Mitsubishi Kuda

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Mitsubishi Kuda
Mitsubishi Kuda Super Exceed (front), Tuban.jpg
Mitsubishi Kuda Super Exceed (1997-2000)
Informasi
ProdusenMitsubishi Motors
China Motor Corporation
Juga disebutMitsubishi Adventure
Mitsubishi Freeca
Mitsubishi Furika
Mitsubishi Jolie
Soueast Freeca
Africar Landio
Africar Jockey
Masa produksi1997–2018
PerakitanYang Mei, Taoyuan, Taiwan(sampai 2008)
Jakarta, Indonesia (sampai 2006)
Cainta Rizal, Filipina
Qing Kou, Min Hou, Fuzhou, China
Cape Town, Afrika Selatan
Bodi & rangka
KelasMPV
Tata letakMesin depan, penggerak roda belakang
Penyalur daya
Mesin4G18 1.6 L Mesin bensin karburator
4G63A 2.0L SOHC MPI 4 segaris Mesin bensin injeksi
4D56 2.5L SOHC 4 segaris Mesin diesel
Transmisi5-speed manual
4-speed otomatis
Dimensi
Jarak sumbu roda2620 mm (103,1 in)
Panjang4320–4375 mm (170,1–172,2 in)
Lebar1650–1690 mm (65,0–66,5 in)
Tinggi1800–1830 mm (70,9–72,0 in)
Berat kosong1445-1500 kg
Kronologi
PenerusMitsubishi Zinger/Fuzion
Mitsubishi Xpander
Mitsubishi Pajero/Montero/Shogun Sport
Mitsubishi Grandis

Mitsubishi Kuda adalah sebuah MPV kompak yang didesain oleh Mitsubishi Motors dan China Motor Corporation untuk pasar Asia, dan dibuat di Taiwan (di Taiwan dinamai Mitsubishi Freeca, berasal dari kata "free" yang berarti "bebas", dan "ca", bahasa Taiwan untuk kendaraan, di mana dilafalkan dalam bahasa Jepang sebagai "furika" sehingga kadang dikenal sebagai Mitsubishi Furika bagi orang Jepang) dan Filipina (di Filipina dan China dinamai Mitsubishi Adventure, sementara di Vietnam dinamai Mitsubishi Jolie). Pertama kali diluncurkan pada 11 September 1997, dan produksi ke-50.000 tercapai tahun 2005 di Filipina. Kompetitor yang mirip dengannya adalah Isuzu Panther dan Toyota Kijang, tetapi khusus generasi ke-3 kompetitornya bertambah satu yaitu Daihatsu Taruna.

Mitsubishi Kuda terbagi dalam tiga tipe mesin yaitu bensin 1.6 L yang masih memakai karburator, bensin 2.0L yang sudah injeksi, serta diesel 2.5L, di mana mesin diesel ini sama seperti yang dipakai oleh Mitsubishi L300.

Produksi mobil ini di Indonesia telah dihentikan sejak tahun 2006. Tiga tahun kemudian, hal serupa juga berlaku di Taiwan.

Di Filipina produksi nya dihentikan Pada Tanggal 12 July 2018 karena terkait masalah regulasi Euro 4

Type Mitsubishi Kuda Indonesia:

  • Grandia Limited (2003)
  • R-Limited (2003)
  • Sporty Edition (2003)
  • Grandia (2001-2006)
  • Super Exceed (1997-2000)
  • Diamond (2001-2006)
  • GLS Limited (2000)
  • GLS (1998-2001)
  • Deluxe (2001-2006)
  • GLX (1997-2000)


Type Mitsubishi Kuda Filipina (Adventure):

  • Super Sport (1997-2018)
  • Grand Sport (2004-2006)
  • GLS Sport Special Edition (2013-2015)
  • GLS Sport (2010-2018)
  • GLS (1997-2018)
  • GLX (1997-2018)

Generasi pertama (1997-2002)[sunting | sunting sumber]

Pada akhir diluncurkan tahun 1997, Kuda ditawarkan dalam varian GLX Bensin, GLS Bensin, Super Exceed Bensin, GLX Diesel dan GLS Diesel. Pada 2000, varian Super Exceed Diesel meluncur. Generasi pertama ini memiliki pintu belakang 3/4 sama seperti Toyota Kijang Kotak, dengan desain lampu depan seperti Mitsubishi Pajero generasi kedua. Pada generasi ini pula, versi diesel di setiap tipe memiliki sasis yang lebih panjang dan atap yang meninggi ketimbang versi bensinnya.

= Generasi kedua (2002-2004)[sunting | sunting sumber]

Pada 2001, diluncurkan New Mitsubishi Kuda dengan perubahan nama varian, di mana Super Exceed menjadi Grandia, GLS menjadi Diamond, dan GLX menjadi Deluxe. Pada generasi ini pula tersedia mesin bensin 2.000cc MPI, tetapi mesin bensin 1.600 cc masih tersedia untuk sasis pendek. Perbedaan tinggi atap pada generasi ini sudah tidak berlaku lagi karena seluruhnya memakai atap meninggi. Perubahan lain yang dapat dijumpai adalah hilangnya pintu 3/4 dan digantikan model hatchback.

Generasi ketiga (2004-2018)[sunting | sunting sumber]

Pada tahun 2004, diluncurkan generasi ketiga sebagai edisi penutup Mitsubishi Kuda di Indonesia sebelum dihentikan produksinya. Perubahan yang paling mencolok adalah dipindahkannya lampu belakang ke pilar belakang, serta pada varian Grandia ban serep dipindahkan ke bagian belakang, bukan di bawah kabin penumpang, sehingga varian Grandia pada generasi ini juga memiliki tambahan kompetitor yaitu Daihatsu Taruna, terutama untuk varian bensin 1.6 L.

Di Taiwan, generasi ini dikenal dengan sebutan Freeca II dan untuk pasar Taiwan dan Vietnam, pada awalnya masih menggunakan lampu depan seperti generasi kedua, sementara untuk pasar Indonesia langsung menggunakan lampu depan generasi ketiga.

Meski generasi ini berhenti diproduksi di Indonesia tahun 2006, tetapi untuk pasar luar negeri seperti Filipina masih terus dibuat, terutama sebagai pilihan alternatif dikarenakan perawatan yang mudah. Saat ini, Mitsubishi Adventure di Filipina hanya tersedia varian bermesin diesel.