Gumarang Jaya

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
PT Gumarang Jaya Bersama
PendiriH. Alizar Datuk Bagindo
Kantor pusatBandar Lampung, Lampung
Wilayah layananJawa, Sumatra
Jenis layananBus antarkota antarprovinsi
Ruang tunggu eksekutifEkonomi & Bisnis
Rute terpanjangLubuk Basung-Surakarta
Jenis bahan bakarSolar
OperatorPT Gumarang Jaya Bersama
CEOH. Alizar Datuk Bagindo

(Pendiri & Komisaris)

Yulianto

(Direktur Utama)
Bus Gumarang Jaya di Terminal Bareh Solok Sumatra Barat

PT Gumarang Jaya Bersama atau lebih dikenal sebutan PO Gumarang Jaya adalah sebuah perusahaan jasa transportasi angkutan penumpang darat yang berasal dari Lampung. Pada masa jayanya, PO Gumarang Jaya bersama PO Lampung Jaya yang masih dalam satu manajemen merupakan salah satu perusahaan otobus (PO) terbesar di Sumatra dan terbesar di Lampung yang masih beroperasi hingga kini.

Trayek[sunting | sunting sumber]

Pada puncak masa keemasannya, PO Gumarang Jaya melayani jaringan trayek dari pulau Sumatra ke berbagai jurusan di pulau Jawa. Rentang trayek Gumarang Jaya terbentang mulai dari Padang, Bukittinggi, Lubuk Basung, Solok, Jambi, Palembang, dan Bandar Lampung di pulau Sumatra hingga Jakarta, Pati, dan Solo di pulau Jawa.

Lintas Sumatra[sunting | sunting sumber]

Sebelum adanya layanan low cost carrier dari berbagai maskapai penerbangan, jasa transportasi penumpang SumatraJawa didominasi oleh angkutan bus yang dikategorikan sebagai Antar Kota Antar Provinsi (AKAP). Ribuan kilometer jalan raya lintas Sumatra diramaikan oleh ratusan perusahaan otobus yang melayani trayek antar kota dalam provinsi (AKDP), antar kota di Sumatra, maupun trayek ke pulau Jawa.

Pada masa jaya angkutan penumpang bus jarak jauh dari akhir dekade 1970-an hingga awal dekade 2000-an, beberapa perusahaan otobus di Sumatra berkembang menjadi besar. Di antara ratusan perusahaan otobus tersebut, PO Gumarang Jaya (Lampung) bersama Fa. PMTOH (Aceh), PO ALS (Sumatra Utara), serta PO ANS dan PO NPM (Sumatra Barat), mendominasi jalan raya lintas Sumatra baik lintas tengah maupun lintas timur.

Rujukan[sunting | sunting sumber]

Pranala luar[sunting | sunting sumber]