Hifa

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Lompat ke: navigasi, cari
Mikroskopik hifa Penicillium 1. Hifa 2. Konidiofor 3. Fialid 4. Konidia 5. Septa

Hifa (bahasa Latin: hypha, jamak hyphae) adalah struktur fungi berbentuk seperti tabung yang terbentuk dari pertumbuhan spora atau konidia.[1] Kumpulan hifa dapat membentuk massa yang dikenal dengan miselum (mycelium, jamak mycelia).[2] Hifa dapat dengan mudah dilihat dengan mata bila telah membentuk miselium. Struktur berbentuk mirip payung yang biasa dikenal orang sebagai jamur tidak lain hanyalah alat reproduksi yang dikenal sebagai karpus atau tubuh buah, yang muncul hanya sewaktu-waktu.

Struktur[sunting | sunting sumber]

a. Hifa Monositik b. Hifa Senositik c. Septa pada Phialophora richardsiae

Hifa berisi protoplasma yang dikelilingi oleh suatu dinding yang kuat. Tebal dinding sel hifa pada bagian ujung atau apikal sekitar 125—250nm.[3] Pada kebanyakan fungi terdapat dinding pembatas pada hifa. Dinding pembatas pada hifa disebut septum (septum, jamak septa).[4] Hifa yang memiliki septum dan memiliki satu inti disebut monositik.[1] Hifa yang tidak memiliki septum dan memiliki banyak inti disebut senositik (coenocytic).[1][4][5]

Pertumbuhan[sunting | sunting sumber]

Pertumbuhan hifa terjadi di bagian apikal atau ujung hifa. Panjang hifa tidak tentu tetapi diameter hifa konstan berkisar 2--30µm, tergantung spesies dan kondisi pertumbuhannya.[3] Setiap bagian atau potongan hifa mampu untuk bertumbuh membentuk hifa baru.[4]

Fungsi[sunting | sunting sumber]

Mikroskopik Aspergillus niger 1. Hifa reproduktif 2. Permukaan substrat 3. Hifa vegetatif

Berdasarkan fungsinya hifa dibedakan menjadi dua, yaitu hifa vegetatif dan hifa reproduktif.  Bagian hifa yang berfungsi mengambil nutrien disebut hifa vegetatif. Hifa vegetatif tumbuh ke dalam substrat atau rebah di atas substrat.[4] Hifa yang berfungsi untuk reproduksi disebut hifa  reproduktif atau hifa fertil atau hifa aerial. Hifa reproduktif  berada tegak pada miselium di permukaan substrat. Hifa reproduktif  dapat berupa sporangifor, konidiofor atau tubuh buah.[1][4]

Bagi fungi, hifa memiliki peran yang sedikit banyak seperti akar dan daun pada tumbuhan sekaligus. Hifa tumbuh menyebar ke dalam tubuh atau semua bagian organisme. Bentuk hifa yang halus memperluas permukaan kontak dengan substrat (objek makanannya). Hifa kemudian melepaskan enzim atau substansi lain (khususnya pada fungi yang hidup pada jaringan hidup) pada substrat agar kemudian dihasilkan senyawa-senyawa kimia tertentu (terutama karbohidrat). Hifa kemudian kembali menyerap senyawa-senyawa kimia ini untuk dimanfaatkannya dalam metabolisme internal. Cara kerja semacam inilah yang menyebabkan fungi berbeda dengan eukariota lainnya, seperti tumbuhan (autotrof) atau hewan (sepenuhnya heterotrof). Fungi, dengan cara kerja hifa semacam ini, dikenal sebagai saprotrof.

Hifa dulu dipakai untuk membedakan kelas-kelas pada fungi. Fungi dengan hifa tidak bersekat (Phycomycetes, "jamur ganggang") dibedakan dari yang bersekat (Ascomycetes, Basidiomycetes, dan Deuteromycetes).

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ a b c d Roosheroe, Indrawati G.; Sjamsuridzal, Wellyzar; Oetari, Ariyanti (2014). Mikologi dasar dan Terapan (2 ed.). Indonesia: Yayasan Obor Indonesia. ISBN 978-979-461-875-2. 
  2. ^ Campbell, Neil A.; Reece, Jane B.; Urry, Lisa A.; Cain, Michael L.; Wasserman, Steven A.; Minorsky, Peter V.; Robert B., Jackson (2011). Campbell Biology, Ninth Edition (9 ed.). USA: Pearson Benjamin Cummings. ISBN 9780321558237. 
  3. ^ a b Deacon, Jim W. (2006). Fungal Biology (4 ed.). UK: Blackwell Publishing. ISBN 978-1-4051-3066-0. 
  4. ^ a b c d e Tortotora, Gerard J.; Funke, Berdell R.; Case, Christine L. (2013). Microbiology: an Introduction (7 ed.). USA: Pearson. ISBN 978-0-321-73360-3. 
  5. ^ Webster, John; Weber, Roland (2010). Introduction to Fungi (4 ed.). UK: Cambridge University Press. ISBN 978-0-521-01483-0. 

Lihat Pula[sunting | sunting sumber]


Jika Anda melihat halaman yang menggunakan templat {{stub}} ini, mohon gantikan dengan templat rintisan yang lebih spesifik.