Muchlis Ibrahim

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Muchlis Ibrahim
Muchlis Ibrahim.jpg
Gubernur Sumatra Barat ke-5
Masa jabatan
29 Desember 1997 – 27 Maret 1999
Presiden
PendahuluHasan Basri Durin
PenggantiDunidja
Anggota MPR Fraksi Utusan Daerah[1]
Masa jabatan
24 Februari 1998 – 1999
PresidenBacharuddin Jusuf Habibie
Wakil Gubernur Sumatra Barat ke-3
Masa jabatan
30 Oktober 1992 – 29 November 1997
PresidenSoeharto
PendahuluSjoerkani
PenggantiZainal Bakar
Informasi pribadi
Lahir13 Oktober 1942 (umur 79)
Bendera Jepang Tanjung Medan, Biaro Gadang, Ampek Angkek, Agam, Sumatra Barat
KebangsaanBendera Indonesia Indonesia
Partai politikDemocratic Party (Indonesia).svg Partai Demokrat
AlmamaterAkademi Militer Nasional (1965)
Karier militer
Pihak Indonesia
Dinas/cabangInsignia of the Indonesian Army.svg TNI Angkatan Darat
Masa dinas1965–1997
PangkatPdu mayjendtni staf.png Mayor Jenderal
SatuanArtileri Pertahanan Udara

Mayor Jenderal TNI (HOR) (Purn.) Muchlis Ibrahim[1] (lahir 13 Oktober 1942) adalah tokoh militer Indonesia. Dia pernah menjabat sebagai Gubernur Sumatra Barat periode 1997—1999.

Sebelumnya, pada tahun 1992 ia diangkat menjadi Wakil Gubernur Sumatra Barat menggantikan Sjoerkani yang berakhir masa jabatannya. Empat tahun kemudian, ia terpilih menjadi Gubernur Kepala Daerah Provinsi Sumatra Barat menggantikan Hasan Basri Durin pada tahun 1997. Pangkatnya dinaikkan dari Brigadir Jenderal menjadi Mayor Jenderal. Muchlis hanya menjabat gubernur selama dua tahun kurang. Setelah pensiun ia menetap di Jakarta.

Muchlis pernah menjadi Ketua Majelis Pertimbangan Partai (MPP) DPD Partai Demokrat Sumatra Barat saat pembentukan pertama kali pada tahun 2003.[2]

Kehidupan awal dan pendidikan[sunting | sunting sumber]

Muchlis Ibrahim dilahirkan di Tanjung Medan, 13 Oktober 1942. Ia anak kedua dari pasangan pedagang dan petani Ibrahim Bagindo Ali dan Rawasah. Ia mengenyam pendidikan di Sekolah Rakyat Tanjung Medan (1955), SMP Tanjung Alam (1958), dan SMA Pendidikan Siswa Minangkabau (PSM) Bukittinggi (1962). Ketika ia duduk di bangku SMP, ia nyaris hampir tidak menyelesaikan pendidikan karena terjadinya Pemerintahan Revolusioner Republik Indonesia (PRRI). Ia menyelesaikannya setelah keadaan aman dan mengikuti ujian persamaan. Ia selalu naik sepeda dari kampungnya ke sekolah dan merasa bahwa anak kampung lebih mandiri.[3]

Setelah tamat SMA, ia merantau ke Jakarta dan menginap di rumah kakaknya. Ia diterima di Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Indonesia (kini Institut Pertanian Bogor) dan Akademi Militer (Akmil) di Magelang. Ia memilih masuk Akmil karena gratis dan menyukai kesan tentara yang gagah dan tegap. Ia lulus dari Akmil pada 1965 dan dilantik sebagai perwira remaja berpangkat Letnan Dua Artileri.[3]

Karier militer[sunting | sunting sumber]

Muchlis pertama kali ditempatkan sebagai Komandan Peleton di Pusat Pendidikan Artileri Pertahanan Udara (Pusdik Arhana) Malang pada 1966. Belum cukup setahun, ia dimutasi sebagai Komandan Peleton Baterai Arhanud 41 Palembang pada 1967. Pada 1969, ia naik pangkat menjadi Letnan Satu dan dipromosikan menjadi Komandan Baterai Batalyon Arhanud RI-1 di Jakarta. Pada 1970, ia berkesempatan mengikuti pendidikan Artileri BTI Officer Course, Australia.[3]

Riwayat Pekerjaan[sunting | sunting sumber]

  • Komandan Peleton Siswa Pusdik Arhanud (1966)
  • Komandan Peleton Rai Arhanud RI-41 (1967)
  • Perwira Analis Paban U SUAD 5 (1974)
  • Guru Militer Pusdik Arhanud (1975)
  • Kepala Biro Litbang Puslahta TNI-AD (1976)
  • Komandan Yonarhanudse-13 (1980)
  • Waaspers Kasdam III/17 Agustus (1981)
  • Kepala Staf Korem 031/Wirabima (1983)
  • Kadep Artileri Akmil (1989)
  • Direktur Binlem Akmil (1990)
  • Irdam I/Bukit Barisan (1991)
  • Wakil Gubernur Sumatra Barat (1992—1997)
  • Gubernur Sumatra Barat (1997—1999)
  • Anggota MPR Fraksi Utusan Daerah (1998—1999)

Pranala luar[sunting | sunting sumber]

Referensi[sunting | sunting sumber]

Jabatan politik
Didahului oleh:
Hasan Basri Durin
Gubernur Sumatra Barat
1997—1999
Diteruskan oleh:
Dunidja
Didahului oleh:
Sjoerkani
Wakil Gubernur Sumatra Barat
1993—1997
Diteruskan oleh:
Zainal Bakar