Legokherang, Cilebak, Kuningan

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Lompat ke: navigasi, cari
Lebakherang
Desa
Kantor dan Bali Desa Legokherang
Negara  Indonesia
Provinsi Jawa Barat
Kabupaten Kuningan
Kecamatan Cilebak
Pemerintahan
 • Kepala desa Mulyadi
Luas 553,636 Ha²
Jumlah penduduk 2.630 Jiwa
Kepadatan 5 Jiwa/Ha²
DESA LEGOKHERANG

"SABANDA SARIKSA LEGOKHERANG JAYA"

Legokherang adalah desa di kecamatan Cilebak, Kuningan, Provinsi Jawa Barat. Desa Legokherang berada di kaki Gunung Subang dan Gunung Bongkok, di perbatasan Provinsi Jawa Barat dengan Provinsi Jawa Tengah. Desa ini mempunyai empat dusun. Ibukotanya berada di Dusun Manis. Pemimpin peratam desa ini adalah Ankin Jawa Laksana.

Batas wilayah[sunting | sunting sumber]

Batas-batas wilayahnya adalah sebagai berikut:

Utara Desa Jalatrang dan Desa Cilebak
Selatan Kabupaten Cilacap, Provinsi Jawa Tengah
Barat Kecamatan Subang
Timur Kabupaten Cilacap, Provinsi Jawa Tengah

Pembagian Wilayah[sunting | sunting sumber]

Dusun[sunting | sunting sumber]

  1. Dusun Kliwon
  2. Dusun Manis
  3. Dusun Pahing
  4. Dusun Wage

Kampung[sunting | sunting sumber]

  1. Kampung Pasalit
  2. Kampung Cikeusik
  3. Kampung Manglid
  4. Kampung Pasir Caringin
  5. Kampung Ketug
  6. Kampung Babakan
  7. Kampung Sumanding
  8. Kampung Kahiyangan
  9. Kampung Gardu
  10. Kampung Batukarut
  11. Kampung Tagalena
  12. Dan sebagainya

Geografi[sunting | sunting sumber]

Desa Legokherang berada di kaki Gunung Subang dan Gunung Bongkok, di perbatasan Provinsi Jawa Barat dengan Provinsi Jawa Tengah. Desa ini terletak di ketinggian antara 500-1160 mdpl sehingga memiliki topografi dikelilingi pegunungan. Sungai utama di Desa Legokherang adalah Sungai Cihujung, Sungai Cikembangan, Sungai Cikopi dan Sngai Cipeusar.

Penduduk[sunting | sunting sumber]

Penduduk Desa Legokherang umumnya berprofesi sebagai petani dan pedagang. Penduduknya adalah bersuku Sunda dan beragama Islam. Penduduk desa ini memiliki beberapa organi masyarakat, organisasi pelajar, pemuda, dan warga seperti : AMDAL (Anak Muda Desa Legokherang), IPPL (Ikatan Pemuda Pelajar Legokherang), GRASUCI (Gerakan Subang Cilebak), IPLK (Ikatan Pelajar Legokherang Kuningan), KUNCIR (Kuningan Cirebon), IWL (Ikatan Warga Legokherang), HIBOM (Himpunan Bocah Manis), ARMEGA (Anak Remaja Masjid Gardu), IREMA (Ikatan Remaja Masjid), dsb.

Kebudayaan[sunting | sunting sumber]

Desa Legokherang terkenal oleh beberapa sektor seperti Budaya yaitu Upacara Pesta Dadung, dan beberapa permainan tradisional yang sudah langka dan namanya berbeda didaerah lain misalnya Oodotan (Benteng Tujuh), Dam-daman, Ceceotan, Dalu, Congkrak, Boy-Boyan, Sasamunian (Petak Umpet), Ketok, Bebelekan, dsb.

Potensi[sunting | sunting sumber]

Sektor Makanan dan rempah-rempah di Desa Legokherang merupakan salah satu penghasil terbesar di wilayah Kabupaten Kuningan bagian Selatan (Cilebak, Ciwaru, Selajambe, Kuningan, Subang, Kuningan, dan sekitarnya) yakni Gula Jawa/Gula Merah, Jeruk, poh-pohan dan Reundeu/Salad, dan beberapa makanan khas tradisional seperti Adas, Ranginang/Rengginang, Opak, Simpring/Kicimpring, Apeum, Peuyeum/Tape, Angling, Saroja/Serodja (Kue Bintang), Koescang, Papais, Oncom, Papais Ten, Galendro, Gepeng, Genar, Gerejek/Regejek, Putri Noong, dsb.

Fasilitas Umum[sunting | sunting sumber]

Fasilitas umum seperti Masjid Jami Amaliyah, Alun-Alun Desa/Pasalit (+Lap.Volley Ball), Balai Desa Legokherang (+Lap.Badminton +Ruang Rapat Ankin Jiwa Laksana, Graha Taruna (Balai Karang Taruna), Lapangan Sepakbola Ankin Jiwa Laksana, Taman Cihujung (Tanjung), dsb.

Pariwisata[sunting | sunting sumber]

Pemandangan sawah Limuspiit
  1. Situ Cikabuyutan, Situ Putat, Situ Kiahroni dan Situ Cibaok
  2. Panorama Puncak Gunung Subang dan Gunung Bongkok
  3. Taman Purbakala Gentong
  4. Gunung Subang
  5. Upacara adat Pesta Dadung

Galeri[sunting | sunting sumber]