Kusamba, Dawan, Klungkung
Desa Kusamba (bahasa Bali: ᬤᬾᬰᬓᬸᬲᬫ᭄ᬩ) adalah desa di Kecamatan Dawan, Klungkung, Provinsi Bali, Indonesia.[1]
Kusamba ᬓᬸᬲᬫ᭄ᬩ | |||||
|---|---|---|---|---|---|
Petani garam di Pantai Kusamba | |||||
| Negara | |||||
| Provinsi | Bali | ||||
| Kabupaten | Klungkung | ||||
| Kecamatan | Dawan | ||||
| Kode pos | 80761 | ||||
| Kode Kemendagri | 51.05.04.2006 | ||||
| Luas | 2,01 km²[2] | ||||
| Jumlah penduduk | 5.465 jiwa (2015)[2] 5.908 jiwa (2010)[3] | ||||
| Kepadatan | 2.939 jiwa/km² (2010) | ||||
| Jumlah RW | 8 Desa Adat, 5 Banjar[2] | ||||
| Jumlah KK | 1.999 KK[2] | ||||
| |||||
Desa Kusamba adalah salah satu dari dua belas desa dinas, dan salah satu dari dua puluh desa adat yang ada di Kecamatan Dawan. Pada zaman Kerajaan Klungkung, desa ini merupakan benteng pertahanan Kerajaan Klungkung yang berada di wilayah timur. Desa ini berjarak 7 km dari Kota Semarapura dan 3 km dari ibu kota Kecamatan Dawan.[4]
Etimologi
[sunting | sunting sumber]Desa Kusamba, menurut tokoh-tokoh masyarakat, desa ini dulunya merupakan hamparan padang ilalang yang berarti kusa dan amba, lama-kelamaan berubah menjadi Kusanegara yang merupakan benteng pertahanan kerajaan Klungkung. Setelah Kerajaan Klungkung ditaklukkan oleh Belanda, barulah nama Kusenegara ini menjadi nama Desa Kusamba.[4]
Sejarah
[sunting | sunting sumber]Dahulu, Desa Kusamba merupakan ibu kota kedua Kerajaan Klungkung ketika dipimpin Ida I Dewa Agung Putra Kusamba. Untuk mendukung pemerintahannya, Ida I Dewa Agung Putra Kusamba pun mendirikan istana di desa ini dengan nama Kusanegara. Selain membangun istana, Desa Kusamba juga dijadikan sebagai pelabuhan dan benteng kerajaan. Masyarakat di Desa Kusamba kala itu juga mahir dalam membuat keris dan berbagai senjata tajam yang lain. Keahlian ini pun masih diteruskan oleh masyarakat Banjar Pande (Desa Adat/Pakraman Pande), sedangkan masyarakat Desa Kusamba lebih terkenal dengan nelayan dan petani garamnya.
Di Desa Kusamba juga pernah terjadi peristiwa heroik, yakni Perang Kusamba. Meski demikian, kehadiran Desa Kusamba tak pernah diketahui secara jelas, kapan tanggal atau tahunnya. Namun kata "kusa" berarti "ilalang" atau "ambengan", sehingga diperkirakan bahwa dahulunya Desa Kusamba merupakan pang ilalang yang luas. Desa Kusamba sendiri juga sering disebutkan dalam berbagai kepustakaan tradisional. Misalnya saja dalam lontar Dwi Jendra Tattwa disebutkan bahwa Danghyang Nirrartha melalui pantai Kusamba untuk menuju Pura Goa Lawah. Dalam Lontar Babad Jimbaran juga disebutkan bahwa ada sekelompok pengungsi yang merupakan orang Pasek dari Kusamba dengan pimpinan Dhalem Petak Jingga. Keturunan kelompok ini pun masih ada hingga kini dan nyungsung sebuah pura yang diberi nama Pura Dukuh.[4]
Pemerintahan
[sunting | sunting sumber]Pembagian administratif
[sunting | sunting sumber]Desa Kusamba terbagi menjadi 5 banjar dinas, yaitu:[5]
- Banjar Dinas Bias
- Banjar Dinas Bingin
- Banjar Dinas Pande
- Banjar Dinas Presatria
- Banjar Dinas Rame
Pembagian adat
[sunting | sunting sumber]Desa Kusamba terbagi menjadi 8 desa adat/pakraman, yaitu:
Geografi
[sunting | sunting sumber]Desa Kusamba merupakan salah satu desa yang ada di Kecamatan Dawan yang terletak di pesisir pantai. Desa ini berjarak 3 km dari ibu kota Kecamatan Dawan.
Batas Wilayah
[sunting | sunting sumber]Batas wilayah Desa Kusamba adalah sebagai berikut:[5]
| Utara | Desa Dawan Klod |
| Timur | Desa Pesinggahan |
| Selatan | Desa Kampung Kusamba, dan Selat Badung |
| Barat | Desa Gunaksa |
Demografi
[sunting | sunting sumber]Penduduk Desa Kusamba sampai dengan tahun 2015 sebanyak 5.465 jiwa terdiri dari 2.649 laki-laki dan 2.816 perempuan dengan sex ratio 94.[2]
Ekonomi
[sunting | sunting sumber]Lihat pula
[sunting | sunting sumber]Referensi
[sunting | sunting sumber]- ↑ "Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 137 Tahun 2017 tentang Kode dan Data Wilayah Administrasi Pemerintahan". Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia. Diarsipkan dari asli tanggal 29 Desember 2018. Diakses tanggal 3 Oktober 2019.
- 1 2 3 4 5 "Kecamatan Dawan dalam Angka 2015". Badan Pusat Statistik Indonesia. 2017. Diakses tanggal 19 Mei 2020.
- ↑ "Penduduk Indonesia Menurut Desa 2010" (PDF). Badan Pusat Statistik. 2010. hlm. 1379. Diakses tanggal 14 Juni 2019.
- 1 2 3 "Sejarah Desa Kusamba". Website Resmi Desa Kusamba Kec. Dawan Kab. Klungkung Prov. Bali. Diakses tanggal 16 Juli 2025.
- 1 2 "Profil Wilayah Desa Kusamba". Website Resmi Desa Kusamba Kec. Dawan Kab. Klungkung Prov. Bali. Diakses tanggal 16 Juli 2025.
- ↑ "AWIG - AWIG DESA ADAT BIAS". JIDHAT. Diakses tanggal 16 Juli 2025.
- ↑ "AWIG - AWIG DESA ADAT KARANGDADI, KECAMATAN DAWAN, KABUPATEN KLUNGKUNG". JIDHAT. Diakses tanggal 16 Juli 2025.
- ↑ "AWIG - AWIG DESA ADAT KUSAMBA, KECAMATAN DAWAN, KABUPATEN KLUNGKUNG". JIDHAT. Diakses tanggal 16 Juli 2025.
- ↑ "AWIG - AWIG DESA ADAT PANCINGAN". JIDHAT. Diakses tanggal 16 Juli 2025.
- ↑ "AWIG-AWIG DESA ADAT PANDE, KECAMATAN DAWAN, KABUPATEN KLUNGKUNG". JIDHAT. Diakses tanggal 16 Juli 2025.
- ↑ "AWIG - AWIG DESA ADAT PASURUNGAN, KECAMATAN DAWAN, KABUPATEN KLUNGKUNG". JIDHAT. Diakses tanggal 16 Juli 2025.
- ↑ "AWIG-AWIG DESA ADAT SANGGING, KECAMATAN DAWAN, KABUPATEN KLUNGKUNG". JIDHAT. Diakses tanggal 16 Juli 2025.
- ↑ "AWIG - AWIG DESA ADAT TRIBUANA, KECAMATAN DAWAN, KABUPATEN KLUNGKUNG". JIDHAT. Diakses tanggal 16 Juli 2025.
Pranala luar
[sunting | sunting sumber]- (Indonesia) Situs Resmi Pemerintahan Kabupaten Klungkung[pranala nonaktif permanen]
- (Indonesia) BPS Kabupaten Klungkung
- (Indonesia) Prodeskel Binapemdes Kemendagri Diarsipkan 2022-04-01 di Wayback Machine.


