Jungai, Rambang Kapak Tengah, Prabumulih

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Jungai
Negara Indonesia
ProvinsiSumatra Selatan
KotaPrabumulih
KecamatanRambang Kapak Tengah
Kode Kemendagri16.74.04.2006 Edit the value on Wikidata
Luas+- 1.732 H2
Jumlah penduduk1.297 jiwa
Kepadatan30% pemukiman 70% perkebunan dan hutan

Jungai adalah salah satu kelurahan di Kecamatan Rambang Kapak Tengah, Prabumulih, Sumatra Selatan, Indonesia.





Jungai memiliki luas wilayah menurut pengguna 1.732 HA. Jungai ini dihuni oleh lebih dari 646 orang laki-laki dan 623 orang perempuan pada Tahun 2019. Jungai memilik salah satu usaha micro menengah (UKM) sebagai penangkaran ikan sederhana ditengah hutan kawasan jungai dengan air yang terus mengalir UKM ini sering disebut oleh masyarakat sekitar ialah "Lumpatan". Lokasinya tidak terlalu jauh masuk kedalam hutan kira-kira bisa ditempuh selama ± 20 menit dengan berjalan kaki dari titik Rumah Kades. Mayoritas masyarakat di Jungai memiliki kebun karet dan berprofesi sebagai petani karet.

Sejarah[sunting | sunting sumber]

Sejarah singkat desa Jungai, sejak zaman nenek moyang dahulu, desa Jungai sudah ada namun beberapa kali berpindah tempat dikarenakan alasan tertentu, sampai akhirnya menetap seperti sekarang ini. Desa jungai dahulunya termasuk ke wilayah kecamatan Rambang Lubay kab. Muara Enim, sampai akhirnya pada tahun 2001 Prabumulih memisahkan diri dari kab. Muara Enim sehingga Desa Jungai terbentuk dan menjadi bagian dari kota Prabumulih, sampai saat ini. Desa Jungai terdiri dari 2 dusun yaitu dusun I dan dusun II yang cukup jauh dari dusun II yaitu wilayah Simpang Tanjung Miring dan wilayah Tower yang berbatasan dengan Suka Merindu, Muara Enim.

Geografis[sunting | sunting sumber]

Letak geografis desa Jungai bisa dilihat melalui Google Maps. Desa Jungai memiliki 2 sungai besar yaitu sungai Rambang dan sungai Senuling serta memiliki sungai-sungai kecil lainnya dan danau.

Iklim[sunting | sunting sumber]

  • Jungai memiliki Curah Hujan 2.000 mm,
  • Kelembapan 70,
  • Suhu rata-rata harian 30 °C,
  • Tinggi tempat dari permukaan laut 27 mdl
  • Memiliki jumlah bulan hujan 6 bulan.

Pendidikan[sunting | sunting sumber]

Tingkat Pendidikan

  • Usia 3 - 6 tahun yang belum masuk TK

Laki-laki : 19 Orang

Perempuan : 23 Orang

  • Usia 3 - 6 tahun yang sedang TK/Play Group
    Laki-laki : 8 Orang

Perempuan : 8 Orang

  • Usia 7 - 18 tahun yang sedang sekolah

Laki-laki : 119 Orang

Perempuan : 121 Orang

  • Usia 18 - 56 tahun pernah SD tetapi tidak tamat

Laki-laki : 37 Orang

Perempuan : 39 Orang

  • Tamat SD/Sederajat

Laki-laki : 96 Orang

Perempuan : 83 Orang

  • Usia 12 -56 tahun tidak tamat SLTP

Laki-laki : 60 Orang

Perempuan : 59 Orang

  • Usia 18 - 56 tahun tidak tamat SLTA

Laki-laki : 70 Orang

Perempuan : 56 Orang

  • Tamat SMP/Sederajat

Laki-laki : 90 Orang

Perempuan : 94 Orang

  • Tamat SMA/Sederajat

Laki-laki : 103 Orang

Perempuan : 88 Orang

  • Tamat D-1/Sederajat

Laki-laki : 3 Orang

Perempuan : 4 Orang

  • Tamat D-3/Sederajat

Laki-laki : 6 Orang

Perempuan : 5 Orang

  • Tamat S-1/Sederajat

Laki-laki : 13 Orang

Perempuan : 14 Orang


TOTAL : 1.218 Orang

Laki-laki : 624 Orang

Perempuan : 594 Orang

Transportasi[sunting | sunting sumber]

Jumlah jenis kegiatan pengangkutan orang dan barang dengan alat angkut kendaraan jaya raya, laut, rel, udara dan sungai/danau/penyebrangan.

Jumlah kendaraan angkutan : Rp 0,00 Unit

Jumlah total transaksi pengangkutan : Rp 0,00 Unit

Referensi[sunting | sunting sumber]

  • KKN-BBM UIGM FAKULTAS EKONOMI 2020 POSKO 5 Desa Jungai
  • @Jungai_project