Gwanghwamun Plaza

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Gwanghwamun Plaza
Alun-alun
Nama Korea
Hangeul광화문광장
Hanja光化門廣場
Alih Aksara yang DisempurnakanGwanghwamun Gwangjang
McCune–ReischauerKwanghwamun Kwangchang
Fitur:Air mancur, patung
Tanggal pembukaan:1 Agustus 2009
Biaya:₩44.5 miliar.[1]
Pemilik:Pemerintah Metropolitan Seoul
Lokasi:Sejongno, Jongno-gu
Seoul, Korea Selatan

Gwanghwamun Plaza (Hangul광화문광장; Hanja光化門廣場, dikenal pula sebagai Gwanghwamun Square; bahasa Indonesia: Alun-alun Gwanghwamun) adalah sebuah ruang terbuka umum yang berlokasi di Sejongno, Jongno-gu di Seoul, Korea Selatan.[2] Plaza ini dibuka pada 1 Agustus 2009 oleh Pemerintah Metropolitan Seoul dan merupakan bagian dari rencana kota ini bagi proyek renovasi ramah lingkungan seperti Kali Cheonggye dan Seoul Plaza.[3] Plaza ini juga memiliki nilai sejarah sebagai lokasi dari sejumlah bangunan administratif kerajaan, yang dikenal sebagai Yukjo-geori atau Jalan Enam Kementerian;[4] serta menampilkan patung dari Laksamana Yi Sun-sin dari Dinasti Joseon serta Raja Sejong yang Agung dari Joseon.[5] Tujuan dari pembukaan dan pembangunan kembali plaza ini adalah untuk membuat plaza ini sebagai tempat bersejarah dan berbudaya bagi masyarakat.[6]

Sejarah[sunting | sunting sumber]

Patung Laksamana Yi Sun-sin

Kawasan Gwanghwamun Plaza memiliki sejarah yang panjang. Plaza ini merupakan ruang terbuka umum dan jalan selama berabad-abad dalam sejarah Korea.[7] Suatu saat di abad ke-20 plaza ini diubah menjadi jalan raya dengan 16-jalur.[8][9]

Sebuah ruang terbuka perkotaan yang ramah-pejalan kaki pertama kali diumumkan pada Februari 2004, bersama dengan proyek bagi Namdaemun dan Seoul Plaza.[10] Pada Desember 2006, rencana lebih lanjut mengenai plaza ini diumumkan. Proyek ini dalam kaitannya dengan pemulihan Gwanghwamun dilakukan oleh Administrasi Warisan Budaya Korea, dan dijadwalkan selesai pada bulan Agustus 2009.[11] Pembangunan plaza ini awalnya dijadwalkan akan dimulai pada Februari 2008, namun ditunda karena adanya penentangan dari Badan Polisi Nasional, yang khawatir bahwa plaza tersebut dapat disalahgunakan sebagai tempat untuk unjuk rasa. Konstruksi dimulai pada 23 April 2008, setelah Pemerintah menetapkannya sebagai zona bebas demonstrasi.[12]

Rencana tersebut termasuk pemindahan patung Raja Sejong dari Deoksugung ke Plaza ini. Namun, setelah dilakukan survei kepada sjeumlah warga dan ahli, diputuskan untuk membuat patung Raja Sejong baru dalam posisi duduk dan memilih rancangannya dalam kompetisi antara daftar pendek seniman yang direkomendasikan oleh Asosiasi Seni Rupa Korea dan universitas.[13][14]

Plaza ini dibuka pada tanggal 1 Agustus 2009 setelah 15 bulan periode renovasi, yang merampingkan Sejongno sepanjang 600 meter, dari 16-jalur menjadi 10-jalur lalu lintas, dengan biaya ₩44.5 miliar.[1] Plaza ini berlokasi di depan Gwanghwamun dan membentang ke selatan dari persimpangan tiga arah, di sepanjang bagian depan Pusat Seni Pertunjukan Sejong di sisi barat dan Pusat Buku Kyobo di sebelah timur sisi, ke persimpangan Sejong-ro, di mana patung Laksamana Yi Sun-sin berdiri. Pada pembukaan alun-alun ini ditutupi karpet bunga, sepanjang 162 m dan lebar 17.5 m, dengan 224,537 bunga mewakili jumlah hari dari ketika Seoul dinyatakan sebagai ibu kota pada 28 Oktober 1394, hingga pembukaan plaza tersebut pada 1 Agustus 2009 .[15]

Tengara[sunting | sunting sumber]

Patung Laksamana Yi Sun-sin dengan Air Mancur 12.23 di depannya, 2012

Plaza ini menampilkan air mancur untuk menghormati prestasi Laksamana Yi Sun-sin. Air mancur ini diberi nama Air Mancur 12.23, untuk memperingati 23 pertempuran yang dia perjuangkan dengan 12 kapal perang, ketika dia memimpin Korea meraih kemenangan selama Invasi Jepang ke Korea (1592-1598). Pancuran air naik hingga ketinggian 18 meter bersama dengan 300 pancuran yang lebih kecil, yang melambangkan pertempuran yang dia perjuangkan di laut.[16] Plaza ini juga memiliki jalur saluran air, sedalam dua sentimeter dan sepanjang satu meter, pada 365 meter di sepanjang sisi timur alun-alun. Lantai plaza ini memiliki 617 batu yang merekam peristiwa besar dari tahun 1392 hingga 2008.[17]

Air mancur terletak di sebelah patung Laksamana Yi Sun-shin. Patung ini didirikan pada tanggal 27 April 1968.[18] Pada 9 Oktober 2009, dua bulan setelah pembukaan Plaza ini, patung kedua, sebuah patung perunggu Raja Sejong yang Agung dari Joseon setinggi 20 meter diresmikan kepada publik.[19] Terletak 250 meter di belakang patung Laksamana Yi Sun-sin.[20] Patung tersebut didedikasikan pada Hari Hangul dalam perayaan ulang tahun ke-563 penemuan alfabet Korea oleh Raja Sejong.[19]

Di bawah patung-patung tersebut terdapat ruang pameran kecil dan museum mengenai kedua tokoh bersejarah tersebut yang menggambarkan patung-patung itu.[21]

Administrasi[sunting | sunting sumber]

Jalan raya Sejongno

Unjuk rasa dan demonstrasi merupakan tindakan yang ilegal dilakukan di Plaza ini dan Pemerintah Metropolitan Seoul telah memutuskan bahwa alun-alun tersebut akan digunakan sebagai pameran budaya dan zona bebas demonstrasi.[22]

Sejak 1 Juni 2011, Plaza ini bersama dengan Seoul Plaza ditetapkan sebagai zona bebas rokok oleh Pemerintah Metropolitan Seoul. Perokok didenda ₩100,000 apabila melanggar.[23]

Pada 23 September 2012, Pemerintah memulai percobaan, 550-m bagian yang ditunjuk dari Sejong-ro sebagai area bagi pejalan kaki saja namun diizinkan untuk pengendara sepeda. Bagian ini mencakup jalan dari persimpangan tiga Gwanghwamun, di sepanjang plaza di depan Pusat Seni Pertunjukan Sejong ke persimpangan Sejong-ro.[24]

Acara[sunting | sunting sumber]

Plaza ini merupakan lokasi garis awal Seoul International Marathon tahun, yang berakhir di dalam Stadion Olimpiade.[25][26]

Pada musim dingin pertama setelah pembukaannya, Plaza ini menjadi tuan rumah gelanggang es terbuka dari 12 Desember 2009 hingga 15 Februari 2010. Arena publik gelanggang es ini memiliki luas 2,250 sq. m, yang lebih luas dibanding gelanggang es di Seoul Plaza yang memiliki luas 2,100 sq. m.[27]

Plaza ini adalah salah satu lokasi kemeriahan jalan saat Piala Dunia FIFA.

Dalam kebudayaan populer[sunting | sunting sumber]

Pada 29 November 2009, bagian Sejong-ro ditutup untuk lalu lintas selama dua belas jam untuk memfilmkan adegan tembak-menembak panjang untuk serial drama aksi televisi Korea Broadcasting System (KBS) tahun 2009 Iris, yang dibintangi oleh Lee Byung-hun, Kim Tae-hee, Jung Joon-ho, Kim Seung-woo dan Kim So-yeon.[28] Lima lajur di sepanjang plaza di depan Pusat Seni Pertunjukan Sejong ditutup untuk lalu lintas dari pukul 07:00 hingga 19:00, sementara lima jalur di Pusat Buku Kyobo tetap terbuka untuk lalu lintas. Ini menandai pertama kalinya Pemerintah Metropolitan Seoul telah memberikan izin untuk memblokir lalu lintas di sepanjang Plaza ini untuk syuting dan merupakan bagian dari rencana Pemerintah untuk mempromosikan tempat-tempat wisata utama kota; termasuk Kali Cheonggye dan Sungai Han.[29][30]

Pintu Masuk Haechi Madang di gerbang keluar 9 di Gwanghwamun Plaza

Pada 26 Juli 2012 pukul 23:00, boy band Beast mengadakan konser gerilya di ujung Gwanghwamun di alun-alun ini, di depan 4,000 penonton. Konser tersebut adalah bagian dari promosi mereka untuk album mini kelima mereka Midnight Sun, dan penampilannya disiarkan di acara musik SBS Inkigayo.[31][32]

Pada tahun 2012, alun-alun digunakan sebagai lokasi syuting untuk drama tvN Queen and I, di mana dua karakter utama Kim Boong-do dan Choi Hee-jin, diperankan oleh Ji Hyun-woo dan Yoo In-na, berbagi ciuman yang dijuluki sebagai 'ciuman Gwanghwamun' dengan latar belakang Gwanghwamun.[33]

Kyuhyun, dari boy band Super Junior, menggunakan lokasi ini sebagai tema untuk singel chart-top 2014-nya, "At Gwanghwamun", dan rekan selabelnya Jo Sung-mo, dari TRAX, merekam sebuah cover langsung dengan gitar listrik dari lagu ini dengan Gerbang Gwanghwamun di latar belakang.[34][35]

Tempat ini digunakan untuk protes terhadap presiden saat itu, Park Geun-hye. Penyelenggara protes mengharapkan 1.5 juta orang berkumpul di wilayah Gwanghwamun Seoul tanpa kekerasan dan korban apapun, pada protes kelima.[36] Tanpa adanya konflik fisik, terdapat teriakan besar mengenai administrasi Park. Di sana, orang dapat mendengar orasi sarkastik, yang merupakan kekuatan bahasa, bukan pertempuran biasa, dan pendarahan.

Saat ini, alun-alun ini telah digunakan untuk banyak festival atau acara. Baru-baru ini, sebuah festival yang disebut "public art festival- publicXpublic, book bench, chalk art", diadakan pada tanggal 16 dan 17 September 2017. Seniman dan masyarakat lokal berpartisipasi dalam festival ini.[37]

Transportasi[sunting | sunting sumber]

Lihat pula[sunting | sunting sumber]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ a b Kwon, Mee-yoo (26 Juli 2009). "Gwanghwamun Plaza to Open Saturday". Korea Times (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 27 Februari 2013. 
  2. ^ "Popular plaza". Joongang Daily (dalam bahasa Inggris). 3 Agustus 2009. Diakses tanggal 27 Februari 2013. 
  3. ^ Hoh, Kui-Seek (3 Agustus 2009). "The road less travelled, by cars". Joongang Daily (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 27 February 2013. 
  4. ^ Chung, Min-uck (23 Maret 2012). "Gyeongbokgung: main royal palace to Korea's last dynasty". Korea Times (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 25 April 2013. 
  5. ^ "Gwanghwamun Plaza: Let's Try to Turn New Place Into National Symbol". Korea Times (dalam bahasa Inggris). 2 Agustus 2009. Diakses tanggal 27 Februari 2013. 
  6. ^ "광화문광장" (dalam bahasa Korea). Diakses tanggal 17 September 2017. 
  7. ^ "Ever-evolving Gwanghwamun to be altered anew". Korea JoongAng Daily (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 10 Maret 2017. 
  8. ^ "Gwanghwamun Plaza". koreatimes (dalam bahasa Inggris). 6 Agustus 2009. Diakses tanggal 9 Maret 2017. 
  9. ^ "Visit Seoul - Gwanghwamun Square". english.visitseoul.net (dalam bahasa Inggris). Diarsipkan dari versi asli tanggal 22 Desember 2016. Diakses tanggal 9 Maret 2017. 
  10. ^ "Three New Citizen Squares to Be Built in Downtown Seoul". Chosun Ilbo (dalam bahasa Inggris). 16 Februari 2004. Diarsipkan dari versi asli tanggal 10 April 2013. Diakses tanggal 22 March 2013. 
  11. ^ "Traffic Artery to Make Way for Public Plaza". Chosun Ilbo (dalam bahasa Inggris). 28 Desember 2006. Diakses tanggal 8 April 2013. 
  12. ^ Kim, Tae-jong (23 April 2008). "Construction of Plaza at Gwanghwamun Begins". Korea Times (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 22 Maret 2013. 
  13. ^ "Both Admiral Yi, King Sejong to Stand in Gwanghwamun". Chosun Ilbo (dalam bahasa Inggris). 12 Januari 2009. Diakses tanggal 8 April 2013. 
  14. ^ "King Sejong to Be Seated in Gwanghwamun Monument". Chosun Ilbo (dalam bahasa Inggris). 2 Februari 2009. Diakses tanggal 8 April 2013. 
  15. ^ "New Gwanghwamun Plaza Opens Saturday". Chosun Ilbo (dalam bahasa Inggris). 31 Juli 2009. Diakses tanggal 22 Maret 2013. 
  16. ^ Lee, Ji-young (9 September 2009). "Fountains spring to life as city centerpieces". Joongang Daily (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 27 Februari 2013. 
  17. ^ Shim, Hyun-chul (6 Agustus 2009). "Gwanghwamun Plaza". Korea Times (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 27 Februari 2013. 
  18. ^ "Statue of Admiral Yi Sun-Shin (충무공 이순신 동상) | Official Korea Tourism Organization". english.visitkorea.or.kr (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 9 Maret 2017. 
  19. ^ a b "Statue of King Sejong is unveiled". Joongang Daily (dalam bahasa Inggris). 10 Oktober 2009. Diakses tanggal 27 Februari 2013. 
  20. ^ "Seoul's New Landmark: Gwanghwamun Plaza Now Open | Official Korea Tourism Organization". english.visitkorea.or.kr (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 11 Maret 2017. 
  21. ^ "Two Free Museums in Seoul's Gwanghwamun Square - Bobo and ChiChi". Bobo and ChiChi (dalam bahasa Inggris). 15 Oktober 2014. Diakses tanggal 12 Maret 2017. 
  22. ^ Kwon, Mee-yoo (3 Agustus 2009). "Demonstrations Banned at Gwanghwamun Plaza". Korea Times (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 27 Februari 2013. 
  23. ^ Lee, Ji-yoon (3 Juni 2011). "Smoking ban at Seoul squares effective". Korea Herald (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 4 Maret 2013. 
  24. ^ "Pedestrian Zone Planned for Central Seoul". Chosun Ilbo (dalam bahasa Inggris). 21 September 2012. Diakses tanggal 3 November 2012. 
  25. ^ "2011 Seoul International Marathon Information". Dong-A Marathon (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 19 Maret 2011. 
  26. ^ "World-class runners to compete in Sunday's Seoul Int'l Marathon". Korea Herald (dalam bahasa Inggris). 14 Maret 2012. Diakses tanggal 4 Maret 2013. 
  27. ^ "Seoul Ice Rink to Move to Gwanghwamun This Winter". Chosun Ilbo (dalam bahasa Inggris). 16 Oktober 2009. Diakses tanggal 8 April 2013. 
  28. ^ Kim, Jessica (30 November 2009). "Iris shoots in Gwanghwamun". 10 Asia (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 22 Maret 2013. 
  29. ^ Kim Mi-ju; Kim Gyeong-jin (28 November 2009). "Spy drama shoots in central Seoul". Joongang daily (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 4 Maret 2013. 
  30. ^ Kim, Hannah (3 Desember 2009). "Iris will be back for a second season, sans Lee Byung-hun". Joongang Daily (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 4 Maret 2013. 
  31. ^ Hong, Lucia (26 Juli 2012). "BEAST to light up Seoul at guerilla concert tonight". 10 Asia (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 22 Maret 2013. 
  32. ^ Ho, Stewart (27 Juli 2012). "B2ST Successfully Holds Surprise Concert in Gwanghwamun Square With 4,000 Fans". enewsWorld (dalam bahasa Inggris). CJ E&M. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2013-04-13. Diakses tanggal 22 Maret 2013. 
  33. ^ Lee, JinHo (11 April 2012). "Ji Hyun Woo and Yoo In Na Lock Lips in Front of Gwanghwamun". enewsWorld (dalam bahasa Inggris). CJ E&M. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2013-04-13. Diakses tanggal 22 Maret 2013. 
  34. ^ timmydee (12 November 2014). "Super Junior's Kyuhyun Kills Charts with "At Gwanghwamun" Debut". Soompi (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 4 Desember 2016. 
  35. ^ Kim, I. (10 Desember 2014). "TRAX Jung Mo Covers Kyuhyun's "At Gwanghwamun" with Electric Guitar". Soompi (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 4 Desember 2016. 
  36. ^ Herald, The Korea (26 November 2016). "[Live] 1.9 million take to streets, but no violence" (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 18 September 2017. 
  37. ^ "광화문광장 캔버스가 되다! 공공미술축제". 내 손안에 서울 (dalam bahasa Korea). Diakses tanggal 18 September 2017. 
  38. ^ Murthy, Rishika (22 September 2011). "Seoul's 6 coolest subway stops". CNN Travel (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 26 Februari 2013. 
  39. ^ "Don't abuse our new plaza". Joongang Daily (dalam bahasa Inggris). 1 Agustus 2009. Diakses tanggal 27 Februari 2013. 

Pranala luar[sunting | sunting sumber]