Ihamahu, Saparua Timur, Maluku Tengah: Perbedaan revisi

Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
k
Bot: Perubahan kosmetika
(Gambar dalam pengusulan penghapusan.)
k (Bot: Perubahan kosmetika)
 
Baileo Ihamahu memiliki nama Simaloa Peimahu. Seperti sebagian besar negeri di Saparua, Baileo Ihamahu mempunyai bentuk [[rumah panggung]]. Baileo ini terbuat dari bahan dasar kayu gufasa dan [[Ulin|kayu besi]] dengan warna dominan merah bata dan sedikit emas pada hiasan ukir dinding.{{Sfn|Salhuteru|2015|p=16}} Sementara itu, atapnya terbuat dari daun [[Sagu hutan|sagu]]. Ruangan baileo memiliki sembilan tiang yang melambangkan kesembilan soa Ihamahu. Pintu rajanya diapit oleh tiang yang berasal dari dua soa yang menyokong pangan negeri, yakni Hatulesi dan Hatala.{{Sfn|Salhuteru|2015|p=15}} Berhadapan dengan pintu raja, terdapat sebuah panggung yang berperan sebagai [[Takhta|singgasana]] raja. Hiasan ukiran dinding merupakan corak khas Maluku, yakni lingkaran dengan garis-garis melengkung.{{Sfn|Salhuteru|2015|p=16}}
 
Layaknya negeri-negeri lain di seluruh [[Kepulauan Maluku]], baileo terletak di dekat batu pemali atau batu meja ([[dolmen]]).{{Sfn|Pattikayhatu|1978|p=14}} Selain itu, baileo dilalui jalan poros dan berhadapan dengan gedung [[Gereja Protestan Maluku|GPM]] Ihamahu. Baileo juga menjadi tempat dilaksanakannya beberapa acara keadatan seperti rapat adat serta upacara adat seperti upacara kain berkat{{Efn|Upacara penerimaan calon menantu perempuan yang berasal dari daerah lain, serupa dengan [[Unduh mantu|unduh mantu]].}} dan upacara tutup baileo.{{Efn|Upacara penggantian atap baileo yang rusak.}}{{Sfn|Salhuteru|2015|p=16}}
 
== Lihat pula ==
 
* {{Cite journal|last=Loupatti|first=Stenli R.|year=2013|title=Hijrah Masyarakat Iha di Pulau Saparua|url=https://kebudayaan.kemdikbud.go.id/bpnbmaluku/wp-content/uploads/sites/13/2014/08/Tulisan-ini-telah-di-pulikasikan-pada-Jurnal-Peneltian-BPNB-Ambon-edisi-V-2013.pdf|journal=Jurnal Penelitian BPNB Ambon|edition=V|volume=|issue=|pages=|doi=|lay-url=https://kebudayaan.kemdikbud.go.id/bpnbmaluku/wp-content/uploads/sites/13/2014/08/Tulisan-ini-telah-di-pulikasikan-pada-Jurnal-Peneltian-BPNB-Ambon-edisi-V-2013.pdf}}
* {{Cite journal|last=Salhuteru|first=Marlyn|date=25 Mei 2015|year=2015|title=Rumah Adat Baileo di Kecamatan Saparua Kabupaten Maluku Tengah|url=https://kapata-arkeologi.kemdikbud.go.id/index.php/kapata/article/download/278/218|journal=Kapata Arkeologi|location=Ambon|publisher=Balai Arkeologi Ambon|volume=11|issue=1|pages=|doi=}}
* {{Cite book|url=https://books.google.co.id/books?id=s5biLtQdZS4C&printsec=frontcover|title=Natural Connections: Perspectives In Community-Based Conservation|last=Western|first=David|last2=Wright|first2=R. Michael|date=1994|publisher=Island Press|isbn=1-55963-346-8|editor-last=Strum|editor-first=Shirley Carol|location=[[Washington, D.C.]]|pages=|language=en|url-status=live}}
* {{Cite book|url=https://malukutengahkab.bps.go.id/publication/2019/10/07/bf13b123ca443c3e45e3dc29/kecamatan-saparua-timur-dalam-angka-2019.html|title=Kecamatan Saparua Timur dalam Angka 2019|last=Badan Pusat Statistik Kabupaten Maluku Tengah|first=|date=2019|publisher=BPS Kabupaten Maluku Tengah|isbn=|location=|pages=|url-status=live}}
{{Saparua Timur, Maluku Tengah}}
{{Authority control}}
 
[[Kategori:Maluku]]
[[Kategori:Kabupaten Maluku Tengah]]

Menu navigasi