Kidung Agung 2

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
pasal 1       Kidung Agung 2       pasal 3
Song of songs Rothschild mahzor

Ilustrasi dari ayat pertama Kidung Agung, seorang pemusik memainkan musik di hadapan raja Salomo (Rothschild Mahzor, abad ke-15 M).
Kitab: Kitab Kidung Agung
Bagian Alkitab: Perjanjian Lama
Kitab ke- 22
Kategori: Ketuvim

Kidung Agung 2 (disingkat Kid 2) adalah bagian dari Kitab Kidung Agung dalam Alkitab Ibrani dan Perjanjian Lama di Alkitab Kristen.[1][2] Digubah oleh raja Salomo, putra raja Daud.[3]

Teks[sunting | sunting sumber]

Struktur[sunting | sunting sumber]

Pembagian isi pasal:[4]

Ayat 1[sunting | sunting sumber]

Terjemahan Baru: Bunga mawar dari Saron aku, bunga bakung di lembah-lembah.[5]

Mempelai perempuan (atau gadis Sulam) membandingkan dirinya dengan bunga-bunga liar yang sederhana di padang-padang rumput, karena ia tidak terbiasa dengan segala kemewahan yang ada di Yerusalem. Saron adalah dataran di pesisir Laut Tengah di bagian selatan Gunung Karmel.[6]

Bunga mawar Saron[sunting | sunting sumber]

Pancratium maritimum, atau "Dafodil pantai" yang mempunyai nama Ibrani dekat dengan istilah "bunga mawar Saron)

Bunga mawar Saron (bahasa Inggris: Rose of Sharon) digunakan untuk menerjemahkan istilah bahasa Ibrani חבצלת השרון (khavatselet ha-Sharon), yang tidak diketahui pasti jenis tumbuhannya, tetapi jelas bukan yang lazimnya dikenal sebagai bunga mawar. Nama bunga lain dalam bahasa Ibrani yang terdekat adalah חבצלת החוף (khavatselet ha-Khof), yang mempunyai nama bahasa Latin Pancratium maritimum, atau "Dafodil pantai" (nama daerah lain dalam bahasa Inggris adalah Sand Daffodil, Sand Lily dan Lily of St. Nicholas; kata Latin maritimum artinya "dari laut").[7]. Bunga ini merupakan tumbuhan asli di wilayah Laut Tengah dan barat daya Eropa, juga dijumpai di pantai Laut Hitam yang menjadi bagian Bulgaria dan Turki.

Istilah bahasa Inggris "Rose of Sharon" pertama kali digunakan pada Alkitab bahasa Inggris versi Raja James tahun 1611. Menurut catatan pada Song of Solomon 2:1 oleh panitia penerjemahan New Revised Standard Version, "Rose of Sharon" merupakan terjemahan yang keliru untuk kata Ibrani umum yang digunakan menyebut bunga krokus. Pada zaman modern nama "Rose of Sharon" digunakan untuk menyebut dua jenis bunga tidak berkaitan sama sekali dengan ayat Kidung Agung ini, yaitu:

  • Hypericum calycinum, bunga tumbuhan semak "evergreen" asli di Eropa tenggara dan Asia barat daya.
  • Hibiscus syriacus, bunga tumbuhan semak "deciduous" asli di Asia timur, yang sekarang menjadi bunga nasional Korea Selatan (mugunghwa: 무궁화; 無窮花)

Bunga bakung di lembah-lembah[sunting | sunting sumber]

Lilium longiflorum atau "Bakung Paskah" (Easter Lily)

Bunga bakung di lembah-lembah (bahasa Inggris: Lily of the Valley) merupakan terjemahan harfiah istilah bahasa Ibrani "shoshannat-ha-amaqim". Bunga yang diyakini sejenis dengan bunga yang dimaksud adalah Lilium longiflorum, atau "Bakung Paskah" (bahasa Jepang:テッポウユリ, Teppouyuri; bahasa Inggris: Easter lily atau November lily), suatu tumbuhan yang asli di Jepang.

Istilah bahasa Inggris "Lily of the Valley" pada zaman modern digunakan untuk menyebut bunga yang tidak berkaitan dengan ayat ini, yaitu Convallaria majalis yang juga dikenal sebagai Our Lady's tears (atau Mary's tears; "Air mata (bunda) Maria" dari suatu legenda Kristen yang berhubungan dengan Penyaliban Yesus)

Ayat 4[sunting | sunting sumber]

Terjemahan Baru: Telah dibawanya aku ke rumah pesta, dan panjinya di atasku adalah cinta.[8]

Ayat 7[sunting | sunting sumber]

Terjemahan Baru: Kusumpahi kamu, puteri-puteri Yerusalem, demi kijang-kijang atau demi rusa-rusa betina di padang: jangan kamu membangkitkan dan menggerakkan cinta sebelum diingininya![9]

Jangan kamu membangkitkan dan menggerakkan cinta sebelum diingininya[sunting | sunting sumber]

Frasa ini terdapat tiga kali dalam kitab ini (ayat ini, pasal 3:5; pasal 8:4); kata-kata ini diucapkan oleh pihak wanita dan mengacu pada keintiman jasmaniah di antara dirinya dengan kekasihnya. Dia tidak ingin keintiman terjadi sehingga situasinya tepat, yaitu hingga dia sudah menikah dengan Salomo. Alkitab hanya mengizinkan hubungan seksual di antara suami istri (lihat [[Kidung Agung 4#Ayat 12|Kidung Agung 4:12}}).[6]

Ayat 16[sunting | sunting sumber]

Terjemahan Baru

Kekasihku kepunyaanku, dan aku kepunyaan dia yang menggembalakan domba di tengah-tengah bunga bakung.[10]

Ayat 16 bahasa Inggris[sunting | sunting sumber]

Versi Raja James

My beloved is mine, and I am his: he feedeth among the lilies.[10]

Ayat 16 catatan[sunting | sunting sumber]

Referensi silang: Kidung Agung 6:3

Cinta kedua orang kekasih itu satu sama lain adalah sejati dan bersifat monogami. Tidak ada kerinduan atau tempat untuk orang lain. Di dalam pernikahan harus ada kasih dan komitmen sedemikian rupa kepada satu sama lain sehingga kesetiaan kepada pasangan menjadi yang terpenting di dalam hidup kita.[6]

Lihat pula[sunting | sunting sumber]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ Dianne Bergant dan Robert J.Karris (ed). 2002. Tafsir Alkitab Perjanjian Lama. Jogjakarta: Kanisius. Hlm 648.
  2. ^ W.S. Lasor. 2005. Pengantar Perjanjian Lama 2. Jakarta: BPK Gunung Mulia. Hal. 145.
  3. ^ Kidung Agung 1:1
  4. ^ The New King James Version. Thomas Nelson, Inc., Nashville, TN. 1979, 1980, 1982.
  5. ^ Kidung Agung 2:1
  6. ^ a b c The Full Life Study Bible. Life Publishers International. 1992. Teks Penuntun edisi Bahasa Indonesia. Penerbit Gandum Mas. 1993, 1994.
  7. ^ Jaeger, Edmund Carroll (1959). A source-book of biological names and terms. Springfield, Ill: Thomas. ISBN 0-398-06179-3. 
  8. ^ Kidung Agung 2:4
  9. ^ Kidung Agung 2:7
  10. ^ a b Kidung Agung 2:16

Pranala luar[sunting | sunting sumber]