Masanganwetan, Sukodono, Sidoarjo
Masanganwetan | |||||
|---|---|---|---|---|---|
| Koordinat: 7°23′27″S 112°41′55″E / 7.3908°S 112.6986°E | |||||
| Negara | |||||
| Provinsi | Jawa Timur | ||||
| Kabupaten | Sidoarjo | ||||
| Kecamatan | Sukodono | ||||
| Kode pos | 61258 | ||||
| Kode Kemendagri | 35.15.14.2015 | ||||
| Luas | 1,45 km² | ||||
| Jumlah penduduk | ... jiwa | ||||
| Kepadatan | ... jiwa/km² | ||||
| |||||
Masanganwetan adalah sebuah desa di wilayah Kecamatan Sukodono, Kabupaten Sidoarjo, Provinsi Jawa Timur, Indonesia. Desa ini terletak di bagian timur Kecamatan Sukodono dan berbatasan dengan wilayah Kecamatan Gedangan di sebelah timur, Desa Bohar di utara, Masangankulon di barat, dan Dusun Wonokoyo, Desa Kloposepuluh di selatan.[1]
Sejarah
[sunting | sunting sumber]Nama Masangan diperkirakan telah ada sejak masa kerajaan Hindu-Buddha di Jawa Timur. Dalam Prasasti Kancana berangka tahun 782 Saka atau 860 Masehi yang dikeluarkan oleh Raja Rakai Kayuwangi dari Kerajaan Medang, disebutkan nama I Pamasangan sebagai salah satu desa yang hadir sebagai saksi penetapan status sima untuk Desa Bungur Lor.[2][3]
Wilayah Masangan diperkirakan telah berkembang sebagai kawasan permukiman dan pertanian sejak masa kerajaan-kerajaan kuno di Jawa Timur. Letaknya yang berada di kawasan Sidoarjo bagian utara menjadikan wilayah ini berkembang sebagai daerah agraris yang didukung jaringan irigasi dan lahan pertanian.
Seiring perkembangan penduduk dan administrasi wilayah, kawasan Masangan kemudian terbagi menjadi dua desa, yaitu Masangankulon di bagian barat dan Masanganwetan di bagian timur.
Pada masa kolonial Hindia Belanda, masyarakat desa sebagian besar bekerja di sektor pertanian, terutama padi dan tebu. Setelah kemerdekaan Indonesia, perkembangan permukiman meningkat seiring pertumbuhan kawasan metropolitan Surabaya dan Kabupaten Sidoarjo.
Pemerintahan
[sunting | sunting sumber]Kepala Desa Masanganwetan saat ini adalah H. Budiono, S.H., M.M., yang terpilih melalui Pemilihan Kepala Desa serentak pada Desember 2020.[4][5]
Geografi
[sunting | sunting sumber]Desa Masanganwetan memiliki luas wilayah sekitar 1,45 km² atau sekitar 3,85% dari total luas Kecamatan Sukodono.[6]
Wilayah desa berada di kawasan dataran rendah yang didominasi permukiman dan lahan pertanian. Jalan tol melintasi wilayah desa dan membagi kawasan Masangan menjadi beberapa bagian.[7]
Ekonomi
[sunting | sunting sumber]Perekonomian masyarakat Masanganwetan didominasi oleh sektor perdagangan, usaha kecil menengah, jasa, dan pertanian. Sebagian penduduk juga bekerja di kawasan industri dan perkotaan sekitar Sidoarjo dan Surabaya.
Referensi
[sunting | sunting sumber]- ↑ Profil Desa Masangan Wetan, Bab IV. Skripsi UIN Sunan Ampel Surabaya, 2015.
- ↑ "Hari Jadi Pagesangan Telah Ditetapkan Berdasarkan Prasasti Kancana". Detik Jatim. 7 Desember 2023.
- ↑ "Bikin Replika Prasasti Kancana, Hari Jadi Pagesangan Resmi 31 Oktober". Begandring Soerabaia. 2024.
- ↑ "Pilkades Berjalan Lancar, Kades Terpilih Dilantik 20 Februari". Megas Online. 21 Desember 2020.
- ↑ "Kades Budiono Tetap Menjadi Koordinator PKDI". Sidoarjo News. 22 April 2025.
- ↑ "Bab II Gambaran Umum Wilayah Studi Kabupaten Sidoarjo". Scribd. Diakses tanggal 11 Mei 2026.
- ↑ Profil Desa Masangan Wetan, Bab IV. Skripsi UIN Sunan Ampel Surabaya, 2015.
