Meppen

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian

Meppen adalah sebuah bagian dari kota distrik Emsland dan komunitas yang mandiri di bagian barat negara bagian Niedersachsen yang dekat dengan perbatasan Belanda.

Geografi[sunting | sunting sumber]

Letak Geografis[sunting | sunting sumber]

Meppen terletak di pusat Emslandes pada ujung dari Hase di Ems. Sekitar 0,5 Kilometer dari ujung di Ems, Hase memasuki Dortmund-Ems-Kanal, yang merupakan pengairan buatan di bagian selatan Meppen. Bagian utara Meppen dibangun untuk sebagian besar aliran sungai Dortmund-Ems-Kanal yang digunakan di Ems.

Pusat kota terletak 18 km sebelah timur dari perbatasan Belanda. Kota Lingen terletak 20km ke selatan, kota Papenburg 45 km ke utara (dengan pembulatan garis lurus).

Meppen adalah jalan turis, jalan Megalith (Straße der Megalithkultur).

Cuaca[sunting | sunting sumber]

Meppen beriklim laut, yang dipengaruhi angin barat laut dari Nordsee. Di waktu lama temperatur udara dari stasiun cuaca Meppen mencapai 8.9 °C dan curah hujan sekitar 740 mm. Suhu paling rendah berlangsung di antara Desember dan Februari, sedangkan suhu tertinggi tercapai antara Juli dan August.

Kota Tetangga[sunting | sunting sumber]

Meppen berbatasan pada kota dan komunitas berikut: kota Haren (Ems) di utara, komunitas kumpulan komunitas Sögel di barat daya, kota Haselünne di timur, komunitas Geeste di selatan dan komunitas Twist di barat.

Struktur Kota[sunting | sunting sumber]

Batas Meppen sejak 1. Juli 1967 – Penomoran dari bagian kota di dalam inti kota – Kelabu: Bagian yang berupa bangunan (saat 2006).
Gliederung Meppen – Nummerierung der 1974 eingemeindeten Ortsteile
  1. Apeldorn (777)
  2. Bokeloh (1.253)
  3. Borken (545)
  4. Groß Fullen (1.072)
  5. Klein Fullen (401)
  6. Helte (596)
  7. Hemsen (750)
  8. Holthausen (142)
  9. Hüntel (328)
  10. Rühle (1.368)
  11. Schwefingen (442)
  12. Teglingen (771)
  13. Versen (1.795)

Pertumbuhan Populasi[sunting | sunting sumber]

(termasuk sampai 1974, komunitas pinggiran kota)

Einwohnerentwicklung Meppens zwischen 1821 und 2010
Tahun Penduduk
1821 4.815
1848 5.130
1871 5.085
1885 6.268
1905 7.687
Tahun Penduduk
1925 9.645
1933 11.745
1939 15.045
1946 17.173
1950 19.141
Tahun Penduduk
1956 20.965
1961 22.914
1971 27.305
1975 27.308
1980 28.135
Jahr Einwohner
1985 28.888
1990 30.508
1995 32.093
2000 33.412
2005 34.196
Jahr Einwohner
2010 34.944
30.09.2012 34.984

Agama[sunting | sunting sumber]

Mayoritas penduduk beragama Katolik Roma(69,7 %), 16,7 % adalah Kristen Lutteran dan 2,0 % Kristen reformasi. Sekitar 11% penduduk beragama yang lain atau tidak beragama.

Gereja[sunting | sunting sumber]

St. Vitus Meppen-Altstadt
  • Komunitas Katolik
    • Propsteigemeinde St. Vitus, Altstadt
    • St. Paulus, Neustadt
    • St. Maria zum Frieden, Esterfeld
    • St. Franz Xaver, Rühle
    • St. Vinzentius, Fullen/Versen
    • St. Vitus, Bokeloh
    • St. Antonius, Apeldorn
    • Kirche der Unbefleckten Empfängnis Mariens, Hemsen
    • St. Joseph, Schwefingen
    • St. Antonius, Teglingen
  • Komunitas Kristen
    • Gustav-Adolf-Kirchengemeinde (Ev.-luth.), Neustadt
    • Bethlehem-Kirchengemeinde (Ev.-luth.), Esterfeld
    • Evangelisch-reformierte Kirchengemeinde Meppen-Schöninghsdorf
  • Kapel Konggregasi
    • Evangelisch-Freikirchliche Gemeinde (Baptisten)

Komunitas Kepercayaan yang lain[sunting | sunting sumber]

Politik[sunting | sunting sumber]

Meppen berstatus sebagai komunitas mandiri dan sejak 1977 sebagai pusat distrik dari distrik nomor dua terbesar di Jerman, distrik Emsland.

Kursi Legislatif[sunting | sunting sumber]

Perwakilan rakyat mempunyai 38 anggota terpilih. Yang dari pemilihan itu, terpilih langsung juga seorang wali kota. Yang dari pemilihan umum, perwakilan pria dan wanita dari 4 partai yang dipilih pada 11 September 2011.

  • CDU: 20 Kursi (–1)
  • SPD: 9 Kursi (±0)
  • UWG: 5 Kursi (+1)
  • Grüne: 3 Kursi (+1)
  • FDP: 1 Kursi (–1)

Kota sahabat[sunting | sunting sumber]

Wappen Ostrolekas Ostrołęka (Polandia), seit September 1994

Budaya dan Pemandangan[sunting | sunting sumber]

Balai kota bersejarah Meppen
Gereja Gymnasial
Arenbergische Rentei
Kincir angin Hölting Meppen
Herrenmühle
Pembangkit listrik Meppen-Hüntel
Stadtwall (ehemalige Kontreescarpe)
„Borkener Paradies“
Zona pejalan kaki Bahnhofstraße – Keadaan sebelum pertokoan MEP diperbaharui
Zona pejalan kaki Bahnhofstraße – Keadaan setelah pertokoan MEP diperbaharui (2013)
Permata MEP difoto dari Dortmund-Ems-Kanal (2013)
Pelabuhan tua Meppen – Keadaan sebelum penutupan dan und penghancuran
Stasiun Kereta Api sebelum Meppen
Sungai Ems di Meppen (dengan jembatan penghubung tua sebelum 2007)
Pembangunan jembatan penghubung baru 2007

Museum[sunting | sunting sumber]

  • Museum kota di Arenbergischen Rentei di Obergerichtsstraße, dibangun oleh August Reinking
  • Pusat pemeran arkeologi dari Emslandes pada Koppelschleuse
  • Pameran seni di pusat seni pada Koppelschleuse

Bangunan[sunting | sunting sumber]

Hochaltar dari Gereja Propstei St. Vitus di Meppen

Tokoh[sunting | sunting sumber]

Memorial Windhorst

Tokoh terhormat[sunting | sunting sumber]

  • Ludwig Windthorst (1812–1891), Abgeordneter dari Meppen di Reichstag dan salah seorang pendiri Deutschen Zentrumspartei
  • Wilhelm Anton Riedemann (1832–1919), Pionir dari kapal tanker dan salah satu pendiri dari Deutsch-Amerikanischen Petroleum-Gesellschaft (DAPG, sekarang ExxonMobil)
  • Engelbert-Maria von Arenberg (1872–1949), neunter Herzog des Hauses Arenberg dan cucu dari Herzog Prosper-Ludwig von Arenberg (1785–1861), mantan Landesherrn di Herzogtum Arenberg-Meppen
  • Hermann Wilhelm Berning (1877–1955), dari 1914 sampai 1955 Uskup di Osnabrück
  • Wilhelm Sagemüller (1880–1962), dari 1948–1956 Wali kota kota Meppen, Aberkennung der Ehrenbürgerschaft durch die Stadt Meppen am 18. September 2014 u. a. wegen der Beteiligung beim Bau der Emslandlager 1933
  • Arnold Blanke (1887–1972)

Orang yang lahir di Meppen[sunting | sunting sumber]

  • Ludger Abeln (* 1964), Moderator TV dari NDR
  • Günter Balders (* 1942), baptistischer teolog dan emeritierter Profesor sejarah gereja
  • Adolf Bödiker (1835–1893), Reichstags- und Landtagsabgeordneter (Pusat)
  • Anton Wilhelm Laurenz Karl Maria Bödiker, genannt Tonio Bödiker (1843–1907), preußischer Staatsmann und Oberregierungsrat
  • Thomas Bröker (* 1985), Pemain bola profesional
  • Thomas Deymann (1833-1912), Wali kota kota Meppen
  • Johannes von Euch (1834–1922), Uskup, apostolischer Vikar di Denmark (1892–1922)
  • Helmut Gels (* 1952), Wali kota kota Vechta
  • Daniel Giese (* 1970), neonazistischer Sänger
  • Hans Hunfeld (* 1936), Professor für die Didaktik der Englischen Sprache und Literatur
  • Bernt Jansen (* 1949), Pemain tenis meja
  • Wendelin Köster SJ (* 1939), Rektor sekolah Jesuit Santo Georgen
  • Hermann Korte (* 1949), Germanist und Literaturwissenschaftler
  • Hermann Lause (1939–2005), Pemain film und teater
  • Bernhard von Lepel (1818–1885), preußischer Offizier, Schriftsteller dan teman sejari Theodor Fontanes
  • Markus Löning (* 1960), Politikus
  • Andreas Müller (Richter) (* 1961), Hakim Jerman
  • Alwin Otten (* 1963), zweifacher Ruderweltmeister im Leichtgewicht
  • Carolin Philipps (* 1954), Pengarang buku untuk pemuda
  • Jana Franziska Poll (* 1988), Pemain voli di Rote Raben Vilsbiburg
  • Theodor Reismann-Grone (1863–1949), Verleger dan Politikus
  • Wilhelm Anton Riedemann (1832–1920), Pionir der Kapal Tanker dan Salah satu pendiri DAPG, (sejak 1950 Esso Deutschland, sekarang ExxonMobil)
  • Reinhold Schaffrath (* 1946), Bintang film, penyanyi, Theaterwissenschaftler und Regisseur
  • Johannes Schiphower (1463–nach 1521), Theologe und Historiker
  • Carsten Schlangen (* 1980), Leichtathlet, Dt. Meister 2006/2007/2009/2010 und Olympiateilnehmer 2008 und EM Silbermedaillengewinner 2010
  • Bernd Schlömer (* 1971), Politiker (Piratenpartei)
  • Alwin Schockemöhle (* 1937), Springreiter
  • Eduard Schöningh (1823–1900), Pionier der Hochmoorkultivierung, Marineartillerieoffizier und Bürgermeister von Meppen
  • Ferdinand Schöningh (1815–1883), Verleger
  • Levin Schücking (1814–1883), Pengarang
  • Andreas Slominski (* 1959), Seniman
  • Maciej Szewczyk (* 1994), polnisch-deutscher Fußballspieler
  • Anton Timpe (1892–1955), Arsitek dan pengarang
  • Augustus Maria Toebbe (1829–1884), Uskup dari Covington, Kentucky, USA
  • Holger Wehlage (* 1976), Pemain sepak bola
  • Kerstin de Witt (* 1976), Blockflötistin
  • Gerd Zacher (1929–2014), Komponis, Organis und pencipta musik

Pranala luar[sunting | sunting sumber]