Kapal perusak Jepang Hatsukaze

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Karier (Kekaisaran Jepang)
Nama: Hatsukaze
Dipesan: Kawasaki Shipbuilding Corporation
Pasang lunas: 3 Desember 1937
Diluncurkan: 24 Januari 1939
Selesai: 15 Februari 1940
Dicoret: 5 Januari 1944
Nasib: Tenggelam pada 2 November 1943
Ciri-ciri umum
Kelas dan jenis: Kapal perusak kelas-Kagerō
Berat benaman: 2033 ton panjang (2066 t) (standar)
Panjang: 118,5 m (388 ft 9 in)
Lebar: 10,8 m (35 ft 5 in)
Sarat air: 3,8 m (12 ft 6 in)
Pendorong:
Kecepatan: 35,5 knot (40,9 mph; 65,7 km/h)
Jangkauan: 5000 nmi (9300 km) pada 18 knot (21 mph; 33 km/h)
Awak kapal: 239 orang
Senjata:

Tahun 1939:

Tahun 1943:

Catatan dinas
Bagian dari:
  • Divisi Perusak ke-16, Skuadron Perusak ke-2 (1941-42)
  • Divisi Perusak ke-16, Skuadron Perusak ke-10 (1942-43)
Operasi:
Prestasi: PT-43 & PT-112 (1943)

Hatsukaze (初風, "Angin pertama")[1] adalah kapal ke-7 dari 19 kapal dalam kelas Kagerō yang dibangun untuk Angkatan Laut Kekaisaran Jepang pada akhir 1930-an dibawah Program Lingkaran Tiga (Maru San Keikaku). Dia merupakan penyintas dari empat pertempuran laut besar melawan Sekutu, tetapi akhirnya ia tenggelam pada bulan November 1943 setelah rusak karena bertabrakan dengan kapal penjelajah milik Kekaisaran Jepang.

Desain dan deskripsi[sunting | sunting sumber]

Kelas Kagerō merupakan peningkatan dari kelas Asashio. Jumlah awak kapal yang dapat ditampung mencapai 240 orang. Mereka memiliki panjang keseluruhan 118,5 meter (388 ft 9 in) secara keseluruhan, dengan lebar 10,8 meter (35 ft 5 in), dan sarat airnnya 3,76 meter (12 ft 4 in).[2] Berat benaman mereka mencapai 2065 metric ton (2032 ton panjang) untuk muat standar dan 2529 metric ton (2489 ton panjang) untuk muat penuh.[3] Kapal-kapal dalam kelas ini memiliki dua turbin uap bergir Kampon, yang masing-masing menggerakkan satu poros penggerak menggunakan uap yang berasal dari tiga pendidih tabung air Kampon. Turbin tersebut dapat mengeluarkan tenaga sebesar 52000 tenaga kuda poros (39000 kW) dirancang untuk kecepatan 35 knot (65 km/h; 40 mph). Kapal-kapal yang memiliki kisaran 5000 mil laut (9300 km; 5800 mi), dan dapat mendorong kapal hingga 18 knot (33 km/h; 21 mph).[4]

Persenjataan utama pada kapal kelas Kagerō terdiri dari tiga buah meriam Tipe 3 berlaras ganda, dua buah di bagian belakang kapal secara superfiring dan satu buah di bagian depan superstruktur. Untuk pertahanan udara, mereka memiliki empat senjata anti-pesawat Tipe 96 25-milimeter (1,0 in) berlaras ganda, dan senjata ini jumlahnya ditambahkan seiring berjalannya perang. Kapal dalam kelas ini juga dipersenjatai dengan delapan tabung torpedo 610-milimeter (24,0 in) untuk Torpedo Tipe 93 (torpedo berbahan bakar oksigen). Torpedo ditempatkan di 4 lubang pada sisi kiri dan kanan kapal. Satu torpedo cadangan juga sudah dipasang di setiap tabung. Senjata anti-kapal selam mereka terdiri dari 18 peledak kedalaman.

Kapal perusak kelas Kagerō yang secara keseluruhan hampir identik dengan kelas Asashio. Perubahan yang dilakukan oleh arsitek angkatan laut Kekaisaran Jepang dalam Kelas Kagerō adalah meningkatkan stabilitas dan untuk memaksimalkan teknologi torpedo. Berdasarkan proyeksi strategis angkatan laut Kekaisaran Jepang, mereka dirancang untuk menemani Armada utama Jepang pada di pertempuran siang dan malam melawan Angkatan Laut Amerika Serikat di Samudera Pasifik.[5] Meskipun menjadi salah satu kelas kapal perusak yang paling kuat di dunia pada saat mereka selesai, hanya satu yang sintas dari Perang Pasifik.[6]

Konstruksi[sunting | sunting sumber]

Hatsukaze dibangun oleh Kawasaki Shipbuilding Corporation mulai pada tanggal 3 Desember 1937, diluncurkan pada tanggal 24 Januari 1939 dan mulai bertugas pada 15 Februari 1940.[7]

Nasib[sunting | sunting sumber]

Pada 2 November 1943, saat menyerang gugus tugas Sekutu di lepas pantai Bougainville dalam Pertempuran Teluk Empress Augusta, Hatsukaze bertabrakan dengan kapal penjelajah Myōkō. Tabrakan tersebut menyebabkan anjungannya terpotong, sehingga ia karam di dalam air secara instan. Hatsukaze dan kapal penjelajah ringan Sendai tenggelam (pada posisi 06°01′S 153°58′E / 6.017°S 153.967°E / -6.017; 153.967) oleh tembakan dari kapal perusak milik Sekutu. 164 kru kapal Hatsukaze tewas, termasuk komandannya, Letnan Komandan Buichi Ashida.[8] Hatsukaze dicoret dari daftar angkatan laut pada tanggal 5 Januari 1944.

Catatan[sunting | sunting sumber]

  1. ^ Nelson. Japanese-English Character Dictionary. Page 803, 960;
  2. ^ Chesneau, p. 194
  3. ^ Whitley, pp. 200–01
  4. ^ Jentschura, Jung & Mickel, p. 148
  5. ^ Peattie & Evans, Kaigun .
  6. ^ Globalsecurity.org, IJN Kagero class destroyers
  7. ^ Nishidah, Hiroshi (2002). "Asashio class 1st class destroyers". Materials of the Imperial Japanese Navy. 
  8. ^ Brown, David (1990). Warship Losses of World War Two. Naval Institute Press. ISBN 1-55750-914-X. 

Referensi[sunting | sunting sumber]

  • Brown, David (1990). Warship Losses of World War Two. Naval Institute Press. ISBN 1-55750-914-X. 
  • D'Albas, Andrieu (1965). Death of a Navy: Japanese Naval Action in World War II. Devin-Adair Pub. ISBN 0-8159-5302-X. 
  • Evans, David (1979). Kaigun: Strategy, Tactics, and Technology in the Imperial Japanese Navy, 1887-1941. US Naval Institute Press. ISBN 0-87021-192-7. 
  • Roger Chesneau, ed. (1980). Conway's All the World's Fighting Ships 1922-1946. Grenwitch: Conway Maritime Press. ISBN 0-85177-146-7. 
  • Howarth, Stephen (1983). The Fighting Ships of the Rising Sun: The Drama of the Imperial Japanese Navy, 1895–1945. Atheneum. ISBN 0-689-11402-8. 
  • Jentsura, Hansgeorg (1976). Warships of the Imperial Japanese Navy, 1869–1945. US Naval Institute Press. ISBN 0-87021-893-X. 
  • Watts, A. J. Japanese Warships of World War II, Ian Allen, London, 1967.
  • Whitley, M. J. (1988). Destroyers of World War 2. Cassell Publishing. ISBN 1-85409-521-8. 

Pranala luar[sunting | sunting sumber]