting sumber]

Rosintan Marpaung
  • Rosintan Marpaung, S.Si. (istri, guru SMU N 45 Jakarta)
  • Pdt. Binsar Jonathan Pakpahan, Ph.D. (dosen STT Jakarta)
  • Johanes Darta Pakpahan, SH (pengacara dan aktivis buruh)
  • Ruth Damai Hati Pakpahan, S.Sos. (jurnalis)

Pendidikan formal[sunting | sunting sumber]

  • Doktor Hukum Tata Negara Universitas Indonesia (1993)
  • Master Sosial & Politik Universitas Indonesia (1989)
  • Sarjana Hukum Universitas Sumatra Utara (1981)
  • SMA 5 Medan (1972)
  • SMP Tanah Jawa, Simalungun (1969)
  • SD 6 Tanah Jawa, Simalungun (1966)

Karier[sunting | sunting sumber]

  • Pengacara di Medan (1978--1986)
  • Dosen Fakultas Hukum di Universitas HKBP Nommensen Medan (1981--1986)
  • Aktivis KSPPM (Kelompok Studi Penyadaran dan Pendampingan Masyarakat) (1982--1986)
  • Dosen Universitas Kristen Indonesia Jakarta (1986--sekarang)
  • Advokat di Jakarta (1987--sekarang)
  • Sekretaris Eksekutif LPBH FAS (Lembaga Penyadaran dan Bantuan Hukum - Forum Adil Sejahtera) Jakarta (1988--1996)
  • Dosen Universitas Tujuh belas Agustus Jakarta (1989--1994)
  • Dosen Pembimbing Disertasi di Fakultas Hukum Universitas Indonesia (1994--sekarang)
  • Ketua Umum DPP SBSI (1992--2003)
  • Ketua Umum DPP Partai Buruh Sosial Demokrat/Partai Buruh 2003--2010
  • Ketua Umum DPP SBSI (2012--Sekarang)

Kepemimpinan dalam organisasi[sunting | sunting sumber]

  • Senat Mahasiswa Fakultas Hukum USU (1973--1976)
  • Ketua DPC Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Medan (1978--1979)
  • Salah seorang Ketua DPP PIKI (1989--1993)
  • Lembaga Penyadaran dan Bantuan Hukum Forum Adil Sejahtera (LPBH--FAS)
  • Unit Bantuan Hukum (UBH) Univ. HKBP Nommensen Medan
  • Federasi Buruh Seluruh Indonesia (FBSI)
  • Kelompok Studi Penyadaran Hukum (KSPH)
  • Kelompok Studi Pengembangan Prakarsa Masyarakat (KSPPM)
  • Anggota Governing Body ILO (1999--2005)
  • Wakil Ketua/Wakil Presiden WCL (World Confederation of Labor) (2001--2005)
  • Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (SBSI) (1992--2003)
  • Anggota Global Fairness Initiative, sebuah yayasan yg didirikan bersama Bill Clinton, Wim Kok, Peter Sonayef, Mario Cotarez, John Sweeney (2003--sekarang)
  • Ketua Umum DPP Partai Buruh (2003 - 2010)
  • Ketua Umum DPP SBSI (2012--Sekarang)

Daftar penghargaan[sunting | sunting sumber]

  • George Meany Award dari AFL CIO USA (1997)
  • Rule of Law Award dari ABA USA (1997)
  • Peace of Justice Award dari Rainbow Push Coalition (1997)
  • Honoris Causa dari Dickenson College (1997)
  • Quizenpenning from Netherlands (Mach 1998)
  • Labor Right Defender Award from CLC Canada (June 1998)
  • Labor Right. Defender, from the Presiden of france and Secretary General of UNO when celebrating 50 year human right declaration, 10 December 1998 in Paris.
  • Time Magazine's Asia's 100 most influential people of 1996

Aktivitas[sunting | sunting sumber]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ "Tokoh Buruh Muchtar Pakpahan Meninggal Dunia". Beritasatu.com. 22 Maret 2021. Diakses tanggal 2021-03-22. 
  2. ^ "Tokoh Buruh Indonesia Muchtar Pakpahan Meninggal Dunia". CNN Indonesia. 22 Maret 2021. Diakses tanggal 2021-03-22. 

Pranala luar[sunting | sunting sumber]