Lalu Gede Syamsul Mujahidin

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Lalu Gede Syamsul Mujahidin
Ketua DPW Majelis Adat Kerajaan Nusantara NTB
Mulai menjabat
12 September 2020
PresidenJoko Widodo
Anggota DPR-RI
Dapil Nusa Tenggara Barat
Fraksi Partai Hati Nurani Rakyat (2014-2019)
Fraksi Partai Bintang Reformasi (2009-2014)
Masa jabatan
2009–2014
PresidenSusilo Bambang Yudhoyono
Joko Widodo
Ketua DPRMarzuki Alie
Masa jabatan
2014–2019
Ketua DPRSetya Novanto
Informasi pribadi
Lahir25 Juli 1976 (umur 44)
Bendera Indonesia Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat
KebangsaanBendera Indonesia Indonesia
Partai politikPBR.jpg Partai Bintang Reformasi (sebelum 2014)
Logo Hanura.svg Partai Hanura (setelah 2014)
Alma materSTEKPI Jakarta

Lalu Gede Syamsul Muhajidin (lahir di Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat, 25 Juli 1976; umur 44 tahun) adalah seorang politisi Indonesia dari Partai Hanura . Ia terpilih sebagai wakil rakyat untuk duduk di DPR-RI melalui daerah pemilihan (dapil) Nusa Tenggara Barat I untuk periode 2014 - 2019.

Latar Belakang[sunting | sunting sumber]

  • Kehidupan Awal

Lalu Gede Syamsul Mujahidin merupakan cucu dari Syekh. TG.KH. Zainuddin Abdul Majid, Pahlawan Nasional yang juga merupakan Pendiri Nahdlatul Wathan organisasi terbesar di Nusa Tenggara Barat.

  • Karier Politik

Lalu Gede Syamsul Muhajidin berhasil terpilih kembali menjadi Anggota DPR-RI untuk kedua kalinya periode 2014-2019 setelah memperoleh suara sebanyak 71.211 untuk Dapil Nusa Tenggara Barat mewakili Partai Hanura[1]. Pada periode 2009-2014, di DPR-RI Lalu mewakili Partai Bintang Reformasi (PBR).

Selain menjabat sebagai anggota DPR Lalu Gede juga menjabat sebagai Ketua Umum Pimpinan Pemuda Nahdlatul Wathan NW dan Bendahara Umum Pemuda Pancasila Nusa Tenggara Barat.

Pada pemilu legislatif periode 2019-2024 Lalu Gede gagal kembali melaju ke senayan untuk periode ketiga, kala itu Ia mencalonkan diri sebagai anggota senator DPD-RI Dapil NTB I.

Pendidikan[sunting | sunting sumber]

  • STEKPI Jakarta (2002)

Referensi[sunting | sunting sumber]

Pranala luar[sunting | sunting sumber]