Lompat ke isi

Layang-layang asia

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Layang-layang asia
Hirundo rustica Suntingan nilai di Wikidata
Rekaman
Suntingan nilai di Wikidata
Suntingan nilai di Wikidata
Status konservasi
Risiko rendah
IUCN22712252 Suntingan nilai di Wikidata
Taksonomi
KelasAves
OrdoPasseriformes
FamiliHirundinidae
GenusHirundo
SpesiesHirundo rustica Suntingan nilai di Wikidata
Linnaeus, 1758
Distribusi

Suntingan nilai di Wikidata

Layang-layang asia (bahasa Latin: Hirundo rustica) adalah spesies burung dari keluarga Hirundinidae, dari genus Hirundo, yang mempunyai paruh, berdarah panas, dan membiak dengan cara bertelur. Burung ini merupakan jenis burung pemakan serangga kecil yang memiliki habitat di hutan, kebun, tegalan, sawah, pedesaan, kota.

Fenomena migrasi burung Layang-layang Asia diamati oleh pengamat dan peneliti burung untuk memantau populasinya. Fluktuasi populasi burung ini diduga disebabkan oleh beberapa hal termasuk: proses migrasi yang terjadi secara bertahap, adanya perilaku homing yang tidak tetap (dalam mencari tempat untuk istirahat) dan dugaan adanya koloni istirahat yang memungkinkan adanya migrasi lokal antar koloni.[1]

Sebagaimana burung migrasi pada umumnya, spesies burung ini hidup secara berkelompok. Hal ini merupakan salah satu mekanisme untuk mempertahankan diri terhadap gangguan dari luar selama masa perjalanannya, misalnya predator yang memburu burung ini ketika ia terpisah dengan rombongannya.[1]

Ciri-ciri

[sunting | sunting sumber]

Layang-layang asia memiliki tubuh berukuran sedang (20 cm). Tubuh bagian atas berwarna biru baja. Pinggir tenggorokan kemerahan. Perut putih. Garis biru baja pada dada atas. Ekor sangat panjang dengan bintik putih pada ujung bulu.

Perbedaan dengan Layang-layang batu: perut putih bersih, ekor lebih memanjang, garis dada biru baja. Remaja: bulu lebih suram, ekor tanpa pita panjang. Iris cokelat, paruh hitam, kaki hitam. Terbang melayang dan melingkar di udara, atau terbang rendah di atas tanah atau air untuk menangkap serangga. Hinggap pada pohon mati, kawat, tiang. Mencari makan sendiri-sendiri tetapi dalam jumlah besar dalam satu tempat.

Telur Hirundo rustica

Tempat Tinggal

[sunting | sunting sumber]

Ada yang menyebutnya seriti kembang atau Dali. makan serangga hidup bersarang di bawah jembatan dengan menggunakan lumpur dan rumput.

Penyebaran

[sunting | sunting sumber]
  • Berbiak: Kosmopolitan, di semua belahan bumi utara.
  • Migran: Afrika, Asia, Asia tenggara, Filipina, Indonesia, Irian, Australia.

Referensi

[sunting | sunting sumber]
  1. 1 2 W, Stefan Agung; Djuwantoko, Djuwantoko; Jati, Wibowo N. (2005). "Sebaran dan Kemelimpahan Burung Layang-Layang Asia (Hirundo rustica Linn.) di Propinsi Daerah Istimewa Yogyakarta". Biota : Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Hayati (dalam bahasa Inggris): 49–58. doi:10.24002/biota.v10i1.2864. ISSN 2527-323X.

Lihat juga

[sunting | sunting sumber]